
ayra tidak mau mengambil keputusan karna kasian dia tidak mau menyakiti gio .
gio terlalu baik untuk disakiti ,itu lah pikiran ayra .
sejak hari itu ayra tidak pernah mau lagi bertemu dengan reza ,sekeras apa pun reza berusaha ayra akan menjauh kan dirinya dari reza .
ayra benar-benar menepati sumpah dan janji nya kepada diri nya sendiri .
ayra mulai melanjut kan hidup nya seperti yang reza ingin kan ,ia mulai ceria ,perlahan kesehatan ayra berangsur membaik .
ayra mulai menjalani hari-hari nya seperti biasa .
hari ini ayra libur ,ayra menghabiskan waktu libur dengan menelpon ibu nya ,dan menikmati liburan nya dikamar kost kesayangan ayra .
"tok,tok,tok"pintu kost ayra diketok .
"sebentar "jawab ayra .
"ceklek " ayra membuka pintu ,tenyata gio yang datang .
"betah amat dikamar ,ditelpon gak diangkat ,dichat gak dibales "gio ngomel
ayra hanya tersenyum mendengar omelan gio .
"udah ngomel nya"ayra bertanya setelah gio diam .
"ayraaaa,berani nya kau buat seorang gio bertekuk lutut pada mu"gio berekspresi menatap ayra tajam .
ayra yang melihat itu langsung lari kedalam .
"kena kau"gio menarik ayra hingga mereka jatuh kekasur ,setelah itu gio menggelitik ayra tanpa ampun .
__ADS_1
"hahaha ,geli kak "ayra tertawa terbahak-bahak .
"hahah,kak ampun "teriak ayra .
setelah gio berhenti ,napas ayra tak beraturan lalu mereka tertawa bersama .
"ay nikah yukk"tiba-tiba keluar dari mulut gio.
ayra diam tanpa jawaban ,karna merasa ayra lagi-lagi menghindar akhir nya gio bangun dari tidur nya .
gio kesal karna ayra yang selalu menhindari nya tanpa jawaban .
"sudah lah"gio mau beranjak bangun .
"mau kemana"ayra menahan lengan gio .
"pergi ,dimana keberadaan ku diterima baik"jawab gio ketuss .
"ehh ,ngambek "ayra menahan tangan gio sambil tertawa kecil.
"kak gio"ayra memelas .
"kak gio beneran mau pergi"tanya ayra .
gio diam saja masuk kedalam mobil nya .
ayra yang melihat gio seperti ini ,dia tau apa yang menjadi kelemahan gio ,ayra langsung berdiri didepan mobil memasang wajah sesedih mungkin .
gio yang melihat ayra seperti ini ,setelah lama menatap nya ,gio langsung keluar dari mobil nya lagi ..
"iya iya kamu menang ,cinta ini terlalu besar "ketus gio sambil berjalan masuk kost ayra .
__ADS_1
"sudah sana bersiap kita nonton ,tapi mampir sebentar dirumah mamah ngambil pakayan buat besok kerja "jutek gio .
ayra yang mendengar itu ,langsung pergi mengganti pakayan nya .
"siap ,ayo brangkat "antusias ayra .
masih dengan ekspresi marah ,gio pergi begitu saja kemobil ,bahkan tidak membukakan ayra pintu mobil.
"kak"ayra iseng ,tidak mau membuka pintu mobil sendiri ,ini lah cara ayra untuk meluluhkan gio jika sedang marah .
"huhhhh "menarik napas ,lalu membuang nya kasar .
"diajak nikah gak mau ,giliran orang mau cari calon istri lain gak dibolehin "sambil berjalan membuka pintu untuk ayra .
"hehe ,terimakasih"ayra tersenyum.
"lama-lama ,gw paksa nikah juga lu"masih mengomel .
ayra dari tadi menanggapi gio hanya dengan senyum-senyum sendiri .
sepanjang perjalanan gio hanya diam tidak cerewet seperti biasa nya .
"mampir sebentar tempat mamah"gio membuka suara ,mobil masuk dihalaman rumah yang mewah dan megah .
"ayo turunn "melihat ayra diam saja .
"takutt"keluar keringet dingin ,gio paham pasti trauma ayra masih membekas .
__ADS_1
"ayo gak pp ay ,tidak akan terjadi apa-apa"menenang kan ayra.
#nextttt