Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
BaB 66


__ADS_3

karna merassa bosan ayra memutuskan untuk pergi jalan-jalan .



menyusuri jalan ditengah keramai'an membuat hati ayra sedikit tenang .


"setidak nya aku merassa lebih baik"ayra bicara dalam hati .


"dertt ,dertt,dert"getar dering Hp ayra berbunyi .


"hallo"ayra menerima panggilan.


"kau dimana"gio betanya dengan nada dingin .


"aku sedang diluar jalan-jalan "jawab ayra .


"pulang sekarang ,aku tunggu 20 menit dari sekarang "ketus gio.


"iya "ayra memutus kan panggilan nya .


setelah berjalan 20 menit ayra sampai dihotel .


"ceklek"suara pintu .


gio menatap ayra dari atas kebawah .


"ada perlu apa kak"ayra bicara tanpa menatap.

__ADS_1


"apa begitu cara mu bicara dengan suami mu ,bicara tanpa menatap suami mu"gio menatap tajam ayra .


"kak aku lelah ,aku mohon aku tidak hati ku sakit lagi ,jika tidak ada yang dibicara kan ,biar kan aku tenang sebentar saja"ayra menunduk kan wajah nya .


"nanti malam kau berpenampilan secantik mungkin ,aku akan membawa mu ke pesta peresmi'an perusahaan baru ku ,jadi aku harap 7 kau harus sudah siap "gio pergi keluar .


setelah mendengar itu ayra memutuskan untuk menyegar kan diri nya disalon kecantikan ,pergi menikmati suasan tanpa memikir kan beban hidup nya .


ayra tidak ingin berlarut-larut dengan rassa kecewa nya .


"selamat datang nona ada yang bisa kami bantu"karyawan salon .


"aku akan pergi kepesta peresmi'an bersama suami ku ,bisa bantu aku menyiap kan diri "ucap ayra lembut dan tersenyum .


"tentu nona ,mari ikut saya "wanita itu membawa ayra keruang perawatan ,dari ujung kaki sampai ujung rambut iya lakukan perawatan VIV ,tentu saja menggunakan kartu black card yang diberikan gio diseminggu sebelum hari pernikahan nya dengan gio .



ayra keluar dari kamar nya ,ternyata yang datang bukan gio tapi alex .


"tuan benar-benar bodoh mensia-sia kan wanita secantik dan selembut nona,andai saya bisa menjadi tuan saya tidak akan menyakiti nona ,walau hanya dalam mimpi"alex bicara dalam hati ,terpesona dengan kecantikan ayra .


"apa suami ku tidak jadi pergi"ucapan ayra membuat alex tersadar dari lamunan nya .


"jadi nona ,tuan muda sudah berangkat sejak siang ,maka dari itu tuan muda meminta saya menjemput anda "alex bicara dengan sopan layak nya atasan dan bawahan ..


"emm ,baiklah "ayra nampak berpikir .

__ADS_1


"bisa kita jalan sekarang nona"


tapi ayra hanya mengangguk ,dan berjalan keluar pintu sedangkan alex mengikuti ayra dari belakang .


ayra tidak berhenti tersenyum melihat indah nya kota faris,membuat pikiran nya sedikit lebih tenang ,itu pun tak luput dari pandangan alex ,diam-diam alex menatap ayra dari kaca .


"nona kita sudah sampai"alex berhenti tepat dilobi utama gedung .


"silahkan nona"seorang pria membuka pintu untuk ayra .


saat ayra turun tidak henti-henti nya para tamu yang ada digedung itu menatap kagum pada ayra .


gio yang melihat ayra masuk dipintu utama ,terpesona dengan istri nya yang terlihat sangat-sangat cantik.



ayra berjalan sangat anggun ,dengan senyum nya yang sudah lama tidak terlihat ,senyum yang dulu pernah dijuluki senyum sejuta pesona.


"cantik "gio tak berhenti menatap ayra berjalan kearah nya .


"kak"ayra duduk disamping gio .


gio hanya diam saja menatap ayra dari atas sampai bawah .



tatapan yang sulit diartikan .

__ADS_1


nextt


__ADS_2