Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Ayra hamil


__ADS_3

Bu andin menghapus air mata menantu nya .


memeluk menantu nya agar ayra tenang ,setelah ayra tenang bu andin membantu ayra pergi kekamar mandi untuk bersiap ,bu andin berencana mengajak ayra jalan-jalan ke taman agar pikiran ayra jauh lebih fress .


"Sudah siap"bu andin tersenyum melihat ayra yang sudah selesai bersiap .


"Ayra gak make up dulu"tanya bu andin melihat wajah menantu nya sedikit pucat .


"Males mah ,ayra lagi gak moot ngapa-ngapain "jawab ayra gontay ,menyandar kan kepala nya dibahu mertua nya .


Bu andin yang melihat ayra seperti ini hanya tersenyum dan mengeluar kan lips teen .


"Sini mamah bantu "memakai kan ayra lips ,seperti memperlakukan anak kandung nya sendiri .


"nah ,sekarang sedikit lebih baik "bu andin menatap ayra tersenyum .


"makasih mah"Ayra menyandar kan kepala nya lagi dibahu mertua nya ..


"Ayoo mah ,kok blum jalan" ayra melihat kearah sopir karna mobil nya belum beranjak pergi .


"Tunggu sayang , Gio lagi bersiap "jawab bu andin .


tiba-tiba gio masuk dan duduk disebelah kemudi .


"Maaf ya mah ,lama"gio tersenyum melihat kebelakang .


"kak Gio ikut "Tanya ayra .


"Iyaa lah sayang kita kan mau jalan-jalan setelah itu kita akan makan bersama keluarga dirumah ,Aneta dan Gisel pasti sedang sibuk memasak sekarang "bu andin tersenyum .


Ayra hanya tersenyum lebar mendengar nama aneta dan gisel ,seolah membuat moot ayra kembali .


setelah menempuh perjalanan 30 menit kini ayra dan bu andin sedang berjalan ditaman yang cukup luas ,bu andin terus menatap Ayra dari samping .

__ADS_1




"Ayra baik-baik aja kan nak"tanya bu andin memegang tangan menantu nya .


Ayra hanya mengangguk dan tersenyum .


tiba-tiba Gio datang dan berjalan disamping Ayra ,Ayra melihat kearah suami nya .


"Uwekk ,uwekk,uwekkk"Ayra berlari kepinggir taman ,ia mual mencium aroma suami nya .



Ayra berlari diikuti Bu andin dan Gio .


"Kenapa sayang"Gio berusaha memijat Punggung istri nya tapi malah didorong ayra karna ia semakin mual didekat Gio .


Bu andin yang melihat itu langsung mendekat kearah ayra memijat tengkuk ayra ,setelah isi perut nya keluar ayra lemas dan pingsan .


"bersiap dilobi utama ,menantu ku pingsan"Bu andin menelpon seseorang .


setelah sampai dirumah sakit terlihat beberapa dokter dan perawat sudah bersiap dilobi utama .


setelah mobil berhenti Gio merebah kan tubuh ayra di bangker ,dan langsung dibawa keruang IGD .


Bu andin dan gio mundar mandir di depan ruangan ayra ,mereka sangat hawatir dengan Ayra .


"Mah "panggil Gisel yang menyusul kerumah sakit .


"Ayra gi ,tolong pastikan keadaan Ayra baik-baik saja "bu andin menangis dipelukan gisel .


"Iya mah ,gisel akan lakukan yang terbaik "gisel manatap Gio ,dan melangkah masuk melihat keadaan Ayra .

__ADS_1


"Bagai mana keadaan Ayra "tanya gisel .


"Nyonya ayra baik-baik saja,menurut pemeriksaan saya ,nyonya ayra sedang hamil"Dokter bara tersenyum .


"Apa kau yakin "tanya gisel antusias


"Iya saya sangat yakin "dokter bara tersenyum .


Gisel menutup mulut nya dengan kedua telapak tangan nya ,sangat bahagia dengan apa yang ia dengar .


Gisel dan dokter bara keluar menemui Gio dan Bu andin .


"Gi bagai mana keadaan Ayra "tanya bu andin disusul Gio bangun dari tempat duduk nya .


Gisel hanya diam menatap ibu dan adik nya .


"Kak ,kenapa diam apa Ayra baik-baik saja"tanya Gio hawatir .


"Ayra ,ayra"ucapan Gisel terhenti .


"Ayra kenapa kak"tegas Gio .


"Ayra hamil "jawab Gisel tersenyum .


seketika itu bu andin tersenyum lebar sedangkan Gio perassan nya sangat bahagia yang tidak bisa dijelas kan dengan kata-kata .


"Apa ,hamil"Gio tersenyum bahagia dan menetes kan air mata .


"Mah ,Ayra hamil mah ,Gio akan menjadi seorang ayah "Gio memeluk ibu nya ,senyum bahagia terlihat diwajah mereka.


"Apa ayra sudah siuman"tanya bu andin .


"Belum mah ,setelah Ayra sadar kita akan Membawa ayra pulang " jelas gisel .

__ADS_1


nextt


__ADS_2