
Melihat keluarganya hancur membuta Hati Abi sedih dan tak berdaya, air matanya selalu bercucuran saat mengingat semua itu.
“Kenapa harus Mamah yang membunuh Yasmin? Hidup Yasmin hancur di tangan Ibu kandungnya sendiri,” ucap Abi lalu menangis
Setelah itu Abi pergi ke sebuah tempat dimana tempat tersebut dia menghabiskan waktu bersama Yasmin. Hancur hati Abi mengingat semua kebersamaan itu.
“Yasmin, Maafkan aku seharusnya aku bisa menjaga kamu. hidup kamu hancur dan menderita di tangan Ibu kita sendiri,” ucap Abi lalu merasa sangat kehilangan Yasmin
Sementara itu kondisi Pak Azhar masih kritis, di dalam komanya Pak Azhar meneteskan air mata.
Malam pun telah tiba saatnya Abi pulang ke Rumah, sampai di Rumah, Abi melihat Nabila yang begitu sayang dengan Mentari.
“Selama ini aku sudah menyakiti Nabila seharusnya aku bisa membalas rasa cinta dia. Dia adalah wanita yang tulus, Apa ini saatnya aku mencintai Nabila?” ucap Abi di dalam hatinya lalu mendekati Nabila
“Nabila,” ucap Abi lalu menatap wajahnya
“Abi, kamu kenapa sedih?” Tanya Nabila
Abi segera memeluk Nabila dengan erat, selama ini Abi merasa bersalah tidak pernah mencintai Istrinya dengan tulus.
“Nabila, maafkan aku karena aku kamu terluka. Selama ini aku selalu bersikap kasar sama kamu tapi kamu begitu tulus mencintaiku,” ucap Abi lalu menangis di pelukan Nabila
Nabila pun melepaskan pelukan suaminya lalu memegang kedua tangan serta menatap wajahnya.
“Aku sudah memaafkan kamu, perlu kamu tahu Abi selama ini aku selalu menunggu kamu untuk mencintai aku. bahkan aku rela jika setiap hari harus menangis asal aku bisa bersamamu,” ucap Nabila lalu meneteskan air mata
“Mulai detik ini aku janji akan mencintai kamu dengan sepenuh hati, dan memperlakukan kamu selayaknya seorang istri. Aku mau kita buka lembaran baru bersama keluarga kecil kita,” jawab Abi lalu mencium tangan Nabila
Melihat sikap Abi membuat Nabila bahagia, akhirnya Abi mau mencintai dirinya.
“Aku akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan hati Abi, dan sekarang perjuangan aku untuk mendapatkan Abi telah berhasil.” Ucap Nabila di dalam hati lalu tersenyum
Melihat mereka berpelukan membuat Bi Mur merasa sedih dan takut dengan bersatunya mereka akan menghancurkan hidup Mentari.
“Ya Allah, semoga saja Bu Nabila bisa menyayangi Mba Mentari dengan tulus. Aku takut dengan bersatunya mereka akan menghancurkan Mentari, kasihan Bu Shinta dia harus di benci dan di penjara dengan kesalahan yang tidak pernah dia lakukan. Aku terpaksa harus menjadi saksi palsu karena jika tidak Mba Mentari yang akan di hancurkan,” ucap Bi Mur dalam hati lalu pergi
Suatu hari Abi datang ke Rumah sakit untuk melihat kondisi Ayahnya.
“Ayah, bangunlah Ayah. Abi disini sangat merindukan Ayah,” ucap Abi lalu berlinang air mata
Tiba tiba saja tangan pak Azhar bergerak lalu membuka matanya, namun pak Azhar tidak bisa bicara.
“Alhamdulilah Ayah sudah sadar, aku senang lihat Ayah sudah sadar,” ucap Abi lalu tersenyum
1 Minggu kemudian Pak Azhar di perbolehkan pulang oleh Dokter.
sekarang kondisi Pak Azhar tidak bisa berjalan.
setiap hari Pak Azhar harus menggunakan kursi roda.
Semenjak Pak Azhar pulang Ke Rumah, Abi menyuruh Bi Mur untuk merawat Ayahnya, sementara Nabila mengurus kedua putrinya.
“Baiklah Aku mau merawat Mentari karena bagaimanapun juga Mentari adalah anak kita,” ucap Nabila lalu tersenyum
“Terimakasih Nabila, kalau begitu aku berangkat kerja dulu jaga mereka baik-baik,” jawab Abi lalu berpamitan untuk pergi
Setelah Abi pergi Nabila menyerahkan Mentari kepada Bi Mur. Nabila menemui Bi Mur yang sedang ada di taman bersama Pak Azhar.
