
semua orang disana juga merasakan aura panas diruangan itu .
namun mereka tetap bersikap biasa seolah tidak ada apa-apa .
mereka sibuk dengan pikiran masing-masing .
jika dibolehkan pergi mereka mungkin lebih memilih pergi meninggal kan ayra dan Reza sendiri .
"Ay maafin aku"reza kembali melanjutkan ucapan nya .
"kak gw mohon ,ini dirumah "jawab ayra pelan tapi masih bisa didengar semua orang .
"aku mohon ay liat aku sekali aja"reza bicara dengan suara memelas.
"aku tau kesalahan aku udh bener-bener bikin kamu sakit ,tapi aku nyesel ay,aku gak bisa gak ada kamu"sambung Reza.
"aku sadar aku benar-benar jatuh cinta sama kamu ,aku sayang-"ucapan Reza terpotong
"kak"tegas ayra .
"aku gak akan berenti ay sebelum kamu tatap aku ,sekali aja"berusaha meraih tangan ayra.
ayra yang menyadari itu langsung menghidari tangan nya dari reza.
"kak reza ini dirumah ,dan ada ibu dan kak anggi disini ,aku gak mau mereka sedih dan kecewa karna masalah aku"jawab ayra
"apa gak sebaik nya kita bicara diluar rumah aja gays"nita menyambung pembicaraan mereka
"gak bisa ,gw masih pusing"jawab ayra cepat.
__ADS_1
seperti nya keberuntungan sedang berpihak kepada reza .
tak lama bu nisa dan anggi turun menarik sebuah koper besar .
"ayra "kak anggi menghampiri adik nya.
"kakak udah mau brangkat"tanya ayra .
"iya ,ayra jaga ibu ya ,kak anggi akan sering-sering pulang jenguk kalian"kak anggi sedih karna akan meninggal kan ibu dan adik nya lagi karna tuntutan pekerjaan yg ditugas kan diluar kota .
"iyaa kak pasti ,sering-sering telpon kita ya kak"ayra tersenyum dan memeluk kakak nya ,ayra menetes kan air mata yg sudah dari tadi ia tahan .
"ehh ,adik kecil kakak gak boleh cengeng ,kakak kan pergi untuk kerja "anggi menyemangati adik nya padahal anggi sendiri juga sedih .
"Ayra udah ya nak ,jangan buat kakak mu jadi sedih ,nanti kalo ayra kangen kita akan datang menemui kakak mu "bu nisa tidak ingin melihat anak-anak nya sedih.
"iyaa bu ,hati-hati"jawab ayra.
"eva ,nita tante titip ayra ya ,kalo diijinin sama orang tua kalian , minem disini ya nak ,soal nya tante hawatir sama ayra klo sendirian ,tante bakal pulang sore kayak nya"sambung bu nisa menatap kedua sahabat ayra .
seolah mendapat lampu hijau ,semua teman ayra ,dan Reza tersenyum .
setelah ibu dan kak anggi pergi ,ayra hawatir dengan perasaan nya,dia takut kembali luluh dan terluka .
"ayra ,kita cari cemilan dulu ya ,nanti kita balik lg "pamit eva dan nita .
"kita ikut"sambung gilang dan aris menyelamat kan diri dari ketegangan .
"tapi gays"belum selesai ayra bicara teman-teman nya sudah lari kecil keluar mengabai kan ayra yang berbicara .
__ADS_1
tinggal ayra dan Reza dirumah ,hening ,canggung itu lah yg terjadi diruangan itu .
setelah cukup lama diam Reza bangun dari duduk nya ,pindah kesamping ayra .
ayra masih diam ,bahkan melihat kearah reza pun dia enggan .
"ay maafin aku ya"reza memulai pembicaraan
"aku salah ,aku terlambat sadar kalo aku sayang sama kamu ay"sambung reza .
"aku udh maafin kak reza ,dan aku harap setelah ini kita gak pernah ketemu lagi"jawab ayra .
reza yang mendengar itu ,langsung repleks memeluk ayra erat.
ayra terkejut ,berusaha melepaskan pelukan Reza ,namun Reza malah mengerat kan pelukan nya
"biarin ay ,ako mohon sebentar aja ,sebelum aku bener-bener pergi"ucapan reza berhasil membuat ayra berhenti memberontak.
"aku akan pergi ay ,aku janji ,aku sadar kesalahan aku ,aku gak akan berharap lebih ,bisa seperti ini untuk yang terakhir aja ,aku udah bahagia"resa melanjutkan ucapan nya.
"aku akan keluar kota kalo perlu ,aku akan pergi sejauh-jauh nya "reza masih memeluk ayra .
ayra hanya diam ,seolah terhipnotis dengan kata-kata Reza.
cukup lama Reza memeluk ayra ,Reza melepaskan pelukan nya karna takut hilang kendali ,sebagai pria normal dia juga tidak bisa bohong ,setiap kali didekat ayra ,Reza merasakan hal ingin lebih ,rasa yang tidak ia rasakan saat dekat kepada gadis mana pun .
💕💕💕💕💕💕💕
nextt
__ADS_1