Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
pertengkaran ayra dan Gio .


__ADS_3

Gio dan Gilang mencari ayra menyusuri jalan tapi tidak juga menemukan Ayra ,Gio terus berusaha menghubungi istri nya tapi tidak ada jawaban dari Ayra .


"Apa sebelum Nya kau dan Ayra bertengkar "Gilang melirik adik nya .


"Tidak kak "Gio fokus mencari ayra kesetiap sudut jalan .


"Atau Ayra mengatakan sesuatu"Gilang bicara sambil melihat kekanan dan kekiri jalan .


Tiba-tiba Gio mengingat Ayra sempat mengingin kan sesuatu .


"Iya kak ,aku tau dimana Ayra "Gio memutar balik mobil nya .


"Apa kau yakin "Tanya gIlang menyelidik .


Gio hanya mengangguk dan fokus melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang .


saat diperjalanan ke arah Restoran yang Ayra ingin kan tiba-tiba ..


"Wushhhhhhhh"sebuah motor sport melaju dengan kecepatan tinggi .


"Ayra "Gio memutar balik mobil nya mengejar ayra .


"Ada apa Gi,dimana Ayra "Gilang bingung karna tidak melihat keberadaan Ayra .


Gio tidak menjawab kakak nya fokus kepada motor sport yang melaju cepat .


Gio terus mengejar Ayra sampai Dilampu merah ayra berhenti dibarisan paling depan ,sedang kan Gio mobil nya terhalang Oleh pengendara lain .


"Apa itu Ayra "Tanya Gilang kaget melihat Ayra bak pembalap internasional .


Gio hanya menjawab kakak nya dengan Angguk kan .


"Astaga ,,aku tidak menyangka Ayra sekeren itu"Gio yang mendengar ucapan kakak nya menatap tajam .


"Tidak ,tidak aku hanya becanda "Gilang hanya tersenyum kikuk .


Setelah lampu Hijau menyala Ayra berjalan dengan kecepatan tinggi ,Sekeras Apa pun Gio mengejar istri nya namun Gio kehilangan jejak .


"Oh Shittt "Umpat gio memukul stir mobil .


"Sebaik nya kita pulang ,mungkin Ayra sudah sampai duluan"Gio hanya mengangguk .


Sesampai nya dirumah Gio turun mencari keberadaan istri nya ,masuk keruang keluarga dengan tergesa-gesa .


"Apa ayra sudah sampai"Tanya gilang .

__ADS_1


"Belum Mas "jawab aneta .


"Sebenar nya kemana kau ayra "teriak Gio mengerat kan rahang nya ,mata nya memerah karna menahan emosi .


"Sabar nak ,ayra pasti baik-baik saja .


Sedangkan ayra memasuki halaman rumah ,memasuk kan motor nya dan berjalan kearah pintu utama .


sesampai dipintu Ayra melihat keatas balkon ada mata yang memandang nya dengan tajam .



Tubuh ayra terassa kaku melihat tatapan Gio ,ia seakan susah bergerak menatap Gio dari bawah dengan mulut sedikit terbuka.


Gio yang melihat Ayra sudah pulang ,pergi turun menghampiri istri nya .


"Kau dari mana "Gio bicara datar .



(Visual Ayra dari luar ,Gimana Gio gak cemburu coba)🤭🤭😀


Ayra berjalan menghampiri suami nya didepan pintu.



"Apa sudah puas membuat aku cemas "Gio menatap tajam .


"aku ,aku hanya mencari bakso "Ayra bicara terbata .


"Iya tapi kenapa tidak bilang Ayra ,kenapa pergi sendiri ,dan kenapa harus pergi dengan motor ,Kau bukan anak kecil lagi Ayra ,kau sebentar lagi akan menjadi Ibu ,Kau juga harus pikir kan keselamatan anak mu ,Bukan kebut-kebutan seperti tadi "tegas Gio dengan mata yang memerah menahan emosi .


