Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
hari pernikahan 52


__ADS_3

jam menunjukan pukul 3 pagi bubnisa masuk kekamar ayra menyuruh nya bersiap ,makup artis dan penata busana yang dikirim dari pihak gio sudah datang ,setelah bersiap mandi ayra mulai dirias secantik mungkin .


edangkan gio yang kelelahan masih betah dialam mimpi nya jam sudah menunjukan jam 5 pagi ,dari tadi bu andin memanggil gio tapi masih tidak ada jawaban .


"belum bangun juga mah gio "gilang datang menghampiri ibu nya .


"coba kamu deh yang bangunin gio ,mamah udah capek teriak-teriak "bu andin .


gilang tertawa kecil mendengar omelan bu andin .


"gio bangun ,atau mempelai nya diganti sama orang lain"teriak gilang .


gilang berteriak dengan ucapan yang sama .


"ceklek"gio membuka pintu dengan keadann setengah mengantuk .


"gw tampol lo bang ,ngomong gitu lagi"dengan mata yang masih terpejam


gilang hanya menanggapi gio dengan tertawa dan menggeleng kan kepala nya .


"ya ampun gio ,kamu itu gimana ini tu udah jam 5 nak ,mamah udah capek teriak-teriak bangunin kamu ,kebo aja tidur gak segitu nya "omel bu andin


"iya maaf mah gio gak denger ,gio capek banget bawak mobil semaleman "jawab gio .

__ADS_1


"mamah kan udah bilang pakek sopir aja ,kamu nya masih gak mau dengerin mamah,udah sana mandi cepet nanti papah ngomel "mendorong tubuh anak nya ke arah kamar mandi ..


dikediaman ayra semua sudah tersusun rapih .


dokorasi yang indah bernuansa soft ,bertema kan outdor membuat kemewahan semakin terpancar .


skipp..


djam sudah menunjukan pukul 7 pagi ,ayra sudah selesai dengan segala ritual nya ,ayra terlihat sangat cantik .


kak anggi yang baru masuk mengecek keadaan ayra ,kagum dengan kecantikan adik nya .


"ini beneran adik aku"kak anggi menggoda ayra .


"ihh kakak ,ayra malu tau"rengek ayra .


"kak anggi jangan nangis ,ntar kalo aku nangis juga gimana ,terus kalo gio kabur karna makeup aku luntur gimana"candaan ayra sambil menahan air mata dan mengahapus air mata kakak nya .


"iyaa iyaa maaf"kak anggi tersenyum penuh haru.


saat mereka sedang berbincang ,terdengar puluhan mobil berhenti dihalaman depan ayra dan kak anggi melihat dari jendela atas ,gio dan keluarga pradipta sudah dihalaman depan .


"kak aku gugup"tangan ayra yang mulai dingin.

__ADS_1


"iya udah ,kamu tenang disini ,ntar kalo udah sah kakak jemput "kak anggi keluar mau turun menyambut keluarga pradipta .


dibawah sana gio dan keluarga nya mulai mesuk kelokasi akad .


"bang gw gugup "bisik gio tapi masih dengan tatapan kedepan dan tersenyum .


gilang tertawa kecil ,mendengar ucapan gio .


"apaan sih lo malu-maluin ,masak keturunan pradipta gugup "ledek gilang .


"helah gaya mu gi ,kamu juga iya lang ,kamu gak inget pas kamu mau nikah ,keringat mu udah kayak orang mandi"pak paisal meledek gilang .


",papah mah gitu ,suka buka aib"gilang tersenyum kikuk .


pak paisal pindah berdiri samping gio .


"gak boleh gugup ,ntar akad nya salah mulu gimana ,mau mempelai pria nya diganti "ledek pak paisal .


"ih papah kalo ngomong sembarangan "melirik papah nya penuh arti


"weess santai dong ,papah cuma becanda" mamah dan keluarga gio hanya tertawa kecil mendengar ulah papah nya .


."udah udah ,jangan berisik udah mau sampek pintu tuu "omel bu andin .

__ADS_1


"tuh kan ibu negara ngomel "ucap pak paisal yang membuat anak-anaak nya tertawa .


next


__ADS_2