Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Gio dan ayra


__ADS_3

Karna merassa malu Gio memutus kan sarapan diatas bersama Ayra .


"Ceklek"suara pintu kamar dibuka .


Gio melihat ayra masih nyaman dengan mimpi nya ,Gio menatap ayra dan tersenyum ,Wajah ayra membuat Tenang hati dan pikiran nya semenjak Ayra kembali kini hari-hari nya penuh dengan kebahagian .


Seakan ayra membawa warna baru untuk keluarga Pradipta .


"Tok,tok,tok"suara pintu diketuk membuat Gio tersadar dari lamunan nya .


"masuk "jawab Gio membuka pintu .


"Tuan saya mengantar makanan yang tuan minta ,Mau saya letak kan dimana Tuan"pelayan datang membawa sayur sop ,Buah yang sudah dipotong-potong , susu hangat ,dan juga nasi putih .


"Disana saja bi"menunjuk kearah sopa didepan tv .


"Baik tuan "kepala pelayan bersama ke dua bawahan nya membawa ketempat yang diperintah kan Gio


"Kalau begitu saya pamit tuan"mereka pergi meninggal kan gio dan Ayra sendiri .


setelah para pelayan pergi Gio mendekat kearah ayra ,mengusap pipi Ayra lembut .


"Ay"Gio membangun kan ayra dengan lembut .


"Sayang ayo bangun sudah siang Ay"Gio masih menatap ayra dan membangun kan nya dengan lembut .


karna merassa tidur nya terganggu dan sekilas mendengar suara suami nya ,ayra menggeliat ,dan perlahan mengerjap kan mata nya .


"Awww"pekik ayra merassa tubuh nya tulang-tulang nya seperti hancur .

__ADS_1


"Ada apa sayang "gio merassa hawatir .


"Badan ku seperti nya ingin Remuk semua kak "rengek Ayra


Ayra berusaha untuk bangun sambil memegang selimut yang menutupi tubuh nya .


"Mandi dulu ya sayang ,sarapan ,lalu aku akan mengantar mu ke pijat Spa ya"Gio mengelus krambut ayra dengan perassan sayang .


"Aww "teriak ayra ketika ingin beranjak bangun .


"Apa masih sakit"Tanya Gio ,hanya dijawab ayra dengan anggukkan dan wajah menunduk menahan sakit .


"Biar aku bantu"Gio langsung mengangkat ayra kepelukan nya mengendong ayra kekamar mandi .


setelah itu Gio menurun kan ayra dibetup lalu mengatur suhu air ,lalu berdiri mengamati ayra .


"Kak Gio ngapain masih disini" tanya ayra menatap Gio .


"Ayra bisa sendiri kak ,sudah sana keluar atau aku tidak akan selesai-selesai"rengek ayra kesal .


"Baiklah kalau ada apa-apa panggil aku diluar"Gio meninggal kan ayra sendiri .


setelah selesai dengan ritual mandi nya Ayra berusaha keruang ganti dengan perlahan-lahan .


memilih baju yang akan dipakai lalu keluar dengan perlahan karna menahan sakit dibawah sana .


"Sayang "Gio melihat ayra berjalan perlahan dan langsung menggendong nya ke arah sopa .


"Kau kenapa tidak memanggil ku "menurun kan ayra duduk disopa .

__ADS_1


"Aku bisa kak "ayra tersenyum.


"Kalau terjadi sesuatu bagai mana "gio menatap serius kearah Ayra .


"Tapi kan sekarang aku tidak apa-apa"Ayra tersenyum .


"Istri ku memang pandai berdebat,sudah sarapan lah setelah ini aku akan mengantar mu untuk spa "menarik kedua pipi ayra .


"Kak gio "rengek ayra karna pipi nya sedikit sakit ,dan mengerucut kan bibir nya .


Gio yang melihat ekspresi wajah Ayra hanya tersenyum .


lalu Gio menyuapi Ayra dengan rassa sayang ,Gio terseyum melihat istri nya makan dengan lahap nya .


💦💦💦💦


setelah selesai sarapan Gio mengangakat tubuh ayra kegendongan nya dan berjalan kearah lantai bawah ,setelah sampai dilantai bawah Sekilas mereka mendengar seluruh keluarga sedang bermain dengan Beby El diruang keluarga .


lalu Gio memutar balik tubuh nya dan membawa ayra pergi melalui pintu samping .


Jam 5 sore . . .


setelah seharian memanja kan diri di spa pijat dan kecantikan ,Gio membawa Ayra ke pusat perbelanjaan milik keluaga nya .


"piliha lah sayang yang kau mau "perintah Gio menatap ayra dan tersenyum.


"Iya tapi turunin dulu kak "ayra kesal dari tadi Gio melarang nya untuk berjalan .


"emng udah gak sakit"tanya Gio menurun kan Ayra .

__ADS_1


" sudah hilang"jawab ayra ,agar suami nya melarang Ayra berjalan.


nextt


__ADS_2