
ayra ketakutan memeluk kedua kaki nya ,bersandar didepan lemari ,menunduk kan wajah nya ,bayangan -bayangan massa lalu nya bermunculan .
keringat bercucuran diwajah ayra bahkan meski ruangan itu ber AC .
"jangan tinggal kan aku kak"ayra meracau .
tubuh ayra gemetar ,ayra menutup telinga nya ,air mata nya mengalir deras tiada henti nya .
diperjalanan kekantor ,gio perasaan nya tidak tenang ,pikiran nya tertuju kepada ayra .
disaat ia melihat kearah berkas yang ia siap kan tadi ,ternyata tertinggal dihotel .
"aghhhk ,sial "gio kesal dan memutar balik mobil nyaa .
"dimana dia"gio melihat kearah pintu kamar .
ketika ingin melangkah kearah pintu keluar sekilas ia mendengar ayra menyebut nama reza .
gio mengepal kan tangan nya ,berjalan kearah kamar ,gio teringat dengan apa yang diceritakan alona tentang ayra dan reza ,dengan mata yang memerah gio masuk kemar .
melihat ayra menunduk dan tubuh yang sedikit gemetar .
__ADS_1
"apa kau merindukan kekasih mu ,hah"teriak gio ,berjalan kearah ayra menatap bagai singa kelaparan .
"jangan,jangan,jangan"ayra menutup kedua telinga nya ketakutan .
"maaf kan aku ,maaf tidak bisa menjaga anak kita ,kembali kak ,jangan tinggal kan aku "ayra kembali mengingat kejadian 7 tahun yang lalu .
"Ayraaa"teriak gio ,mengepal kan kedua tangan nya .
"jangan kak ,jangan "ayra menutup yelinga nya .
gio mengira ayra dalam keadaan sadar ,dan sedang merindukan reza ,sisi baik gio benar-benar ditutupi rassa cemburu nyaa .
"kau berani menyebut nama nya didepan ku,hahh"gio mencengkaram wajah ayra ,mengakat pandangan ayra agar menatap nya .
"berani nya kau ayra ,kau memikir kan pria lain disaat bersama ku "gio menguat kan cengkraman nya .
air mata ayra mengalir deras bahkan ayra tidak merassa kan sakit sedikit pun walau gio mencengkram wajah nya dengan keras .
"jangan kak ,jangan tinggal kan aku ,maaf kan aku ,maaf aku gagal menjaga kandungan ku"ayra terus meracau .
"aghhhhrkkkk,apa segitu cinta nya kau dengan nya ayra "teriak gio prustasi ,menjatuh kan air mata ,dan melepas kan ayra .
__ADS_1
ayra terjatuh ,duduk dilantai ,menutup kedua telinga nya .
"kenapa ayra ,kenapaa "gio menabur kan segala yang ada dikamar itu ,tapi ayra hanya diam menutup telinga nya .
"baik lah ,akan aku buat kau merassa kan hancur seperti aku ,akan ku buat kau berpisah dari nya selama nya ,jangan kan menyentuh bahkan menatap mu pun dia tidak sudi "gio mendekat ke arah ayra .
menatap nya penuh kebencian ,mata nya merah ber api-api ,
mengangkat paksa tubuh ayra ,
"jangan ,jangan ,jangan "ayra masih menutup telinga nya ,meracau ketakutan tubuh nya gemetar keringat nya bercucuran ,dengan ayra yang seperti ini malah membuat gio semakin salah paham .
gio memaksa ayra berdiri ,jari gio menelusuri wajah ayra dari mata ,hidung ,pipi ,dan berhenti dibibir .
mengusap nya dengan lembut .
"kata kan ayra ,dimana dia menyentuh mu ,akan aku hapus jejak itu untuk selama nya"gio menatap ayra dengan jarak dekat sampai tidak ada jarak .
karna ayra hanya diam saja gio menyerang bagian sensitip ayra dengan kasar ,menarik paksa baju kimono yang mengahalangi jalan nya .
gio menatap ayra dari atas sampai bawah ,benar-benar terhipnotis dengan apa yang dia lihat ,sangat terpesona dengan keindahan yang ayra tutupi ,putih mulus tanpa cacat sedikit pun .
__ADS_1
memaksa ayra dengan kasar ,mengarungi nikmat nya surgawi yang ayra suguhkan ,gio terlalu terbawa dengan suasana yang membawa nya melayang terbang ,bahkan ayra berteriak kesakitan pun gio tidak peduli .
nexttt