Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
kembali terluka


__ADS_3

Satu minggu kemudian ,Hari ini ayra diizin kan pulang karna keadaan nya sudah mulai membaik ,dalam 29 hari Ayra akan melakukan oprasi ,dokter bara memberi kan izin Untuk ayra ,Agar tidak Stres menjelang oprasi nanti ,Karna bukan hanya Ayra ,Ada dua nyawa yang harus Diselamat kan .


"Mah ,Apa kapan Kak Gio akan pulang"ayra dan keluarga nya sedang berjalan Pulang .


"Secepat nya sayang ,suami Mu akan segera pulang"Bu andin mengelus rambut ayra ,menatap Iba kepada wanita hamil itu .


Setelah menempuh Perjalanan macet nya dikota B ,akhir nya mereka Sampai Dikediaman Pradipta .


"Sekarang naik lah,istirahat Yang cukup ,ingat kau Harus menjaga kandungan dan kesehatan mu dalam 28 hari kedepan "Pak paisal tersenyum .


"Iyaa pah "setelah itu Ayra pergi kekamar nya Dibantu oleh Bu andin ,aneta ,dan Gisel .


Disetiap detik nya Ayra selalu memikir kan suami nya yang tidak ada kabar ,bahkan tidak pernah menghubungi nya .


Dua hari kemudian Ayra tidak bisa menahan diri ,Ayra mengendap-endap keluar ,untuk mencari tau kemana suami nya pergi .


Ayra berjalan menyusuri tangga dan keluar lewat pintu samping ,Saat penjaga lengah Ayra keluar gerbang perlahan-lahan .


Setelah dirassa aman ,Ayra memesan Taxsi online ,tidak lama dari Itu ayra pergi menuju kantor Suami nya .


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh ,dan melewati macet nya kota B ,Ayra sampai dipradipta Group .


"Selamat siang bu"resepsionis menyapa Ayra .


Ayra hanya tersenyum ,dan melanjut kan langkah nya .


Semua orang menatap kagum kepada cantik nya Ayra ,setelah sampai dilantai atas ,Ayra menuju ruangan Suami nya .


Sampai disana ,Alex yang melihat kedatangan Ayra ,tiba-tiba tubuh nya kaku ,keringat nya bercucuran diruangan Ber AC.


"Nyo-nyonya"Alex bicara terbata.


Ayra hanya tersenyum .

__ADS_1


"Tunggu nyonya "Alex menghenti kan langkah Ayra ,sedangkan ayra menatap Alex penuh selidik


"Ada apa "Tanya Ayra serius .


"Tuan ,tu,tuan sedang tidak ada dikantor "Alex terbata-bata dan tangan yang dingin .


"Lalu"Lirikan tajam Ayra .


"Tuan tidak suka jika ada orang masuk keruangan nya tanpa Izin"Alex gugup .


"Aku adalah istri nya Gio ,jika dia marah aku yang akan bertanggung jawab"ketus Ayra dan berlalu pergi .


"Ceklek"Ayra masuk tiba-tiba .


terlihat Gio sedang Berkutat dengan laptop nya.


"Kak"panggil Ayra antusias .


Tapi yang dipanggil malah kaget luar biasa .


Sedang kan Ayra langsung berlari kepelukan suami nya .


Ayra terisak menangis dipelukan Gio ,Ia sangat merindukan pelukan suami nya yang membuat nya kuat ,Saat kedua nya sedang hanyut diperasaan masing-masing ,Tiba-tiba .


"Honey"Alona masuk tanpa mengetuk.


Gio dan Ayra membalik badan ,sedangkan Ayra menatap Alona bingung .


Alona menghampiri Gio memeluk dan mencium Mesra Gio dihadapan Ayra .


"Plakkk"Ayra Repleks menampar wajah Alona .


"Heii ,Berani nya kau wanita penggoda"teriak alona menunjuk wajah Ayra .

__ADS_1


"Kecil kan suara Mu ,kau yang wanita ja*lang menggoda suami orangdihadapan Istri Sah "Ayra tidak kalah berteriak dan menarik rambut Alona sampai Hampir terjungkal kebelakang .


"Awww,sayang Apa kau lihat wanita ini menyakiti ku dan anak kita "Alona merengek Menatap Gio .


"Apa kau bilang anak kita ,dasar wanita tidak tau malu "Ayra menckram Rambut Alona semakin Kuat ,lalu Menghempas kan secara brutal ,tapi Gio sigap menahan Alona didepan .


"Hiks,hiks ,hiks , , ,Sakit sekali sayang"Alona memeluk Gio ,menangis dan menenggelam kan wajah nya didada Gio .


"Kau be-"Saat Ayra mau menarik paksa Alona ,tangan Gio menahan Pergerakan Ayra .


"Berhenti Ayra"mengangkat tangan โœ‹ .


"Kak apa Ini ,apa yang kau lakukan kak ,Berani nya kau"Tatapan Ayra bingung .


"Cukup Ayra"โœ‹ gio mengangkat tangan nya lagi saat Ayra mendekat .


"Kak "Ucap ayra lirih ,dada nya terasa sesak suami nya memberi kan pelukan nya Untuk Alona .


"Awwww",Alona berteriak memegang perut nya .


"Ada apa ,apa perut mu sakit"tanya Gio menatap Alona didalam pelukan nya ,Membuat Alona tersenyum menyeringai ,melihat Ayra menetes kan Air mata .


"Tidak hanya Keram saja"Alona semakin mengerat kan pelukan nya .


Sedangkan Ayra tatapan nya Kosong ,air mata nya mengalir deras ,tidak percaya dengan apa yang dia lihat ,kalau perasaan nya jangan ditanya Lagi .


"Sebaik nya kau pulang Ayra ,dan jangan Pernah Temui aku "Gio tak berani menatap ayra .


"deg,deg,deg"Jatung Ayra tak beraturan .


"Apa kau tuli ,Gio menyuruh mu Pergi "Alona tersenyum licik .


"Apa ini kak ,Bisa kau jelas kan pada ku"Menatap kosong Suami nya.

__ADS_1


Nextt


jangan lupa tinggal kan Likeโค๏ธkomen dan favorit ,vote dan hadiah yaa ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2