__ADS_1
“Bi Mur, sedang apa di sini?” Tanya Nabila sambil menggendong Mentari
“Iya Bu ada apa? saya sedang merawat Bapak Bu,” jawab Bi Mur lalu tersenyum
“Nih kamu jaga Mentari aku tidak mau menjaga dia,” ucap Nabila lalu menyerahkan Mentari kepada Bi Mur
“Tapi Bu saya harus merawat Bapak, bukannya Ibu yang harus menjaga dan merawat Mba Mentari,” jawab Bi Mur
“Kamu berani melawan saya? Sampai kapanpun saya tidak akan pernah merawat Mentari. Mentari itu bukan anak kandung saya dia itu adalah anak dari wanita yang sudah menghancurkan hidup saya, jadi sampai kapanpun saya tidak akan pernah menyayngi dia,” ucap Nabila dengan kasar
“Tapi Bu kasihan Mba Mentari kedua orang tuanya sudah meninggal dunia hanya kita dia yang punya Bu. Saya mohon jangan benci Mba Mentari, sayangi dia seperti Bu Nabila menyayangi Mba Bintang,” jawab Bi Mur lalu sedih
“Tidak Bi! Bagi saya dia adalah anak dari wanita yang saya benci. Dan ingat jangan pernah kamu mengadu kepada pak Abi tentang semua ini, saya akan menyayangi dia di depan tapi saya akan bersikap kejam di belakang Abi.”
“Lebih baik Bi Mur diam jika mau melihat Mentari tetap ada disini,” ucap Nabila lalu pergi
Pak Azhar yang medengar itu begitu sedih, ternyata selama ini Nabila tidak pernah menyayangi Mentari. Air mata Pak Azhar bercucuran di wajahnya.
“Seandainya aku bisa bicara aku pasti akan mengatakan semuanya kepada Abi, bahwa selama ini cinta dan kasih sayang kamu tidak pernah tulus untuk Mentari,” ucap Pak Azhar dalam hati lalu sedih
Begitu juga dengan Bi Mur yang merasa sedih dan hancur melihat sikap Nabila yang begitu kejam.
“Kasihan Mba Mentari harus hidup dengan Ibu tiri yang begitu kejam dan bermuka dua seperti Bu nabila,” ucap Bi Mur lalu berlinang air mata
Sebelum berangkat ke kantor Abi pergi ke kantor polisi untuk menemui Ibunya. Bu Shinta mersa senang akhirnya Abi datang dan mau menemui dirinya.
“Abi, Mamah senang akhirnya kamu mau datang menemui Mamah,” ucap Bu Shinta lalu tersenyum
“Maaf Mah, aku kesini bukan untuk Mamah. Aku kesini hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa membela Mamah. Dan satu lagi jangan pernah Mamah menganggap aku sebagai anak Mamah, karena mulai detik ini dan selamanya kamu bukanlah Ibu kandung saya,” ucap Abi lalu pergi
Bu Shinta merasa sangat sedih mendengar ucaan Abi yang begitu menyakitkan.
Rasa bersalah selalu ada di hati Bi Mur karena kesaksian palsunya Bu Shinta harus di penjara, sebagai permintaan Maaf Bi Mur membawa Mentari ke kantor polisi untuk menemui Bu Shinta.
Melihat Bi Mur membuat Bu Shinta kecewa dengan sikap Bi Mur.
“Bi Mur saya mohon bebaskan saya dari sini, saya tidak bersalah Bi,”ucap Bu Shinta
“Saya minta maaf Bu atas semua sikap saya, selama ini saya di paksa untuk menjadi saksi palsu agar Bu Shinta di penjara semua ini adalah rencana Bu Nabila,”
“Saya terpaksa Bu melakukan ini karena kalau tidak Bu Nabila akan menitipkan Mentari ke panti asuhan, saya tidak mau Bu jika Mba Mentari harus di titipkan di panti asuhan. Sekarang kondisi pak Azhar juga sakit Bu, Bu Nabila hanya bersikap baik di depan pak Abi tapi di belakang pak Abi, Bu Nabila kejam dan tidak menyayangi Mba Mentari,” ucap Bi lalu menceritakan semuanya kepada Bu Shinta
“Saya kecewa sama Nabila, Bi Mur saya mohon jaga suami dan cucu saya selama saya di penjara. Saya tidak mau mereka terluka dan menyayakiti pak Azhar dn Mentari,” ucap Bu Shinta lalu meeteskan air mata
“Baik Bu Saya akan menjaga mereka berdua,” jawab Bi Mur lalu tersenyum
1 Bulan kemudian
Hari ini adalah hari persidangan Bu Shinta, hakim memutuskan Bu Shinta di hukum seumur hidup dengan kasus pembunuhan berencana kepada Damar dan Yasmin.
