Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
peringatan abi21


__ADS_3

setelah dua hari kemudian ,ayra berjalan dihalaman kampus ,ayra tidak menyadari sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan ayra dari jarak jauh .


ayra sibuk dengan Hp nya membalas chat reza .


tanpa ayra sadari sebuah mobil dari depan melaju dengan kecepatan tinggi .


"ayra "teriak gio melihat mobil melaju cepat dari arah depan ayra .


langsung menarik ayra kearah nya ,tapi sayang nya ayra terjatuh dan kepala nya terbentur .


"ciettttttt"suara mobil direm mendadak .


"sial "sopir mobil kesal karna mobil nya tidak berhasil menabrak ayra .


setelah itu mobil itu pergi dengan kecepatan tinggi .


"awww"ayra meringis ,merasa sakit dibagian kening nya .


"kamu gak papa"tanya gio.


"gak papa kak ,terimakasih ya"ayra dibantu gio berdiri .


"lain kali jangan main hp sambil jalan ya ,bahaya "ucap gio sambil mengeluarkan kotak p3k dari mobil nya .


"sini duduk ,aku obati luka mu "perintah gio langsung dituruti oleh ayra .


setelah selesai mengobati ayra ,gio mengantar nya pulang sampai didepan kost 'an ayra .


lalu pamit bergegas pulang .


💕💕💕💕💕💕💕

__ADS_1


sore hari nya reza datang untuk menemui ayra ,hanya ayra yang dapat membuat reza melupakan segala masala nya .


"assalamualikum"reza mengetuk pintu .


"sayang "panggil reza.


"sayang ,kamu didalam"mengetuk pintu kost ayra .


"ceklek"pintu kost terbuka .


"lama sekali Buka pintu nya"protes reza dan masuk kedalam.


"Maaf kak , aku ketiduran "menarik lengan reza masuk kedalam .


"jidat kamu kenapa sayang"baru menyadari kening ayra terluka .


"gak papa kak ,cuma lecet ,tadi aku jalan gak hati-hati gak liat mobil dari arah depan "jelas ayra.


ayra hanya menganggukan kepala nya ,dan tersenyum .


"kamu. udah makan?"tanya reza mengalihkan pembicaraan ,sebenar nya reza berpikir ini pasti ada hubungan nya dengan abi nya .


"udah "jawab ayra singkat .


"ay kamu gak papa,kok kamu pucet banget"reza memegang kening ayra .


"gak papa ,cuma kecapean"singkat ayra.


"kita kedokter ya"ajak reza .


"aku gak papa sayang ,besok pagi juga baik-baik aja"ayra memegang pipi reza .

__ADS_1


ayra diam dan menundukan kepala nya .


reza mengelus pipi ayra dengan pikiran ntah kemana ,ia sebenar nya takut dengan ancaman abi nya .


apa lagi hari ini abi nya memberi peringatan .


"kak rezaa kenapa"ayra merasa ada yang dipikirkan reza .


"gak papa sayang ,tidur lah aku menunggu disini"reza menatap sendu.


"kak reza benar gak papa"merasa ada yang tidak beres .


reza tersenyum menarik ayra kedalam dekapan nya ,tanpa ayra sadari reza menjatuh kan air mata ,ia takut abi nya akan berbuat lebih jauh lagi .


disisi lain reza tidak bisa jauh dari ayra ,diantara lain dia takut keselamatan ayra terancam .


"Ay" panggil reza lembut .


"iya"mengangkat kepala nya keatas menatap reza .


"kalo kita pergi jauh keluar negri gimana ?ayra mau kan kita hidup bahagia sama-sama"reza bicara dengan raut wajah yang tak biasa nya .


"kak reza kok ngomong gitu ,gak perlu kesana kak ,disini aja ayra udh jauh lebih bahagia ,apa lagi bisa dekat ibu sama kak anggi ,ayra gak bisa jauh-jauh dari ibu "ayra tersenyum.


"iya sayang ,aku hanya becanda"reza tersenyum memeluk ayra seakan takut kehilangan .


ayra tau pasti ada sesuatu yang reza sembunyikan.


reza pun ingin memberi tau ayra tentang abi nya ,tapi reza tidak tega ,ia takut ayra menjadi terbebani oleh hal itu .


nextttt

__ADS_1


__ADS_2