Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
nasihat ibu 74


__ADS_3

Ibu nisa menatap anak nya menunggu ayra menjawab pertanyaan bu nisa ,hati bu nisa pasti merassa sakit melihat pernikahan anak nya yang baru seumur jagung harus berakhir dengan singkat ,walau bu nisa tau dari gio kalau ayra tidak bersalah ,tetap saja hati seorang ibu pasti mengingin kan yang terbaik untuk anak nya .


"Kalau ayra tidak mau cerita ,gak papa nak ,ibu tidak akan memaksa"bu nisa tersenyum .


"maaf kan ayra bu ,ayra sudah membuat ibu merassa hawatir "ayra menetes kan air mata .


"Bukan ibu nak yang hawatir ,tapi suami mu ,mertua mu ,kau sudah punya keluarga lain selain ibu ,setelah kau menikah kau bukan lagi tanggung jawab ibu tapi tanggung jawab suami dan mertua mu ,jika ibu boleh memberi saran ,ayra pulang lah nak, kerumah ayra yang sesungguh nya ,selsai kan masalah rumah tangga mu dengan suami mu ,karna surga nya ayra sekarang bersama suami ayra .


tidak ada manusia yang tanpa melakukan dosa nak ,tapi banyak manusia yang bisa memaaf kan orang yang sudah melakukan dosa ,yang berhak menghukum sesorang karna kesalahan nya hanya allah ,ayra tidak berhak membuat suami dan orang tua gio merassa bersalah ,jadi maaf kan lah suami mu ayra ,bicara lah dari hati ke hati,ibu tidak ingin merassa gagal karna tidak bisa mengajar kan ayra sebuah kebaikan "bu nisa menetes kan air mata .


"Maaf bu ,ayra sudah membuat ibu kecewa "ayra menghapus air mata ibu nya ,lalu memeluk erat ibu nisa .


"Sekarang ayra istirahat lah ,pikir kan baik-baik yang dikata kan ibu ,semua nya ibu serah kan kepada ayra ,baik dan buruk nya ibu selalu mendukung ayra "bu nisa mencium pucuk kepala anak nya .


"Iyaa bu "ayra dan bu nisa pergi kekamar masing-masing .


Hari ini adalah acara Aqiqah anak dari gilang dan aneta ,bu nisa juga diundang datang kekediaman pradipta ,setelah seharian membujuk ayra akhir nya ayra mau diajak mengunjungi rumah mertua nya yang sudah pasti disana ada Gio .

__ADS_1


"Ayra,ibu tunggu dibawah ya"bu nisa memanggil ayra dari luar kamar .


"Iya bu ,ayra akan menyusul "ayra berat sekali melangkah keluar ,tapi demi ibu nya ayra akhir nya mau pulang kerumah mertua nya ,setelah dua bulan tidak bertemu ayra takut ,cemas ,hawatir dengan apa yang akan terjadi ,mungkin saja mereka akan mengusir nya atau malah sebalik nya .


"Tok,tok,tok"suara sepatu heals ayra turun dari tangga .


"Ayra sudah siap "tanya bu nisa menatap anak nya yang terlihat sangat cantik .


"Iya bu"mengikuti ibu nya dari belakang .


setelah sampai dipintu utama ,ayra menghenti kan langkah nya .


"Ada apa sayang"Bu nisa membalik badan menatap ayra .


"Ayra gugup bu ,ayra dirumah saja ya bu"ucap ayra lirih menundukkan kepala nya .


"Ayra ibu tidak akan memaksa jika ayra belum siap ,tapi sampai kapan Ayra akan terus menghindar dari masalah Ayra "Bu nita menatap anak nya iba ,Iba dengan rumah tangga anak nya yang tidak jelas setatus nya apa ,air mata bu nisa mengalir begitu saja tanpa permisi .

__ADS_1


"Ibu ,ibu menangis "Ayra mendekati ibu nya ,menghapus air mata bu nisa .


"Tidak apa ayra ,ibu hanya sedih melihat ayra yang seperti ini ,Ibu sangat rindu dengan ayra yang dulu "ucap bu nisa lirih .


"Maaf bu ,baik lah ayra akan pergi bersama Ibu ,ayoo "ayra menarik tangan ibu nya dan Tersenyum .


setelah menepuh perjalanan cukup lama ,dan macet nya Dikota B ,akhir nya ayra dan bu nisa memasuki halaman keluarga pradipta .


"Ayo ayra ,turun "Bu nisa melihat ayra masih diam ditempat nya ,menatap rumah pradipta yang masih sama seperti dulu .


"Tapi ,ayra takut bu"ayra menunduk kan kepala nya .


"Ayoo lah Ayra ,ayra sudah besar ,masak putri ibu harus Dibujuk dengan tiket nonton "Bu nisa tersenyum ,karna dulu jika ayra murung dan ngambek karna satu hal ,Bu nisa akan membujuk nya dengan tiket nonton .


"Aihhhh Ibuu "rengek ayra manja memeluk ibu nya .


"Ayoo Nak "bu nisa turun dari mobil .

__ADS_1


"Bismilah'hirohmanirrohim"ayra langsung turun dari mobil ,menyeimbangi langkah ibu nya .


nexttt


__ADS_2