
flasback off.
"apa yang kau lakukan "merampas ponsel nya dengan kasar .
"aku ,aku "ayra bicara terbata -bata .
"aku tidak suka ,kau menyentuh ponsel ku tanpa izin "tegas gio .
"jangan pernah ulangi hal itu"gio pergi keluar ntah kemana .
ayra masih menatap punggung gio yang sudah tidak kelihatan lg ,ia tak percaya apa yang baru saja dia dengar .
apa lagi gio sampai marah hanya karna sebuah ponsel,belum lagi wanita itu tau massa lalu ayra .
"ya tuhan ,jangan lagi kau uji aku dengan masalah yang sama"ayra bicara didalam hati .
ayra pergi ke arah balkon dimana pemandangan indah bisa menenangkan pikiran nya.
"ceklek "pintu kamar terbuka .
"maaf kan aku,aku terbawa emosi"gio memeluk ayra dari belakang .
"iyaa aku baik-baik saja"jawab ayra tanpa menoleh kesumber suara .
setelah itu ayra pergi kedalam kamar ,memejam kan mata nya seolah-olah ia sedang tidur .
keesokan pagi nya ayra tidak menemukan suami nya ,ntah kemana suami nya pergi pagi-pagi begini.
ayra langsung kedapur untuk menyiapkan sarapan .
tapi sayang nya hingga hampir siang yang ditunggu tidak juga datang .
"sebenar nya hannymon macam apa ini"ayra berbicara sambil tertawa kecil ,menertawakan kehidupan nya yang menyedihkan .
"aku tidak bisa tuhan harus hidup dengan takdir sesakit ini ,sedari kecil aku tumbuh tanpa seorang ayah ,hidup penuh kekurangan ,kesepian ,setelah itu kau hancurkan aku 6 tahun yang lalu ,,dan sekarang suami berubah disaat usia pernikahan ku baru 9 hari "ayra bicara didalam hati ,sambil menetes kan air mata nya.
ayra bangun lalu pergi kekamar nya ,mengunci kamar mandi dan menhidupkan air dingin disower ,ayra merendam tubuh nya diair dingin ,dan menangis sampai air mata nya lelah untuk mengalir .
__ADS_1
disisi lain disebuah taman gio dan alona sedang berdebat .
"alona "gio melihat alona yang menghampiri nya .
"gio ,jangan pergi dengerin aku dulu"menahan gio yang akan pergi .
"semalem aku nelpon kamu kenapa diem aja "tanya alona .
"deggg"gio langsung ingat ketika ayra memegang ponsel nya .
"untuk apa kamu lihat kan wajah kotor mu lagi"tegas gio .
"apa uang mu sudah habis ,sehingga kau kembali lg pada ku"sambung gio .
"tidak seperti itu sayang ,aku pergi tanpa alasan karna keadaan ,ibu ku sakit dan pekerjaan ku melarang ku memegang ponsel ,sedangkan aku harus bekerja untuk pengobatan ibuku ,percaya lah gio aku menderita jauh dari mu ,aku sangat-sangat mencintai kamu"alona memelas sedih menjatuhkan air mata nya seolah-olah ia menderita .
"tidak bisa alona ,jangan pernah muncul dihadapan ku lagi ,aku sudah memiliki istri ,ada perasaan yang harus aku jaga"tegas gio yang memang sengaja menjaga jarak .
"hahah"alona tertawa .
"kau menikah dengan gadis bekas ,gadis sampah yang dibuang keluarga NA lalu kau pungut ,maksut mu"ejek alona .
"sudah lah gio kau hanya dimanfaat kan oleh nya ,saat dia sudah bosan dia juga akan meninggal kan mu"alona sengaja mempropokasi gio .
"cukup alona ,aku tidak suka kau menjelek-jelekan kan istri "gio dengan emosi .
"kau yang harus dengar aku gio ,dia bukan wanita yang pantas untuk kamu ,kamu seharus nya menjadi milik ku ,bukan wanita ********* itu "alona bicara denga nada keras .
"jangan ikut campur urusanku ,kau mengerti "tegas gio .
"dan satu lagi jangan pernah kau mengganggu ku lagi"
"
gio pulang pulang mencari istri nyaa ,namun tidak menemukan istri nya .
"ayra,"tidak ada jawaban .
__ADS_1
iya mencari keselurahan ruangan tidak menemukan ayra .
"mungkin ayra sedang jalan-jalan"gio bicara dalam hati .
saat gio mengambil minum ia melihat sarapan yang disiapkan ayra tadi pagi .
"maaf kan aku ayra"bicara sambil melihat makanan yang sudah dingin.
setelah itu dia pergi kekamar berniat untuk membersihkan diri lalu baru menghubungi ayra untuk menanyakan keberadaan nya .
""ceklek"suara membuka pintu tapi tidak terbuka karna dikunci dari dalam .
"ay,apa kau didalam"tanya gio namun tidak ada jawaban .
"ayraa,jika kau didalam buka pintu nya "masih tidak ada jawaban .
"baiklah jika kau tak mau membuka nya ,akan aku dobrak"tegas gio .
"satu,"gio berhitung .
"du-" ucapan gio terpotong melihat pegerakan pintu .
"ceklek "pintu terbuka .
ayra keluar dengan wajah pucat ,bibir kebiruan karna terlalu lama berendam diair yang sangat dingin,tanpa menatap gio atau pun melirik ia berjalan keluar .
"ay,kau kenapa "tanya gio panik melihat wajah istri nya.
"kau sakit "menyetuh dahi istri nya namun terasa sangat dingin .
"apa kau sedari tadi berendam air dingin "tanya gio tegas .
masih saja ayra diam memilih pakayan nya ,dan pergi keruang ganti .
"astagaa ayra ,kau ini kenapa ?aku sedang bicara dengan mu"gio mengikuti ayra kekamar ganti .
"aku baik-baik saja"jawab ayra dengan suara sedikit berubah karna terlalu lam menangis .
__ADS_1
"kau dari menangis ?"tanya gio melihat mata ayra sembab .
nexttt