Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Kembali terulang


__ADS_3

Gio memberani kan Diri menatap istri nya ,Sekuat tenaga Menahan Air mata yang ingin Keluar .


"Pe-pergi lah Ayra ,Aku tidak ingin kau menyakiti Alona dan ca-calon anak Kami"Tangan Gio mengepal dan hampir bicara terbata-bata .


"Anak kami"Ayra menghampiri Gio menatap mencari kejujuran disana .


"Iya alona sedang hamil Anak kandung ku"Mendengar itu Alona tersenyum Licik ,Sudah lama Ia ingin melihat Ayra yang hancur seperti Ini .


"Demi apa pun ,kau yakin dengan Ucapan mu"Ayra berdiri dihadapan Gio dengan Bibir gemetar menahan sakit yang amat sangat .


"Iya ,Aku sangat yakin "Gio mengalihkan pandangan nya .


"Lalu aku dan Anak ku"Tanya Ayra dingin .


"Ak-ak-aku tidak yakin jika Itu adalah Anak kandung ku"Gio tak berani menatap istri nya ,bicara terbata-bata ,ia sangat tau istri nya pasti hancur perassaan nya .


"plakkkkk"Wajah Gio terassa panas ,Ayra melampias kan emosi nya dengan menampar Wajah suami nya .


"Berani nya kau Gioyra pradipta ,berani nya kau menghina Anak ku "Menunjuk suami nya dengan air mata yang mengalir deras tangan nya Gemetar .


"Jadi ini Alasan Mu tak pernah pulang ,bahkan menemui ku "Teriak Ayra .


Gio hanya membuang pandangan nya keluar jendela .

__ADS_1


"Kau ,kau akan Menyesal Gio ,seumur hidup kau akan menyesal Mensia-sia kan aku dan aku hanya demi pela*cur ini dan anak haram nya "bibir Ayra gemetar ,Melepas cincin pernikahan nya lalu melempar kearah Gio .


Berlalu pergi dan Lari melangkah keluar ,Memegang perut nya .


"Alex "Teriak Gio menggema diseluruh ruangan .


"Saya tuan"Alex masuk keruangan Gio .


"Ikuti Ayra pastikan dia pulang dengan selamat ,Jika terjadi sesuatu hubungi Aku "Lalu Gio menghempas kan tangan Alona kasar .


"Pergi, sebelum Aku menyakiti mu dan Anak haram mu"Teriak Gio sedikit mendorong Alona agar menjauh dari nya.


"Oke,oke baiklah ,tapi kau harus ingat ,Perjanjian kita "Alona pergi dengan wajah yang ditekuk.


Ayra Berhenti ditepi danau yang sangat Indah dan sejuk ,Duduk dibangku taman ,dengan air mata yang mengalir deras dan menatap kumbang-kumbang didanau itu dengan tatapan Kosong .


Kenapa tuhan ,kenapa luka ini terulang lagi ,seolah takdir ini tidak ingin meninggal kan aku 'batin Ayra .


"Akhhhhhhkkkkk"Teriak Ayra mencengkram Rambut nya dengan kedua tangan nya .


"Kenapa tuhan ,kenapa harus aku ,kenapaaa sedari kecil kau tak membiar kan aku bahagia ,kau ambil ayah ku ,kau renggut massa kecil ku ,kau Berikan aku pria yang merenggut kesucian ku ,dan sekarang ,kau menikah kan aku dengan Gio yang berulang-ulang menyakiti ku "Ayra menangis sesegukkan .


Tubuh nya terperosot duduk ditanah .

__ADS_1


"Aku benci hidup ku ,aku benci semua ini "Ayra mencengkram rambut nya kuat dengan kedua tangan nya .


Tiba-tiba Perut nya sakit ,kepala nya pusing ,penglihatan nya mulai Gelap ,Ayra kehilangan kesadaran .


Sedangkan dikediaman Pradipta semua orang panik karna ayra tidak ada dikamar nya .


"Bagai mana ,Apa kalian menemui Ayra "Pak paisal hawatir .


"Tidak tuan ,kami tidak menemukan nyonya diseluruh tempat"penjaga 1 .


"Aneta juga tidak menemukan Ayra diseluruh rumah pah"Aneta baru datang dari atas .


"Bagai mana ini Pah ,bagai mana jika terjadi sesuatu kepada Ayra"Bu andin panik .


"Tenang mah ,semua akan baik-baik saja"Pak paisal memeluk istri nya .


"Gilang akan coba hubungi Gio pah"Gilang mengeluar kan ponsel nya .


"Percuma Nak ,Gio sudah dibuta kan oleh cinta alona"Pak paisal melepas kan kaca mata nya .


Mereka tidak tau sebenar nya Gio melakukan ini semua demi anak dan istri nya ,Gio sekuat hati menahan hancur nya perasaan'an Gio .


nexttt

__ADS_1


__ADS_2