Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
kisah nyata 44


__ADS_3

setelah gio berusaha meyakinkan ayra ,akhir nya ayra mau turun .


mereka menuju pintu utama .


"selamat soree tuan "sapa pelayan


"sore bi ,dimana orang tua ku"tanya gio ramah .


"ada tuan diruang tamu lagi pada ngumpul "jawab pelayan dirumah gio .


"terimakasih bi"gio tersenyum ramah .


sesampai nya diruang tamu ,,suasana tiba-tiba menjadi hening ,semua mata tertuju pada ayra dan gio .


ayra yang mulai panik lagi keringat mulai bercucuran ,gio yang menyadari keadaan ayra langsung menggenggam tangan ayra .


"tidak apa-apa" gio tersenyum .


"ehem"pak paisal berdehem ,agar menyadarkan orang-orang yang menatap gio dan ayra .


"ehh ,ada tamu sepesial nih"bu andin angkat bicara .


"selamat datang nak ,dikediaman pradipta"bu andin tersenyum ramah


.


"iya tante ,terimakasih "ayra sambil menyalami tangan orang tua gio .


"wah ,cantik sekali adik ipar "aneta menggoda ayra .


"ternyata adik ku ini diam-diam tidak pernah mau dijodoh kan ,ini alasan nya "kakak gio tertua menggoda gio .


"sudah-sudah nanti menantu muda mamah jadi malu "menarik ayra duduk ditengah-tengah keluarga .


"om "ayra menyalami tangan pak paisal ,tangan ayra dingin sekali ,sedikit gemetar .

__ADS_1


"nak ,apa kamu sakit"pak paisal bangun dari duduk nya ,memegang kening ayra .


"tapi tidak panas ,mah ambil tisu "perintah pak paisal .


setelah istri nya datang membawa tisu ,pak paisal langsung mengambil dan mengangkat tangan nya keatas .


ayra yang trauma nya masih membekas ,berteriak .


"maaf om,jangan benci ayra "


hiks hiks ayra menangis .


"nak"pak paisal yang ahli pisikalogis langsung mengerti .


pak paisal langsung menarik ayra kepelukan nya ,dan menepuk pelan pundak ayra .


"tenang lah nak ,jangan takut ,tidak semua orang yang ayra lihat itu jahat "memberi penjelasan seperti seorang dokter dan pasien nyas .


seketika suasana jadi hening hanya pak paisal yang mengerti keadaan ayra ,yang lain hanya memperhatikan karna mereka tau pasti ada sebab kenapa pak paisal seperti itu .


pak paisal melepaskan pelukan nya .


"dengarkan papah ,tidak semua orang yang ayra temui itu sama ,ayra paham"


ayra mengangguk paham .


"iya sudah ,mana minuman dingin untuk menantu papah"teriak pak paisal .


"iyaa tuan ,segera "jawab para pelayan disana .


gio tersenyum melihat keluarga nya yang langsung menyukai kehadiran ayra .


"mamah senang"tanya gio .


"sangat nak ,mamah bangga dengan pilihan gio,apa pun setatus sosial nya ,yang penting sopan dan memiliki tata krama ,nanti harta kita yang akan berikan"bu andin menasihati anak nya.

__ADS_1


kakak dan. kakak ipar gio sangat antusias dengan kehadiran ayra ,ayra yang tadi nya gugup sekarang menjadi lebih terbuka ,mereka senang dengan kehadiran ayra menambah warna baru di keluarga pradipta.


"mamah gio pamit ya ,ada diner romantis dan nonton berdua yang menenggu"melirik para kakak nya sengaja mempropokator para istri kakak nya.


"Widihh,bisa romantis juga ya Gio ,gw kira tadi nya gio gak suka sama perempuan"ledek gilang kakak tertua Gio.


"sialan lo bang"melempar gilang dengan bantal kursi.


"udah sih dek besok-besok aja diner nya ,ayra baru pertama kesini juga udah dibawa lagi"protes aneta .


"dihhh ,gak bisa gitu dong kak ,Gio udah boking dari jauh hari "protes Gio .


"iya udah buruan nikah biar ayra disini terus "jawab pak paisal nyeplos bicara .


"wahhh ,papah minta mantu baru tuu"gisel kakak perempuan gio ikut bicara .


"hehe"Gio tersenyum kikuk .


"Gio sih mau aja pah ,ayra tu masak anak papah disuruh nunggu 5 tahun ,belum ada jawaban juga sampek sekarang "jawab Gio kesal .


semua orang menatap ayra ,lalu memandang satu sama lain .


ayra jadi canggung dengan apa yang dikatakan gio .


ayra mulai berkeringat .


"semua orang masih menatap ayra heran .


dan


"hahahahahaha"semua orang tertawa kecuali ayra tersenyum canggung.


"playboy ,bisa bertekuk lutut juga yaa "ledek kak gilang .


nextttt

__ADS_1


__ADS_2