
setelah sampai diatas ayra mengerucut kan bibir nya ,ia kesal dengan ulah Gio .
"Ceklek"suara pintu dibuka oleh Gio .
Gio menatap ayra dari atas sampai bawah ,ayra hanya diam saja seakan tidak melihat Gio .
"wajah mu semakin cantik ayra ,kalau seperti itu "Gio merebahkan tubuh nya ditepat tidur .
Ayra pura-pura tidak dengar .
"Ayra ,kemari lah "menepuk sisi kosong disamping nya .
"Ogahhh"ayra melirik sebentar lalu pergi ke kamar mandi .
setelah ayra selesai dengan ritual mandi ayra keruang pakaian disana juga ada musola kecil yang disiap kan Gio .
setelah ayra selesai sholat dan memakai pakaian tidur nya ayra keluar .
"Ceklek"ayra keluar dari ruang baju ,lalu pergi kemeja rias ,setelah selesai dengan ritual cantik nya ,ayra semakin segar dan wangi membuat Gio terpesona dengan istri nya .
"Apa kau ingin menggoda ku "Gio ingin memeluk ayra dari belakang tapi ayra langsung pergi berlalu ,masuk keruang pribadi Gio .
"Ayra "Gio mengikuti langkah ayra .
"Untuk apa mengikuti ku "rengek ayra kesal dan mehidup kan musik ,ayra ingin menenang kan diri dengan bernyanyi .
"aku tidak akan berhenti mengganggu mu sebelum kau mau tersenyum "Gio menaik turun kan alis nya .
"Gioyra pradipta "teriak ayra.
"Iya Ayra syakila ,ayo tersenyumm"Gio tersenyum jail
__ADS_1
"Iya baik lah "ayra mengerucut kan bibir nya .
"Tersenyum ayra bukan manyun"Gio masih dengan senyum nya yang jail .
"Iya iya baik lah "ayra tersenyum terpaksa .
"senyum mu jelek sekali "Gio langsung menarik ayra kepelukan nya .
"kak ,kata nya tidak akan mengganggu lagi "ayra merengek .
"kalau aku tidak mau "Gio semakin mengerat kan pelukan nya .
ayra hanya mendengus kesal dengan ulah Gio .
ketika ayra lengah gio mengecup tengkuk ayra .
setalah sampai disana Ayra bermain bersama Beby El sampai ketiduran .
suami nya yang merassa ayra tak naik-naik kemar nya dilantai dua ,melangkah kan keluar mencari keberadaan istri nya .
sampai didepan kamar beby El sekilas suara beby El menangis ,Gio membuka pintu melihat keberadaan Beby El .
"ceklek "pintu kamar terbuka melihat ayra tidur dengan nyenyak nya ,sedangkan Beby El sendirian menangis .
melihat itu gio geleng-geleng kepala dan pergi keluar mencari neni nya Beby El .
"Mah ,kak aneta "teriak Gio .
__ADS_1
"Ada apa Gio"tanya bu andin dan aneta .
"Dimana suster yang menjaga Beby El, knapa ditinggal sendiri Beby El menangis ditinggal Ayra ketiduran "Gio ngomel .
"Maaf tuan ,saya sedang menyuci peralatan Beby El "tiba-tiba suster datang dari arah belakang dan berlari kekamar diikuti Gio bu andin dan Aneta .
"Bagai mana kalau terjadi sesuatu Kepada Beby El "tegas Gio .
Ayra yang sekilas mendengar Gio berteriak berusaha membuka mata nya yang masih mengantuk .
"Ada apa ini"Ayra berdiri disamping suster .
"Kenapa Beby El ditinggal sendirian ,kau bukan nya menjaga malah ketiduran "gio melihat Ayra dengan tatapan serius .
"Maaf kak ,tadi Beby El tidur ,jadi aku ikut ketiduran "jawab ayra menatap Gio .
"Kalau menjaga Beby El saja tidak bisa ,Bagai mana Nanti menjaga anak mu sendiri "tegas gio wajah nya terlihat serius .
"Kalau sampai ini terjadi lagi ,saya akan lapor kan kamu ke yayasan ,paham" Gio melangkah kan kaki keluar .
sedangkan Ayra sudah menunduk menyembunyi kan air mata .
"Sudah nak ,jangan dimasuk kan hati ya ,Gio hanya sedang emosi "Bu andin dan aneta berusaha menenang kan ayra .
"Gak papa mah,aku yang salah seharus nya Ayra gak ketidur'an "Ayra menghapus air mata nya .
"Sudah lah ayta tidak apa-apa ,sekarang kau beristirahat lah dikamar mu ,biar masalah ini aku yang urus "Aneta mengusap punggung ayra pelan ,menenang kan ayra .
ayra berjalan masuk keluar kamar ,dan naik kelantai dua untuk beristirahat .
__ADS_1
"ceklek"suara pintu dibuka .
nextt