
setelah dua hari kemudian ,ayra berjalan dihalaman kampus ,ayra tidak menyadari sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan ayra dari jarak jauh .
ayra sibuk dengan Hp nya membalas chat reza .
tanpa ayra sadari sebuah mobil dari depan melaju dengan kecepatan tinggi .
"ayra "teriak gio melihat mobil melaju cepat dari arah depan ayra .
langsung menarik ayra kearah nya ,tapi sayang nya ayra terjatuh dan kepala nya terbentur .
"ciettttttt"suara mobil direm mendadak .
"sial "sopir mobil kesal karna mobil nya tidak berhasil menabrak ayra .
setelah itu mobil itu pergi dengan kecepatan tinggi .
"awww"ayra meringis ,merasa sakit dibagian kening nya .
"kamu gak papa"tanya gio.
"gak papa kak ,terimakasih ya"ayra dibantu gio berdiri .
"lain kali jangan main hp sambil jalan ya ,bahaya "ucap gio sambil mengeluarkan kotak p3k dari mobil nya .
"sini duduk ,aku obati luka mu "perintah gio langsung dituruti oleh ayra .
setelah selesai mengobati ayra ,gio mengantar nya pulang sampai didepan kost 'an ayra .
lalu pamit bergegas pulang .
💕💕💕💕💕💕💕
__ADS_1
sore hari nya reza datang untuk menemui ayra ,hanya ayra yang dapat membuat reza melupakan segala masala nya .
"assalamualikum"reza mengetuk pintu .
"sayang "panggil reza.
"sayang ,kamu didalam"mengetuk pintu kost ayra .
"ceklek"pintu kost terbuka .
"lama sekali Buka pintu nya"protes reza dan masuk kedalam.
"Maaf kak , aku ketiduran "menarik lengan reza masuk kedalam .
"jidat kamu kenapa sayang"baru menyadari kening ayra terluka .
"gak papa kak ,cuma lecet ,tadi aku jalan gak hati-hati gak liat mobil dari arah depan "jelas ayra.
ayra hanya menganggukan kepala nya ,dan tersenyum .
"kamu. udah makan?"tanya reza mengalihkan pembicaraan ,sebenar nya reza berpikir ini pasti ada hubungan nya dengan abi nya .
"udah "jawab ayra singkat .
"ay kamu gak papa,kok kamu pucet banget"reza memegang kening ayra .
"gak papa ,cuma kecapean"singkat ayra.
"kita kedokter ya"ajak reza .
"aku gak papa sayang ,besok pagi juga baik-baik aja"ayra memegang pipi reza .
__ADS_1
ayra diam dan menundukan kepala nya .
reza mengelus pipi ayra dengan pikiran ntah kemana ,ia sebenar nya takut dengan ancaman abi nya .
apa lagi hari ini abi nya memberi peringatan .
"kak rezaa kenapa"ayra merasa ada yang dipikirkan reza .
"gak papa sayang ,tidur lah aku menunggu disini"reza menatap sendu.
"kak reza benar gak papa"merasa ada yang tidak beres .
reza tersenyum menarik ayra kedalam dekapan nya ,tanpa ayra sadari reza menjatuh kan air mata ,ia takut abi nya akan berbuat lebih jauh lagi .
disisi lain reza tidak bisa jauh dari ayra ,diantara lain dia takut keselamatan ayra terancam .
"Ay" panggil reza lembut .
"iya"mengangkat kepala nya keatas menatap reza .
"kalo kita pergi jauh keluar negri gimana ?ayra mau kan kita hidup bahagia sama-sama"reza bicara dengan raut wajah yang tak biasa nya .
"kak reza kok ngomong gitu ,gak perlu kesana kak ,disini aja ayra udh jauh lebih bahagia ,apa lagi bisa dekat ibu sama kak anggi ,ayra gak bisa jauh-jauh dari ibu "ayra tersenyum.
"iya sayang ,aku hanya becanda"reza tersenyum memeluk ayra seakan takut kehilangan .
ayra tau pasti ada sesuatu yang reza sembunyikan.
reza pun ingin memberi tau ayra tentang abi nya ,tapi reza tidak tega ,ia takut ayra menjadi terbebani oleh hal itu .
nextttt
__ADS_1