MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Penyesalan Shinta


__ADS_3

Semenjak Azhar dan Abi pergi dari Indonesia itu semua membuat Shinta sedih dan menyesali semua keputusannya.


Hanya foto Abi dan Azhar yang mampu ia peluk


“Azhar Maafkan aku, “ ucap Shinta dalam hati lalu memeluk foto Azhar bersama Abi.


Setiap hari Evan selalu bersikap kasar dengan Shinta, sikap nya yang dulu tidak pernah berubah.


“Shinta,” teriak Evan masuk ke dalam Rumah


Shinta segera menemui suami nya didepan


“Ada Apa Evan ?” Tanya Shinta menahan rasa sakit diperutnya.


“Aku minta uang hari ini aku kalah Judi, “ jawab Evan lalu memaksa.


“Tidak Evan, aku tidak ada uang selama ini kamu tidak pernah menafkahi aku,” ucap Shinta dengan marah


“Berani kamu melawan saya, saya Butuh uang sekarang juga, “ jawab Evan lalu


masuk kekamar Shinta dan mengambil kotak perhiasan Shinta.


"Jangan Evan itu milikku hanya itu tabungan yang aku punya,” ucap Shinta lalu berusaha merebut nya kembali.


Evan langsung mendorong Shinta hingga jatuh diatas kasur, begitu sedihnya kehidupan Shinta bersama Evan.


Hanya air mata dan luka yang selalu menjadi hiasan dalam Rumah tangganya.


“Apa salahku ? mengapa suami yang sangat aku cintai begitu tega menyakiti aku ?” ucap Shinta dalam hatinya lalu menangis kesedihan.


Semenjak itu Shinta mulai menyadari semua kesalahannya.


Sikap Evan sangatlah kasar berbeda dengan Azhar yang lembut dan penuh kasih sayang.


Di Malam yang dingin Shinta melihat foto pernikahannya bersama Azhar yang masih ia simpan.


Air mata bercucuran membasahi pipi Shinta mengingat kebersamaannya bersama Azhar.

__ADS_1


“Aku wanita yang sangat bodoh meninggalkan seorang pria yang begitu tulus mencintai aku, hanya karena cinta pertama mataku tertutup. “ Ucap Shinta dalam hati lalu membuka sebuah kotak yang berisi cincin emas.


“Azhar Dulu kamu memberikan cincin ini kepadaku dan sekarang cincin ini sudah terlepas karena pengkhianatan yang pernah aku perbuat,“ ucap Shinta lalu menangis menyesali semunya yang telah terjadi.


Setelah itu Shinta berusaha untuk melupakan Azhar selama nya dan menatap hidup nya yang bersama calon anak nya nanti bersama Evan.


1 Bulan Kemudian Shinta melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik.


Shinta melahirkan tanpa di damping oleh Evan, semua itu membuat Shinta sedih.


“Disaat aku sedang berjuang suamiku tidak pernah ada disampingku.” Ucap Shinta lalu meneteskan air mata.


Seorang Dokter menemui Shinta diruangan nya


“Dokter bagaimana kondisi bayi saya ?” Tanya Shinta penasaran


“Maaf Bu Bayi Bu Shinta mengalami kelainan pada kaki nya, kaki sebelah kanan anak Bu Shinta pincang,“ ucap Dokter lalu sedih.


Sebagai seorang Ibu Shinta begitu sedih mendengar nya.


“Tidak mungkin Dok ! anak saya tidak mungkin cacat,” Jawab Shinta lalu menangis sangat histeris dan pingsan.


“ Ini putri ibu,” Ucap Suster lalu menyerahkan nya.


Shinta merasa malu memiliki putri yang cacat pada kaki nya.


“Aku malu punya anak cacat seperti ini. “ ucap Shinta dalam hati.


1 Minggu kemudian Shinta pulang dari Rumah sakit.


sampai Dirumah Shinta melihat Evan bersama wanita lain sedang bermesraan.


“ Evan!” Ucap Shinta emosi.


“ Shinta,” jawab Evan terkejut.


“Aku Dirumah sakit berjuang dan melahirkan anak kamu, sementara kamu menduakan aku bersama wanita lain,” ucap Shinta lalu menangis.

__ADS_1


“Ini salah kamu karena kamu tidak pernah bisa kasih aku uang,” jawab Evan denga rasa tak bersalah.


"Kamu keterlaluan Evan! aku istri kamu bukan mesin ATM kamu, Aku menyesal menikah sama kamu,“ ucap Shinta dengan penuh amarah lalu pergi ke kamar nya.


Didalam kamar Shinta menangis merenungi semua sikap Evan yang begitu tega mengkhianati dirinya.


“Ya Allah aku menyesal sudah kembali dipelukan nya dan aku juga menyesal punya anak cacat,“ ucap Shinta lalu menangis.


Mendengar anak nya cacat membuat Evan merasa malu dengan tetangga dan semua orang.


Evan memutuskan menceraikanShinta dan meninggalkan nya.


“Evan aku mohon jangan tinggalkan aku, aku butuh kamu Evan,“ ucap Shinta lalu memohon didepan kaki Evan.


“Tidak Shinta, aku malu punya anak cacat seperti Yasminaku mau kita pisah dan aku tidak akan pernah kembali dengan kamu apalagi mengakui bayi itu,“ jawab Evan lalu pergi membawa semua barang meninggalkan Shinta bersama anak nya.


Shinta menangis kesedihan dan rasa penyesalanya semakin bertambah karena kehadiran Yasmin putri kecil nya yang cacat.


Semenjak itu Shinta tidak mau merawat Yasmin dan tidak mau menyusui nya.


Sikap nya selalu kasar dan ketus dengan Yasmin.


Shinta selalu dihantui oleh rasa penyesalan yang begitu mendalam .


Bagi nya hanya Abi anak kandungnya yang telah dibawa pergi oleh Azhar.


Dia tidak pernah menganggap Yasmin sebagai anaknya.


Kehidupan Yasmin begitu sangat menyedihkan karena kondisi nya yang cacat seringkali yasmin di hina oleh semua orang.


Semua itu membuat Shinta malu memiliki putri seperti Yasmin.


Suatu hari Shinta mendapat kabar bahwa Evan meninggal dunia karena kecelakaan.


Meski Evan sudah meninggal tapi rasa benci dan kecewanya akan selalu ada di hatinya.


Setiap melihat wajah Yasmin, Shinta seperti melihat wajah Evan yang hidup kembali. semua itu membuat Shinta marah dan bersikap kasar dengan Yasmin.

__ADS_1


Bagaimanakah dengan nasib Yasmin yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang Ibu ?


Ikuti terus cerita nya…


__ADS_2