Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Alona kembali


__ADS_3

tatapan mata Ayra sulit diartikan .


Gio mendekat ke arah istri nya ,meletak kan Teh hangat diata meja .


Ayra berlalu kekamar mandi .


"Brakk"Menutup pintu dengan keras nya .


Gio terpelonjak kaget ,Ia hanya mengira Emosi istri nya hanya sedang Berubah-ubah .


sedangkan ayra menangis tersedu-sedu dikamar mandi .


flasback .


Saat ayra sedang tiduran setelah kepergian Gio tiba-tiba Hp Gio berdering ,terlihat no.tidak dikenal menelpon .


Ayra hanya mengangkat tanpa berbicara .


"Sayang "suara perempuan yang Ayra kenal.


"Sayang Akhir nya kau mengangkat telpon ku ,kau dari mana saja aku berusaha menghubungi bahkan mencari mu tapi sulit sekali ingin bertemu dengan mu"wanita itu menangis .


"Aku merindukan mu "suara wanita itu terdengar tersedu-sedu.


"Sayang kau dengar aku kan"suara perempuan yang dikenal Ayra adalah suara Alona .


Ayra masih diam mendengar Kan alona .


"Sayang apa kau tau setelah kejadian malam itu ,Aku hamil anak kita Gi "Alona terdengar menangis .


"Aku membutuh kan mu sayang "tidak lama dari itu Gio masuk kekamar membawa Teh hangat ditangan nya .


flasbeck off

__ADS_1


"Kenapa Tuhan ,hidup ku tidak bisa lepas dari massa lalu ku"Ayra bicara lirih air mata nya mengalir deras .


"Aku tidak ingin apa pun tuhan ,Aku hanya ingin Bahagia itu saja ,tidak lebih tuhan "Ayra berjongkok didepan pintu ,mencengkram rambut nya kuat dengan kedua telapak tangan nya .


setelah 1 jam dikamar mandi ,Ayra keluar dengan mata yang memerah .


"ceklek"Ayra keluar dengan baju mandi nya .


"Say-"Gio melangkah berjalan kearah Ayra tapi dihentikan Ayra dengan Isarat tangan ✋.


"Ada apa Sayang"Gio masih mendekat kearah istri nya .


Ayra hanya diam .


"Ayra Jawab aku ,jangan diam aja"Gio memeluk istri nya dari belakang .


Ayra hanya diam memejam kan mata nya .


"Apa aku melakukan kesalahan"Gio membalik tubuh Ayra agar menghadap nya .


Ayra hanya menggeleng Pelan .


"Maaf kak ,aku sudah merusak Hp mu"ucap Ayra lirih .


"Itu semua tidak ada arti nya sayang ,Dibanding dengan Diri mu"Gio menarik Ayra kedalam pelukan nya .


Aku harus tenang ,seolah-olah aku tidak tau apa-apa 'batin Ayra .


Keesokan Pagi nya Ayra berusaha untuk baik-baik saja ,pagi-pagi sekali seperti Biasa Ayra akan mengalami ritual pagi nya sejak kehamilan nya .


setelah itu Ayra akan terkulai lemas tidak berdaya .


Dia menatap sekeliling nya suami nya sudah tidak ada ditempat tidur nya .

__ADS_1


Terdengar suara air dikamar mandi ,Ayra Menyiap kan pakayan kerja untuk suami nya ,lalau turun mengambil sarapan ,setelah membuat sarapan dengan tangan nya ,ayra naik membawa Sarapan untuk Suami nya .


"ceklek"Gio keluar hanya dengan anduk melilit dipinggang .


"Sayang ,cupp"Gio mencium bibir istri nya sekilas lalu tersenyum .


"Itu pakayan kakak sudah Ayra siap kan ,Dan Dimeja Itu Ayra bawakan sarapan ke kamar ,Makan lah duluan Nanti Ayra menyusul"Ayra berlalu pergi kekamar mandi untuk Membersih kan Diri .


apa ibu hamil selalu begini ,sikap nya selalu berubah-ubah 'batin Gio .


Setelah selesai dengan Ritual mandi nya Ayra keluar dengan baju mandi berwarna putih bersih .


"Sayang"Ayra sedang mengering kan rambut diMeja rias ,Gio datang memeluk Ayra dari Belakang ..


"Apa istri ku mengingin kan sesuatu "Tanya gio menaruh wajah nya dipundak Ayra ,menatap Istri nya dari Cermin .


Ayra terlihat berpikir ,lalu mengangguk kan kepala nya .


"Aku ingin kencan romantis kak ,Selama ini kan Ayra Tidak Pernah merassa kan Kencan Bersama kakak ,Apa boleh"Ayra tersenyum Antusias .


"Tapi jangan sekarang ya ,Hari ini sangat Sibuk sayang"Gio membalik kan tubuh istri nya ,Menghadap nya .


"Baik lah "Ayra tersenyum Terpaksa.


Gio melihat raut Wajah kecewa Diwajah Istri nya ,Gio Tidak tega .


"Baik lah ,baik lah sayang aku tidak ingin calon Beby ku Iler'an ,Akan aku usahakan pulang Tepat waktu "Gio tersenyum .


"Baiklah Aku akan menunggu"Ayra tersenyum Bahagia .


Lalu Gio pergi meninggal kan istri nya ,Ayra menatap punggung suami nya mulai hilang .


nextt

__ADS_1


__ADS_2