Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Bab 61


__ADS_3

malam hari nya ,ayra berencana membuat kejutan untuk gio ,ia merias kamar seromantis mungkin ,taburan bunga mawar dan cahaya lilin menambah keromantisan ruangan itu .


setelah selesai merias kamar ,ayra bersiap membersih kan tubuh nya .


dia memakai aroma kesuka'an gio ,dan tidak lupa memakai pakayan yang diberikan kakak ipar nya .


"aku merassa malu melihat diri ku sendiri"ayra tersenyum melihat diri nya dicermin .


"baik lah semua nya sudah siap ,tinggal menunggu kak gio pulang"ayra tersenyum menatap keseluruh ruangan .


disebuah caffe VIV Room ,gio sedang meeting dengan alona ,dan dewan deraksi yang lain ..


Gio tidak tau kalau alona sudah mengganti kan pak burhan ,salah satu orang pemegang saham diperusaha'an gio .


setelah meeting selesai satu persatu orang meninggal kan ruangan ,dan ketika gio akan beranjak bangun .


"Aawww"tiba-tiba alona berteriak .


gio yang melihat alona jatuh ter peleset ,berlari membantu alona.


"kau kenapa"gio membantu alona berdiri dan duduk dikursi .


"entah lah ,tiba-tiba sepatu ku licin ,dan aku kehilangan keseimbangan "alona melirik gio .


"lain kali berhati-hati lah "gio bangun dan akan melangkah kearah pintu .


"Awww "alona berteriak .


"ada apa lagi"tanya gio .


"kaki ku sakit sekali ,tidak bisa berjalan "alona merintih kesakitan .


"dan asisten mu"gio menatap curiga.


"asisten ku hari ini keluar kota ,karna itu hari ini aku datang sendiri,bisa aku mintak tolong antar kan aku "alona memelas .


"besok orang kantor ku akan membawa mobil ku pulang "alona melanjut kan ucapan nya .

__ADS_1


"baiklah ,biarkan alex yang mengantar mu "gio mau melangkah kan kaki nya .


"tapi ,aku takut kalau diantar orang lain ,apa lagi aku belum mengenal alex,jika kau tidak bisa mengantar ku tidak apa-apa ,aku akan pulang naik taksi"wajah alona dibuat se'sedih mungkin .


"hhhhh,baiklah aku akan mengantar mu ,tapi kau harus menjaga batas'an mu "gio membuang napas kasar ,dan memperingati alona agar tidak bertindak sesuka nya .


"iya baiklah"alona tersenyum bahagia ..


gio berusaha memapah alona .


"Awww"alona berteriak kesakitan .


"ada apa lagi alona"gio menatap alona tajam .


"kaki ku sama sekali tidak bisa digerak'kan ,bisa kau gendong aku "alona menatap reza dengan wajah memelas .


"astaga alona ,baik lah ,ayo cepat ini sudah larut malam ,istri ku pasti menunggu ku "gio kesal dengan alona ,yang berusaha memanfa'at kan keadaan .


gio langsung mengangkat alona kemobil nya ,lalu melaju kan mobil nya dengan kecepatan tinggi .


"gio ,apa kau tidak akan membantu ku turun "rengek alona manja .


"kau kan puny pelayan ,kenapa harus aku ,apa mereka dibayar untuk bersantai "tegas gio .


"mereka pergi kerumah utama ,karna besok ada acara disana,didalam hanya ada satu pelayan ,mana bisa dia membantu ku "alona berkilah ,mencari alasan .


"huhhhhh"


menghembuskan napas kasar ,keluar dari mobil dan menggendong alona .


"biikk ,tolong siapkan makan malam "alona berteriak .


"kita makan malam sebentar gio ,hanya untuk berterima kasih"alona berusaha membujuk gio .


"tidak bisa istri ku sedang menunggu ku dirumah"gio berbalik badan melangkah keluar pintu .


"aku mohon gio ,aku tau hubungan kita sudah berakhir ,tapi sekali ini saja ,sebagai ucapan terimakasih ku ,dan aku janji setelah ini tidak akan mengganggu hubungan mu dan ayra "alona menangis dengan kuat nya .

__ADS_1


karna takut orang-orang berpikir macam -macam akhir nya gio setuju .


mereka berdua makan ,tanpa bicara sepatah kata pun .


"ini semua makan kesuka'an kamu ,aku masih ingat ,dulu aku sering masak'in ini semua buat kamu "alona berusah mengingat kan gio dengan massa lalu mereka .


"uhuk,uhuk ,uhuk"gio tersedak mendengar apa yang diucap kan alona .


"ini ,pelan-pelan aja ,ini semua aku siapin buat kamu "alona memberikan minum .


"aku udah kenyang ,kalau begitu aku pulang dulu,ayra pasti nungguin aku dirumah "gio bicara dengan suara ketus bergegas pergi .


"tunggu gio"alona menahan tangan gio .


"apa lagi alona ,aku ini pria beristri ,tidak sepantas nya kamu seperti ini"emosi gio meningkat .


"tapi aku harus keatas ,siapa yang akan membantu ku ,aku mohon bantu aku kekamar ku setelah itu kau boleh pergi "alona menatap gio dengan menangis .


alona selalu memanfaat kan kelemahan gio .


gio paling tidak bisa melihat wanita menangis ,langsung menggendong alona ke atas .


tapi sampai dikamar nya alona ,alona tidak melepas kan gio begitu saja ,dia membisik kan sesuatu kepada gio .


menyentuh bagian sensitif ,sehingga gio merassa kan sesuatu ditubuh nya .


alona berjalan dan menunci pintu lalu membuang kunci nya keluar balkon .


"Alona apa yang kamu lakukan"alona hanya tersenyum penuh kemenangan .


"aku akan lakukan ,yang harus nya aku lakukan "alona mendekati gio membuka bungkus yang menutupi keindahan yang ada pada diri nya .


nextt


"


"

__ADS_1


__ADS_2