"Aku sudah bilang kak ,aku bangun kan kakak ,tapi kamu aja yang cuekin Aku dan tidur lagi ,Aku tau aku yang hamil ,Tapi bukan berarti kamu Harus egois mementing kan diri sendiri ,Aku juga ngantuk ,tapi kan ini juga anak kamu "Ayra tidak mau kalah ,bahkan ayra mulai bicara dengan menyebut Gio (kamu).


"Kau"Gio menunjuk wajah ayra dan menggenggam erat tangan nya ,Berusaha menahan emosi nya ,dan memejam kan mata nya .


"Gio ,Ayra "panggil bu andin .


Mereka berdua melihat kesumber suara ..


"Ayo masuk nak ,ajak istri mu kita bicara didalam ,angin malam Tidak baik untuk kesehatan wanita hamil "Bu andin melangkah masuk .


Sesampai nya didalam Seluruh anggota keluarga sedang berkumpul menunggu Ayra pulang ,menatap Kearah Ayra .


"Ayra ,kamu gak papa"aneta menghampiri Ayra .

__ADS_1


Ayra hanya mengangguk dan menunduk kan kepala nya .


"Maaf ,mah ,pah ,Ayra udah bikin semua nya hawatir "Mata ayra berkaca-kaca ,Ayra merassa bersalah karna sudah membuat keluarga nya hawatir .


"Suttt ,sudah ,sudah gak papa jangan diulangi nak"Bu andin menuntun Ayra duduk .


"Jangan terlalu dimanja mah ,lama-lama Ayra semakin melewati batas karna selalu dimanja "Gio melirik Ayra tajam.


Ayra malah membalas Gio dengan tatapan yang lebih tajam .



"Ayra ,jaga tatapan mu "Bentak gio ,menatap Ayra tajam .



"Kenapa kak gio jadi marah sama Ayra ,seharus nya aku yang marah sama kakak"Ayra bangun dan menatap Gio dengan mata berkaca-kaca .


Seluruh keluarga melihat tatapan sengit antara pasangan suami istri itu ,Bingung karna tidak tau Akar permasalahan nya .


"Berhenti seperti anak kecil Ayra ,sekarang kamu masuk dan beristirahat "Bentak Gio sebenar nya Gio tidak tega ,tapi Gio ingin kejadian ini menjadi pelajaran buat Ayra


"Gak ,Ayra mau tidur dikamar tamu "Melangkah pergi kearah kamar tamu .


"Cukup ayra ,Setidak nya pikir kan Anak kita"Gio menahan tangan Ayra .


Ayra menghempas kan tangan Gio kasar ,seluruh anggota keluarga masih tercengang sebelum nya mereka tidak pernah melihat Ayra semarah ini.


"Anak kita ,Sejak kapan Kak gio peduli ,Ini baru awal kak ,tapi lihat Aku baru mengingin kan Hal kecil kamu malah Tidur dan gak peduli sama aku "Ayra berjalan meninggal kan gio ,tapi lagi-lagi Gio menarik tangan Ayra ..


"Naik keatas atau aku paksa "Gio bicara dingin mengerat kan rahang nya.


"Aku bilang gak ya gak kak"teriak ayra .


"Ayraa "Gio mengangkat tangan nya .


"Gio "teriak bu andin dan pak paisal bersama ,Gio menghentikan tangan nya yang sedikit lagi sampai dipipi ayra ,lalu mengepal kan tangan nya kuat .


Sedang kan Ayra air mata nya mengalir dengan sendiri nya .


"Kamu jahat kak ,kamu jahat "Ayra mundur perlahan tidak menyangka Gio bisa semarah itu pada nya ,sama sekali sisi Gio yang belum pernah Ayra lihat


"Ay"Gio mau menggenggam tangan ayra tapi ayra menghindar dan berlari keatas .


"Shiiittt ,aghkkkk"teriak gio kesal meremas rambut nya dengan kedua tangan nya .

__ADS_1


nextt


__ADS_2