Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
reza marah 14


__ADS_3

"jangan diiket rambut gw ,reza tu gak suka liat gw iket rambut kayak gini"ayra menolak rambut nya diikat .


"lagian kan kata lo reza gak ada kabar,ngapain juga lo mikirin dia ,mungkin aja dia lagi seneng-seneng disana"eva sengaja mempropokator ayra agar mau diikat rambut .


ayra terlihat sedang berpikir .


"udah ah kelama'an mikir nya "nita langsung mengikat tanpa persetujuan ayra .


"selesai"nita bahagia melihat sahabat nya benar-benar cantik malem ini .


"Ayra lo benar-benar perpack"kedua sahabat ayra memeluk nya .


dengan ragu-ragu dan terpaksa akhir nya ayra mau keluar ,dan benar saja semua orang memandang ayra kagum ,kecantikan yang sempurna.


disisi lain ,reza sudah lelah mencari keberada'an ayra .


"perasa'an tadi disini"reza bicara didalam hati .


saat reza kembali keruangan utama ,dia mendengar kan orang bersorak kagum,sekilas mendengar nama kekasih nya disebut .


reza yang penasaran mengikuti arah pandangan yang menjadi pusat perhati'an .


ekspresi wajah reza langsung berubah tajam ,mengerat kan rahang nya .


kesal dengan apa yang dilihat nya ,reza menggebrak meja ,membuat gilang sadar kalau reza sedang terbawa emosi .


dengan cepat gilang menghampiri nita membisik kan sesuatu ,membuat nita membuka mulut nya terkejut dan langsung membawa ayra dengan terburu-buru kekamar nya.

__ADS_1


"Ayra sorry ,ak-"ucapan nita langsung terpotong .


"brakkk"pintu dibuka kasar.


ayra dan nita terkejut dan melihat kearah pintu .


"gleghk"ayra menelan sliva nya susah payah , karna tatapan reza penuh amarah .


"Ay maaf"nita sadar ini kesalahan nya .


"i_iya gak papa ,lo duluan turun ,nanti gw nyusul"jawab ayra terbata-bata .


"tapi ,ay-"lagi-lagi ucapan nita terpotong .


"udah gak papa beb,gw bisa jelasin kekak reza "ayra meyakinkan sahabat nya .


"iya udah kalo gitu ,gw duluan ya ,kalo ada apa-apa teriak aja ya "nita berbicara setengah berbisik .


"kak aku bis-"ucapan ayra terhenti .


karna tatapan tajam reza semakin mengerikan .


"kak"ayra mundur perlahan


"kenapa"Reza mengunci pergerakan ayra .


ayra yg tidak bisa kemana-mana ,melihat amarah reza yang tak pernah ia lihat ,tubuh ayra seketika dingin ,keringat bercucuran didahi nya

__ADS_1


tatapan reza yang tajam membuat ayra benar-benar tidak bisa mengucap satu kata apa pun .


"ak _aku ,aku bisa jelasin kak"ayra bicara terbata-bata .


"cepet jelas'in "tatapan reza tajam ,dan bicara dengan nada dingin.


"ini tadi nita sama ev-"ucapan ayra terpotong .


"jangan salah'in orang lain ayra ,karna kamu yang berhak memilih kamu mau berpenampilan seperti apa"reza masih menatap ayra tajam .


"ini,ini,ini ,semua ini adalah milikku"reza menunjuk dari ujung kepala sampai ujung kaki .


"berani nya kau membiarkan orang lain melihat apa yang menjadi milikku"reza melepas kan tangan ayra yang mengunci pegerakan nya .


"pergi lah lakukan sesuka mu "reza berlalu pergi ,dan bicara dengan nada dingin .


"tapi kak ini semua gak yang seperti kak reza pikir"jelas ayra .


"lalu apa ayra ,jelaskan padaku "memutar balik dan menatap ayra .


"kau sengaja ingin membuat pria lain terpesona ,atau kau sengaja ingin menunjuk kan bahwa kau cantik dan tubuh mu indah,iya begitu maksud mu"reza lepas kendali.


"kak"ayra tidak percaya reza bicara seperti itu .


"aghrrrrrrr"teriak reza kesal .


"pergi ,pergilah ayra apa yang membuat mu bahagia"reza berlalu pergi keluar meninggalkan ayra .

__ADS_1


💗💗💗💗💗💗💗💗


nexttt


__ADS_2