
malam ini orang-oran melihat ayra dengan terkagum-kagum .
gio tidak suka melihat itu ,iya cemburu dan kesal mendengar ayra dipuji pria lain .
"Ayo ikut aku"gio menarik tangan ayra .
"Aww"ayra kesakitan dengan cengkraman gio yang cukup kuat .
"diam disini"gio mengunci pintu kamar yang disiap kan khusus untuk nya .
"ada apa ,apa aku melakukan kesalahan"tanya ayra bingung .
"kenapa kau membuat ku malu dengan bepakai'an seperti ini "gio menatap ayra dari atas sampai bawah .
"apa ada yang salah"ayra bingung,apa yang salah dengan baju nya .
"kau berpakai'an seperti ini sengaja ingin menggoda pria lain,kau kira kau sangat cantik ,tidak ayra kau terlihat seperti wanita penggoda "gio meninggal kan ayra sendiri ,dan pergi keluar .
kaki ayra terasa lemas ,ayra terjatuh duduk dilantai .
"Aghhhhhhrkkkkkkkk"ayra berteriakk ,untung nya kamar itu kedap suara.
"aku lelah tuhan ,aku ingin pergi sejauh-jauh nya ,aku lelah dengan takdir yang mempermain kan aku ,aku lelah ,aku lelahhhh"ayra berteriak melampiaskan isi hati nya .
"jika tidak ada satu pun kebahgian untuk ku ,biar kan aku mati tuhan ,bawa aku kemana pun engkau mau ,hati ku tidak kuat ,tidak kuat lagi dengan semua ini"air mata ayra mengalir deras .
"aku lelah tuhan ,benar-benar lelah "suara ayra lirih .
setelah merassa lebih baik ,ayra pergi keluar mencari suami nya ,sampai diluar ayra mencari gio keseluruh tempat tapi tidak menemukan gio ,setelah berpapasan dengan salah satu penjaga .
"permisi"ayra memanggil .
__ADS_1
"iyaa nona ,ada apa"penjaga itu berjalan kearah ayra .
"apa kau melihat gio pradipta"tanya ayra .
"maksut nona tuan Gio CEO yang baru saja meresmi kan perusahaan ditempa ini"tanya penjaga .
"iya tuan "ayra mengangguk .
"baru saja saya melihat dia keluar bersama asisten nya ,menaiki mobil dan pergi nona "jelas penjaga .
"baik lah pak ,terimakasih"lagi-lagi ayra berjalan dengan air mata yang mengalir deras .
ayra terus berjalan menyusuri jalan ,bahkan ayra tidak tau harus pulang kemana ,ayra tidak tau tempat ini .
ayra berjalan kemana kaki akan membawa nya ,dengan kain seal yang ia bawa dari dalam untuk menutupi tubuh nya dari dingin nya angin malam .
setelah berjalan cukup jauh ,ayra mengingat hotel tempat nya menginap ,ayra berjalan dan bertanya dari orang ke orang ,dan benar saja ayra menemu kan hotel yang ia cari .
ayra masuk dengan wajah yang pucat ,ayra merassa sangat lelah ,ayra berjalan sangat jauh ,sampai penampilan nya berantak'kan .
"ceklek"ayra masuk berjalan gontay .
sesampai nya didalam ia melihat alona dan gio sedang tertawa bahagia ,dengan posisi Alona tidur dipangkuan gio
sesak ,itu lah yang ayra rassa kan ,ayra terus berjalan kekamar ,air mata nya mengalir deras tanpa henti ,tatapan nya kosong .
setelah sampai kamar ayra memasukan pakai'an nya dikoper milik nya .
setelah memastikan barang nya tidak ada yang tertinggal ,ayra masuk kekamar mandi .
__ADS_1
"ceklek"ayra keluar dari ritual mandi nya .
sekilas ia melihat gio berdiri didepan meja rias ,tapi ayra mengabaikan gio berjalan kearah baju yang sudah disiap kan ayra .
"kau mau kemana"gio menatap ayra dari atas sampai bawah
.
tanpa menjawab gio ayra terus melakukan aktifitas nya ,ayra berpakaian rapih ,merias wajah nya secantik mungkin .
memakai pakayan seksi ala-ala anak muda diusia nya ,menambah aura kecantikan ayra .
"berani nya kau ayra ,menunjukan tubuh mu dengan pria lain"gio menatap ayra tajam..
ayra langsung melihat kearah gio ,tersenyum secantik mungkin.
"ada apa ,apa suami ku cemburu"ayra menatap gio dengan tersenyum .
"ciehh,cemburu karna mu ,bahkan aku tidak peduli ayra ,tidak peduli pada mu "gio memegang lengan ayra dengan kuat .
"terserah kau mau berbuat apa ,jangan kan cemburu ,menyentuh mu pun aku tidak sudi ,gadis murahan seperti mu ,sama sekali tidak pantas untuk ku"gio melangkah keluar kamar .
"deg,deg,deg"jantung ayra berdegup dengan kencang .
kata-kata gio terngiang-ngiang ditelinga dan pikiran ayra .
"aku ,aku bukan gadis murahan ,itu itu tidak benar,tidak ,tidak "ayra bicara terbata-bata ketakutan .
nextt
__ADS_1