Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
kisah nyata 46


__ADS_3

gio membawa ayra pulang kerumah nya ,karna syra hanya tinggal dikota ini sendiri .


"mamah"panggil gio diruang tamu ,tapi dapat terdengar oleh seisi rumah .


"mah ,tolong gio mah "merebahkan ayra disopa .


semua orang turun kebawah mendengar teriakan gio .kaget melihat keadaan ayra.


"ada apa nak ,apa yang terjadi dengan ayra"tanya bu andin.


"mah ayra pingsan ,dimana kak gisel cepat periksa ayra "gio mencari keberadaan gisel kakak nya yang berpropesi sebagai dokter.


"gisel sedang mengambil peralatan dokter nya "aneta menjawab.


###############


setelah ayra diperiksa ,gio membawa ayra kamar tamu .


"sebenar nya berapa banyak beban yang kau pendam nak"sebagai pisikolog tau apa yang terjadi dengan ayra .


"maksut papah"tanya bu andine .


"dari pertama ayra datang ,papa sudah tau kalo ayra pernah depresi ,dan banyak menahan beban "pak paisal .


"jaga ayra gio ,jangan sampai dia lebih sakit dari apa yang dia rasa dimassa lalu "sambung pak paisal ..


"sebaiknya kalian kembali tidur ,biar mamah yang temani gio dan ayra disini"saran mamah .


"baik mah"jawab semua nya .


💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦


keesokan pagi nya ayra mengerjap kan mata nya perlahan .


dia menyapu pandangan keseluruh ruangan .


"aku dimana "ayra bangkit dari tidur nya.


turun dari tempat tidur berjalan keluar mencari kehidupan .


"ayra"aneta langsung menghampiri ayra .


"kamu udah siuman ,ayo aku bantu"


mereka sedang berkumpul dibelakang.


"ay "gio melihat ayra tersenyum ..


"kamu udh siuman nak"Bu andin .


bukan nya menjawab pertanyaan mereka ayra tersenyum ,ia bahagia disini seperti mendapat kan keluarga kedua .

__ADS_1


"hehhhh ,malah senyum-senyum"gio memegang kedua pipi ayra .


"sudah sudah ,ayra mandi dlu ya nak ,udah itu mamah siapin makan "bu andin .


"gak usah tante ,ayra pulang aja ,soal nya ayra gak bawak baju ganti "jawab ayra ..


"nooo ,tidak terimaa penolakan "gio menarik ayra kekamar tamu .


"kak gio ,gak enak malu diliatin "berusaha melepas kan diri.


sedangkan yang lain tertawa melihat ulah gio .


"sana masuk "perintah gio .


"gak bawa baju ganti "rengek ayra .


"udah sana mandi dlu"gio menuntun ayra masuk kamar tamu .


"mau pulang aja kak"ayra berusaha membujuk gio .


"mau mandi ,atau aku mandiin"gio melotot tajam.


ayra tergesa-gesa langsung masuk tanpa sepatah kata.


gio yang melihat itu tertawa kecil .


"dasar"gio sambil senyum-senyum sendiri .



ayra sudah selesai bersiap ,ayra turun untuk berpamitan .


ketika suara langkah turun ,semua mata memandang ayra kagum .


"tante ,om"sapa ayra .


"ayra sudah selesai makan ,mandi ,sekarang apa ayra boleh pamit pulang"ucap ayra polos.


"nooo ,gak boleh "jawab pak paisal .


semua orang bingung dengan ucapan pak paisal .


"gak boleh ,sebelum panggil nya papah dan ini mamah"pak paisal tersenyum


"iya pah ,mah"ayra masih canggung .


"harus dibiasa dari sekarang ya nak"bu andin .


"iyaa mah "jawab ayra.


"apa sekarang ayra boleh pulang"tanya ayra .

__ADS_1


"noo ,gak boleh "gio yang menjawab .


"tapi kenapa"tanya ayra .


"janji dulu balik lagi kesini ,harus udah jadi mantu "semua orang tertawa kecil dengan ulah gio .


"kak gio ihh ,ayra malu"suara ayra pelan tapi masih bisa didengar semua orang .


"pokok nya harus ,titik"sambung gisel .


"iyaaa iya ,insa allah"semua orang tersenyum mendengar jawaban ayra yang melibaat kan tuhan .


"kalau gitu ayra pamit ya "menyalami orang tua gio .


"byee semua nya"melambai kan tangan kearah yang lain .


"byee ayra ,jangan lupa janji nya"teriak aneta .


diperjalanan pulang ayra meminta gio mengantar nya ke pusat perbelanjaan ,ayra ingin membeli keperluan nya .


"beli disini aja deh kak "ayra meminta gio memberenti kan mobil nya .


gio memarkir kan mobil nya lalu mereka masuk bersama .


ayra mengambil keperluan nya ,untuk sebulan lalu ,ayra pergi kekasir ,ternyata semua belanjaan nya sudah ditanggung oleh keluarga pradipta .


"kak gio"rengek ayra .


"hemm"jawab gio .


"ayra gak mau ihhh ,dibayarin kayak gitu .ayra memanyun kan wajah nya .


"dihh siapa juga yang bayarin "jawab gio tersenyum .


"itu kata mbak kasir nya"masih dengan wajah manyun .


"ayra ,ini itu punya papah"bisik gio.


"aku cuma bilang kalo kamu menantu ke 4 keluarga pradipta ,emang salah"gio tersenyum usil .


"hemmm"mengalih kan pandangan nya .


dann ia melihat reza yang sedang menatap nya dari kejauhan .


"degggg"ayra menarik lengan gio.


"ehh ,ada apaa sayang "tanya gio gemess .


"kak ,ada reza tolong bawa aku pergi kak"ayra hawatir


nextt

__ADS_1


__ADS_2