
Setelah itu Bu Shinta pergi dari kantor Abi, membawa hati yang hancur dengan sikap Abi yang tidak mengakui dirinya sebagai Ibu kandungnya.
“Aku benar-benar hancur dan menyesal, dulu Azhar mengemis cinta padaku tapi semua itu tidak pernah aku hiraukan, sekarang Aku mengemis untuk diakui oleh anakku sendiri,”
“Ini sungguh sangat menyakitkan, sebagai seorang Ibu aku ingin memeluk anakku yang sudah lama terpisah, karena cinta hidup aku hancur, “ ucap Bu Shinta dalam hati lalu menangis mengingat sikap Abi yang sangat kasar padanya.
Hanya foto keluarga dulu yang bisa Bu Shinta lihat, foto itu adalah foto kenangan dulu saat berumah tangga dengan pak Azhar.
“Hanya foto ini yang bisa mengobati rasa rinduku, Abi Mamah sayang sama kamu, Mamah ingin memelukmu,” ucap Bu Shinta lalu memeluk foto keluarganya dengan penuh kerinduan.
Saat dia sedih Yasmin datang dan melihatnya, sebagai seorang anak Yasmin tidak mau melihat Ibunya sedih.
“Ibu, kenapa sedih? Ibu sedang apa ada disini?” Tanya Yasmin
“Yasmin, untuk apa kamu ada disini? Ibu sudah pernah bilang jangan pernah temui Ibu lagi,” ucap Bu Shinta ketus
“Tapi Bu, Yasmin adalah anak ibu sudah kewajiban Yasmin menyayangi Ibu dan merawat Ibu, Yasmin tidak mau Ibu sedih dan menderita seorang diri,” jawab Yasmin lalu tersenyum
“Tidak perlu, karena kamu hidup saya jadi hancur seandainya saya tidak menikah dan memiilih Ayah kamu, mungkin sekarang saya hidup bahagia dengan keluarga saya,” ucap Bu Shinta lalu meneteskan air mata
Yasmin sangat sedih mendengar ucapan dari ibunya, air matanya bercucuran.
“Maafkan Yasmin Bu, karena Yasmin hidup Ibu jadi menderita, tapi perlu Ibu tahu Yasmin sangat sayang sama Ibu, “ jawab Yasmin lalu memeluk Bu Shinta
Bu Shinta segera melepaskan pelukan dari Yasmin,
“Jangan pernah kamu peluk saya, karena sampai kapanpun saya tidak akan pernah sudi jika kamu menyentuh saya, bagi saya kamu anak cacat pembawa sial, “ ucap Bu Shinta lalu pergi
Hati Shinta sangat hancur melihat sikap Ibunya yang begitu membencinya.
“Ibu, meski dirimu membenci aku tapi kasih sayang aku akan selalu ada untuk Ibu, “ ucap Yasmin dalam hati lalu pergi
Sementara Abi hati dia sangat hancur untuk bisa menerima semua kenyataan ini,
“Apa aku bisa mengakui dia sebagai Ibu kandungku sendiri? wanita yang sudah menyakiti hati Ayah dan meninggalkan aku saat aku kecil, “ ucap Abi dalam hati lalu berlinang air mata
__ADS_1
Saat Abi, Nabila datang dan membawakan secangkir kopi untuk Abi.
“Abi, aku bawakan kamu secangkir kopi semoga setelah minum kopi ini hati dan fikiran kamu bisa tenang,” ucap Nabila lalu tersenyum
Abi segera meminumnya lalu teringat kopi yang setiap pagi dibuatkan oleh Yasmin.