Mendengar keputusan Hakim Nabila merasa tenang.
“Akhirnya`sekarang aku sudah berhasil menyingkirkan orang-orang yang Abi sayangi, mulai detik ini aku akan membuat hidup Mentari menderita seperti Ibunya yang mati ditanganku,” ucap Nabila di dalam hati
Bu Shinta merasa sedih dengan keputusan hakim, tapi Bu Shinta berusaha untuk ikhlas.
“Aku ikhlas jika harus menjalani ini semua dan aku berharap kelak nanti Mentari akan tumbuh menjadi seorang wanita yang mampu membela kebenaran,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu meneteskan air mata
__ADS_1
“Abi, Mamah harap kamu bisa menjaga Mentari dengan baik dari kejahatan. Mamah ikhlas jika harus di hukum seperti ini meski semua ini bukan kesalahan Mamah, tapi jika ini yang membuat kamu puas Mamah akan terima semua ini. Semoga kelak nanti kebenaran akan terungkap,” ucap Bu Shinta lalu menatap Nabila yang ada disamping Abi.
Bu Shinta pun dibawa pergi oleh dua petugas untuk di amankan.
“Sudahlah Abi, mungkin ini yang terbaik untuk Ibu kamu. kamu tidak perlu sedih masih ada aku dan Anak anak yang selalu bersamamu,” ucap Nabila lalu memeluknya
Dan mulai sejak itu Bintang dan Mentari hidup bersama, namun kasih sayang Nabila selalu untuk Bintang bukan Mentari.
Bahkan Nabila hanya bersikap manis didepan Abi tapi kejam Dibelakang Abi. Bi Mur selalu menjaga Mentari dengan baik hingga dia tumbuh menjadi wanita yang baik dan pemberani.
Kira kira bagaimana kisah selanjutnya?
Semua kisah Bintang dan Mentari akan tersaji di novel terbaru saya.
Penasaran dengan judul baru Novel saya?
Jangan lupa tunggu ya kelanjutanya!
Terimakasih kakak sudah membaca Novelku sampai selesai semoga Novel yang saya buat bisa menginspirasi semua orang termasuk untuk kaum pria, tak salah jika kita mencintai seorang wanita dengan harapan yang begitu besar.
Jangan pernah sakiti sebuah hati dan rasa karena sesungguh nya cinta itu indah sangat indah.
Belajarlah untuk berdamai dengan cinta jika kita tahu bahwa cinta dia tak sejalan dengan kita.
Jangan pernah jadikan cinta itu musuh dalam hidup kita.
Jika melepaskan akan membuat nya bahagia maka lepaskan lah cinta untuk bahagia.
Namun ketika cinta itu sudah kau lepas dan kau ingin kembali jangan harap untuk kembali.
Cinta yang sudah kau buang tak mungkin untuk kembali.
Begitu juga dengan cinta yang telah pergi saat semua nya telah kau sesali cinta itu sudah pergi dan tak akan pernah kembali.
Terkadang cinta itu akan berarti ketika cinta itu sudah pergi mungkin hanya penyesalan yang selalu ada di dalam hati kita.
Hargailah sebuah rasa yang hadir jika kamu ingin hidup bahagia.
Yang buruk untuk kamu belum tentu buruk untuk hidup kamu.
Yuk komen apa aja yang kalian ambil setelah membaca novel
“Menunggumu di jalan takdir”?
Saya juga mau minta maaf jika selama ini novel yang saya buat belum sempurna seperti novel novel di luar sana.
Maklum saya baru belajar menjadi seorang penulis, awalnya ini hanya iseng tapi entah kenapa bisa jadi novel.
Cahaya juga mau isitirahat sejenak sambil membuat novel terbaru , dan insyaAllah novel terbaru ini akan cahaya up di platfrom lain ya. yaitu K*M.
kalau tidak kalian bisa ikut gabung di grub Cahaya Bahari Stories di facebook. sebelum masuk ke grub patuhi dulu ya peraturan dari admin ya.
Terimaksih untuk pembaca setiaku semoga kita selalu bahagia.
SEKIAN
__ADS_1