
setelah berpamitan akhir nya ayra dan gio pergi nonton ,setelah film nya habis ,mereka makan malam romantis .
"kurang apa coba gw ay ,udah baik ,setia ,romantis masih aja digantungin kayak jemuran "gio kembali mengomel .
ayra tersenyum menatap gio .
"makan dulu kak ,ngomel-ngomel mulu"ayra mengangkat sendok nya menyuapi gio .
sambil gio mendengar kan omelan gio ,ayra terus menyuapi gio .
"aaaaa ,bukak mulut nya ,ngomel kan juga butuh tenaga "ayra
dengan polos nya gio menurut saja .
"iya gimana gak ngomel ,mau nyari calon istri lain gak dibolehin ,diajak nikah gak pernah ada jawaban"gio masih ngedumel .
tampa ia sadar nasi dan makanan ayra habis karna nya .
"nahh ,kalo gini kan enak ngomel nya ,perut nya kenyang ,hati pun ikut senang"ayra membersihkan mulut gio dengan tisu.
gio terkejut ,dia bisa menghabiskan makanan nya dan juga makan ayra .
"ini beneran aku yang abisin"tanya gio .
__ADS_1
"he'em,"ayra mengangguk .
"bohong kan "gio tidak percaya .
"benaran kak ,gak percaya ya udah "ayra membereskan isi tas nya .
"bisa kayak bakpau aku ay ,kalo makan nya setiap hari kayak gini "gio tertawa dengan ulah ayra .
"iya gak papa lah ,kan dibalik lelaki yang sehat ,ada wanita yang hebat "jawab ayra polos .
"iya udah kalo gitu ,aku halalin yaa"gio antusias .
"hemmmm"menyandar pada kursi .
ayra menatap wajah gio ,mengangkat tangan nya memegang kedua tangan gio .
"kak gio itu terlalu sempurna buat aku kak ,aku gak pantes buat jadi temen hidup kak gio "ayra menunduk .
"ay aku gak pernah mempermasalah kan itu semua ,aku sayang ,aku cinta tulus sama kamu,aku rela menunggu kamu bertahun-tahun ,buat buktiin kalo aku serius ,aku udah gak muda lagi ay ,umur aku udah 27 tahun ,masak aku harus jadi kakek-kakek dlu baru kamu bersedia nikah sama aku ,perihal pantes atau gak ,aku yang mutusin aku mau nikah sama siapa ,aku milih kamu ,karna aku yakin kamu perempuan yang baik ,aku gak pernah permasalahin massa lalu kamu ,setatus sosial kamu ,latar belakang kamu ,yang aku tau kamu baik ,aku sayang dan aku cinta sama kamu bahkan sedari kecil"gio bicara serius.
"jadi aku mohon ,kamu mau ya jadi istri aku sekarang dan selama nya"gio menatap ayra penuh sayang .
ayra terharu mendengar gio yang sebegitu sayang nya ,tapi hati ayra telanjur tertutup ,ayra takut akan sakit kedua kali nya .
__ADS_1
"aku takut kak ,aku takut gagal lagi "ayra menangis .
kejadian itu benar-benar membekas ,ayra bingung harus bagai mana disisi lain ia tidak tega kepada gio.
gio diam dia takut emosi nya tak terkendalikan .
"ayo pulang sudah malam ,angin malam tidak baik untuk kesehatan "gio bangun dan berjalan keluar .
ayra masih diam menatap punggung gio yang pergi tanpa menghirau kan nya .
tiba-tiba bayangan saat iya menunggu reza ,menangis menahan sakit ,dan prihal abi nya reza yang memaksa ayra menggurkan kandungan nya .
kening ayra mulai dipenuhi keringat dingin tubuh nya gemetar .
"kak "ayra memegang kepala nya pusing .
"tunggu kak "ayra memanggil gio .
"jangan tinggalin ayra juga kak"keseimbangan ayra hilang .
gio berlari menahan tubuh ayra yang hampir jatuh .
"aku aku takut terlalu nyaman ,dan ditinggalkan lagi"ayra menutup mata nya pingsan .
__ADS_1
#nexttt