“Setelah minum kopi ini aku jadi teringat dengan Yasmin, dulu setiap pagi dia membuatkan aku secangkir kopi, tapi sekarang semua itu hanya kenangan,” ucap Abi dalam hati lalu berlinang air mata
“Abi, kamu kenapa? Kopinya kurang enak?” Tanya Nabila penasaran
“Tidak Nabila! Aku teringat dengan Yasmin, dulu saat dia jadi Cleaning service setiap pagi dia selalu membawakan secangkir kopi hangat untukku,” ucap Abi lalu sedih
Nabila tersenyum lalu memegang tangan Abi,
“Abi, Aku tahu ini berat untuk kamu tapi ini semua adalah kenyataan, kamu harus belajar menerima semua ini, “
“Aku juga berharap kamu tidak membenci Yasmin, dia tidak pernah salah bahkan dia juga korban sama seperti kamu, bagaimanapun juga Yasmin adalah adik tiri kamu,” jawab Nabila dengan lembut
“Kenapa semua ini harus terjadi sama aku? saat aku mencintai wanita ternyata wanita yang aku cintai adalah satu Ibu denganku, “ ucap Abi lalu berlinang air mata
“Abi, tidak semuanya cinta itu akan bersatu terkadang manusia ditakdirkan untuk bersatu meski awalnya tanpa cinta, tapi seiring berjalannya waktu cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya, jadi tidak semua cinta itu bisa bersatu,” jawab Nabila lalu tersenyum
Disepanjang jalan Yasmin memikirkan kisah cintanya bersama Abi,
“Bagaimana aku menyikapi semua ini? Disatu sisi aku sangat mencintai Abi tapi disisi lain aku dan Abi satu Ibu, kita tidak akan pernah bersatu, haruskah aku melupakan rasa ini?” Tanya Yasmin dalam hati lalu berlinang air mata
Saat dia berjalan pak Yuda lewat dan menawarkan tumpangan untuknya, Yasmin pun diantar pulang oleh Yuda.
“Ini Rumah Bu Yasmin?” Tanya pak Yuda
“Bukan pak, Ini Rumah teman saya sekarang saya tinggal di rumah teman saya,” jawab Yasmin lalu tersenyum
tidak lama kemudian Nayla keluar dari Rumahnya dan melihat Yasmin bersama seorang pria.
“Kak Yasmin sudah pulang? Ini siapa kak?” Tanya Nayla lalu melihat Yuda yang ada disampingnya
__ADS_1
“Perkenalkan Nayla ini pak Yuda teman aku dia juga seorang guru, Pak Yuda perkenalkan dia Nayla teman aku,” jawab Yasmin lalu memperkenalkan mereka
“Perkenalkan saya Yuda senang berkenalan dengan Anda,” ucap Yuda lalu memperkenalkan dirinya
“Saya Nayla temannya kak Yasmin, “ jawab Nayla lalu tersipu malu
Tidak lama kemudian Yuda pamit untuk pulang, setelah Yuda pergi Hati Nayla merasa bahagia.
“Kak Yasmin pak Yuda itu sudah Nikah? Atau sudah punya pacar?” Tanya Nayla lalu tersenyum
“Sepertinya dia masih sendiri, kenapa kamu suka sama dia?” jawab Yasmin meledeknya
Nayla hanya tersenyum lalu pergi tersipu malu.
Saat Malam tiba Yasmin memikirkan Ibunya yang dirumah seorang diri.
“Sedang apa Ibu Dirumah? Aku rindu sekali sama Ibu,” ucap Yasmin dalam hati lalu terdiam
Saat Yasmin melamun, Damar melihat lalu segera menghampirinya.
“Yasmin, kamu kenapa?” Tanya Damar
“Saya rindu dengan Ibu Mas, tapi Ibu sudah mengusir aku dari rumah, apa aku salah Mas jika aku rindu dengan Ibu kandungku sendiri?” jawab Yasmin lalu berlinang air mata
“Tidak Yasmin saya tahu kamu sangat menyayangi Ibu kamu, tadi pagi Ibu kamu datang ke kantor untuk menemui Abi, tapi Abi tetap tidak mau mengakui Bu Shinta sebagai Ibu kandungnya, “
“Masa lalu itu sudah membuat hati Abi hancur dan tertutup, Aku tahu ini semua memang tidak mudah tapi bagaimanapun juga Bu Shinta adalah Ibu kandungnya,” ucap Damar lalu sedih
“Jadi Abi sangat membenci Ibu? Kasihan Ibu bertahun-tahun dia merindukan putranya, disaat dia bertemu, Putranya tidak mau mengakui dirinya,” jawab Yasmin lalu sedih
“Aku yakin suatu saat nanti Abi pasti akan memaafkan semua kesalahan Bu Shinta, dibalik sifat Abi yang keras hati dia sebenarnya rapuh sangat rapuh dengan keadaan ini, bertahun-tahun Abi merindukan sosok seorang Ibu tapi semua itu tidak pernah ia dapatkan,” ucap Damar
Kesalahan masa lalu membuat Abi membenci Ibunya, Air mata Ibu selalu Shinta tumpahkan karena putranya.
Apakah Abi akan memafkan kesalahan Ibunya yang dulu pernah mengkhianati Ayahnya, dan menodai pernikahanya?
__ADS_1
Yuk Ikuti terus ceritanya…..
Yang makin seru, jangan lupa like ya