
setelah matahari mulai tenggelam ,gio mengajak ayra untuk ke risort yang telah ayra boking ,rencana nya mereka akan menginap dengan kamar yang berbeda .
setelah makan malam ,gio menyuruh ayra untuk langsung beristirahat .
keesokan pagi nya ayra masih nyaman ditempat tidur nya .
matahari mulai menerobos masuk melalui kaca balkon yang lupa ayra tutup ,suara kicauan burung mulai bernyayi membuat ayra mengerjap kan mata nya perlahan .
setelah membersihkan diri ,ayra memakai baju yang sudah disiapkan gio untuk nya .
ayra duduk dibalkon menikmati udara pagi .
"drttt,drt,drrtt"suara ponsel getar dari ponsel ayra .
"hallo ,apa kau masih betah disini ,kenapa tidak turun "suara seseorang dari luar kamar meledek ayra .
"iya ,iyaa aku keluar "jawab ayra .
"ting"pintu kamar terbuka.
"ayoo turun ,aku sudah memesan sarapan "ajak gio menggenggam tangan ayra.
ayra mengikuti langkah gio tersenyum penuh arti .
"kak aku ketoilet sebentar "ijin ayraa .
"noo ,dilarang pergi tanpa aku .jawab gio .
"tapi kak aku mau ketoilet "kesal ayra .
__ADS_1
"ayoooo"langsung menarik ayra kearah toilet .
"sana masukk"gio memerintah.
ayra malah diam menatap gio kesal .
"kenapa mau diantar sampek dalem"ledek gio menggoda .
ayra langsung pergi tanpa menjawab ,membuat gio tersenyum menggelengkan kepala .
setelah selesai dengan ritual nya ayra keluar ke arah pintu utama toilet.
"tunggu"gio menghentikan langkah ayra didepan cermin besar .
gio mengeluarkan ponsel nya dan mengambil gambar mereka melalu cermin .
"sudaah"tanya ayraa .
gio hanya menjawab dengan anggukan dan tersenyum .
menjadikan gambar mereka sebagai wellpepar ponsel gio .
"sempurna"ucap gio sambil menatap gambar wallpepar dari ponsel nya .
#######
setelah sarapan mereka memutuskan untuk pulang .
__ADS_1
diperjalanan pulang mereka menikmati perjalanan dengan candaan ,tawa ,sampai perjalanan tidak terasa sudah sampai dikost ayra .
"heeeaiiii ,tunggu dulu"nada bicara lembut gio mencegah ayra yang ingin turun dari mobil gio.
"kenapa"tanya ayra .
"aku mau ngomong serius sama kamu"aura wajah gio mulai serius .
ayra diam ,mungkin apa yang dibicarakan gio sama seperti yang ayra pikirkan .
"ayra ,ini udah tahun ke 6 aku menunggu ,aku harap selama 6 tahun ini udah cukup buat kamu yakin dengan tujuan ku,
apa pun itu keputusan kamu ,aku akan terima ,aku gak bisa harus menunggu besok ,lusa atau nanti ,aku butuh kepastian ,apa pun itu keputusan ayra ,aku akan dukung yang membuat ayra bahagia ,jadi aku mau tanya sekali lagi untuk yang terakhir kali nya ,kamu mau kan jadi pendamping hidup aku ,menemani aku selamanya ,membangun kehidupan yang bahagia ,merubah duka ku menjadi suka .
dan aku ingin melamar kamu untuk yang terakhir kali nya ,
Ayra syakila RA mau kah kamu menjadi istri ku untuk sekarang besok dan selama nya"???gio bicara sambil menggenggam tangan ayra dengan tatapan tulus mengeluarkan sebuah cincin
"tess"air mata ayra lolos begitu saja ,ayra terharu dengan apa yang gio lakukan.
"tapi ka-"gio memotong ayra bicara dengan menutup mulut ayra dengan jari nya .
"aku gak mau dengar jawaban lain ,cukup iya atau tidak "tegas gio sambil mengahapus air mata dipipi ayra .
"kasih aku waktu kak "wajah ayra memelas.
gio tidak menjawab menatap ayra dengan tangan masih memegang tangan ayra penuh harap .
nextttt
__ADS_1