Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Mencari Ayra


__ADS_3

Ini ada lah hari kedua ,Ayra menghilang Kepergian Ayra membawa semua Kebahagiaan Keluarga pradipta ,Semenjak Ayra pergi ,Bu andin sakit ,pak paisal sampai kewalahan mencari Ayra ,Sedangkan Gio mereka berusaha Menghubungi nya tidak Ada jawaban apa pun .


Disebuah kamar megah ,ayra menggeliat dan mengejap kan mata nya .


"Uwhhhh"Ayra merassa kan kepala nya sedikit pusing .


"Apa nona sudah bangun "seorang pelayan menghampiri Ayra ..


"Aku dimana"Ayra melihat keseluruh sisi ruangan .


"Nyonya ada dirumah kediaman tuan kami ,Tuan Ziyan pratama"pelayan itu membungkuk hormat melihat seseorang masuk kekamar mewah yang ditepati Ayra .


"Kakak sudah siuman"Seorang gadis cantik bernama Zoya menghampiri ayra .


Ayra hanya mengangguk kan kepala nya .


"Apa kakak butuh sesuatu "Gadis itu tersenyum dengan cantik nya .


"Tidak ,terimakasih ,tapi kenapa aku bisa disini "Tanya Ayra bingung .


"Entah lah ,aku tidak tau pasti ,tapi kak Ziyan membawa kakak dalam keadaan pingsan "Jelas gadis itu duduk dihadapan Ayra .


"Oo iya nama ku Zoya ,Aku adik dari Ziyan pratama ,Siapa nama kakak"Gadis itu bicara antusias .

__ADS_1


"Aku, Ayra syakila "ucap Ayra datar .


"Sebenar nya apa yang terjadi sama kakak sore itu??"Zoya menatap ayra menyelidik .


"Aku ,,aku,,,aku"Ayra kembali mengingat kejadian itu ,membuat nya merassa sesak didada dan bicara terbata .


"Sudah lah kak ,Jangan dipaksa kan ,Maaf kan aku sudah membuat kakak Teringat hal yang membuat kakak sakit"Zoya tersenyum menggenggam tangan Ayra ,Zoya adalah gadis yang dewasa ,terbiasa sendiri dan hidup hanya memeiliki seorang kakak ,membuat nya belajar banyak hal ,hal itu lah yang membuat Zoya gadis yang berpikiran Dewasa,Iya meskipun Dewasa sebelum waktu nya .


Ayra menunduk kan kepala nya ,dan terisak menangis .


"Maaf kan aku kak ,aku tidak bermaksut membuat mu menangis "Zoya memeluk Ayra .


"Tidak apa-apa"Ucap ayra lirih .


"Terimakasih"Ayra tersenyum paksa .


"Jangan sungkan kak"Zoya berdiri dan meninggal kan Ayra dan Bunga dikamar itu .


Aku harus apa sekarang ,pulang menemui mertua ku ,atau malah sebalik nya ,tapi mereka pasti sangat mencemas kan aku batin Ayra


Sedangkan Dikantor Gio sedang memporak poranda ruangan nya ,Apa yang ada disana semua dibuang Tak tersisa .


Gio marah karna dia baru tau kalau Ayra hilang ,dan dia baru mengetahui .

__ADS_1


"Cari ayra sampai ketemu ,tanpa kurang satu apa pun"Teriak Gio kepada seluruh bawahan nya yang sedang berkumpul diruangan nya .


"Siap tuan "mereka semua berjajar rapih keluar dengan seragam Hitam nya .


Sedang kan Gio bergegas pulang kerumah pradipta .


Setelah menempuh macet nya kota B Gio sampai dihalaman rumah orang tua nya .


"Mah ,pah"Gio berlari kecil mencari keberadaan Orang tua nya .


"Nyonya dan tuan ,mereka semua berkumpul dikamar tuan besar ,tuan muda"Pelayan tua menjawab Gio yang sedang mencari keberadaan orang tua nya .


"Terimakasih bi"Gio langsung berlari keatas .


"Brukkkk"pintu dibuka kasar .


"Mah ,mamah kenapa ,kenapa mamah bisa sakit begini mah"Gio hawatir melihat ibu nya yang pucat .


"tidak apa-apa sayang ,mamah hanya memikir kan nasip anak-anak mamah"Bu andin bicara lemah .


Gio langsung menunduk kan kepala nya dan menangis sulesuguk kan ,dia sudah tidak kuat menyimpan semua beban dipundak nya .


nextt

__ADS_1


__ADS_2