
Di Malam yang dingin Yasmin memikirkan ucapan Damar yang ingin dicintai, setelah berfikir Yasmin berniat untuk pergi dari Rumah Damar. Yasmin membawa kopernya lalu berpamitan kepada`Damar dan Nayla.
Melihat Yasmin membawa kopernya membuat Nayla penasaran bahkan terkejut.
“Kak Yasmin mau kemana?” Tanya Nayla lalu memegang tangan Yasmin
“Yasmin, kenapa kamu bawa koper kamu? ada apa ini Yasmin?” Tanya Damar terkejut
“Aku harus pergi dari sini Mas aku rasa sudah cukup kalian berdua membantu aku, ini saatnya aku pergi dari Rumah ini,” jawab Yasmin lalu tersenyum
“Tapi kak Yasmin mau pergi kemana?” ucap Nayla dengan khawatir
“Aku akan cari kontrakan Nay terimakasih kalian sudah mau membantu aku,” jawab Yasmin lalu bercucuran air mata
Setelah berpamitan Yasmin pergi sambil membawa kopernya, Damar begitu sedih melihat Yasmin harus pergi. saat Yasmin melangkah keluarga tangannya di pegang oleh Damar.
“Apa ini semua karena Aku kamu pergi? Aku minta maaf jika ucapanku tadi membuat kamu tidak nyaman, tapi tolong kamu jangan pergi tetaplah disini,” ucap Damar lalu meneteskan air mata
“Aku pergi bukan karena itu Mas tapi aku pergi karena aku merasa tak pantas untuk tinggal disini, sudah cukup Mas Damar dan Nayla membantu aku, sekarang aku mau pergi dan biarkan aku membawa luka yang sulit untuk aku obati,” jawab Yasmin lalu tersenyum dan melepaskan tangannya dari Damar.
“Terimakasih untuk semuanya Mas,” ucap Yasmin lalu pergi sambil membawa kopernya
Damar begitu sedih melihat Yasmin yang memilih pergi,
“Aku akan tetap menunggumu Yasmin sampai jalan takdir mempertemukan kita,” ucap Damar lalu meratapi kepergian Yasmin.
Melihat kakanya sedih membuat Nayla sedih begitu besar cinta Damar untuk Yasmin, sampai dia rela menunggu Yasmin sampai Yasmin mau mencintainya.
Yasmin memutuskan pergi dari rumah Damar, langkah demi langkah air mata Yasmin bercucuran.
“Aku tak tahu sampai kapan aku seperti ini? Menyakiti dua hati demi satu cinta, sekarang aku merasa benar-benar sendiri tanpa cinta dan kasih sayang seorang Ibu,” ucap Yasmin dalam hati lalu sedih
Saat dijalan Yasmin bertemu dengan Pak Yuda, terkejut pak Yuda melihat Yasmin mebawa koper sambil menangis.
“Bu Yasmin kenapa?” Tanya pak Yuda lalu segera turun dari motornya.
“Pak Yuda,” jawab Yasmin lalu segra mengsuap air matanya
“Bu Yasmin kenapa ada disini? ini sudah malam Bu lebih baik Bu Yasmin pulang,” ucap pak Yuda dengan perhatian
“Saya tidak mau pulang pak saya mau cari kontrakan,” jawab Yasmin lalu tersipu malu
__ADS_1
“Ya sudah Bu biar saya bantu Bu Yasmin untuk cari kontrakan, tidak baik seorang perempuan malam malam pergi sendirian,” ucap pak Yuda lalu membantu Yasmin
Setelah itu pak Yuda membantu Yasmin untuk mencari kontrakan, pak Yuda mendapatkan lokasi kontrakan yang dekat dengan sekolah.
“Ini kontrakannya Bu semoga Bu Yasmin bisa betah tinggal disini, lokasinya juga dekat dengan sekolah jadi Bu Yasmin tidak perlu jauh jauh jika ingin pergi mengajar, “ ucap Pak Yuda lalu tersenyum
“Terimaksih banyak pak yuda sudah mau membantu saya, maafkan saya pak yang tidak bisa membalas perasaan pak Yuda, “jawab Yasmin lalu tersipu malu
“Bu Yasmin tidak perlu minta maaf saya sudah memaafkannya, saya sadar Bu kalau cinta itu tidak bisa di paksakan saya hanya ingin melihat Bu Yasmin bahagia dengan cinta yang lain,”
“Lagi pula meski kita tak disatukan karena cinta kita masih bisa jadi sahabat, dan itu jauh lebih indah, jika Bu Yasmin perlu sesuatu saya siap membantunya,” jawab Pak Yuda lalu tersenyum
“Terimakasih pak Yuda atas pengertiannya,” ucap Yasmin lalu tersenyum
Setelah pak Yuda pergi Yasmin merapikan semuanya bajunya yang ada didalam koper terlintas dipikiran Yasmin tetang Damar pria yang begitu tulus mencintainya.
“Aku teringat dengan mas Damar cinta dia begitu tulus untuk aku, saat aku bersama Abi Mas Damar lebih memlih untuk diam dengan rasanya tapi saat semua takdir tidak berpihak kepadaku dia ungkapkan rasa itu,”
“Tapi aku belum bisa mencintainya seperti aku mencintai Abi, aku tidak mau hidupku hancur karena cinta, Mas Damar layak untuk dicintai bukan disakiti,” ucap Yasmin lalu meneteskan air mata
Keesokan harinya Yasmin sudah siap untuk mengajar didepan gerbang sekolah Damar sudah menunggu dari tadi.
“Mas Damar kok ada disini?” jawab Yasmin terkejut
“Aku sengaja datang kesini karena aku ingin melihat kamu, aku tidak bisa tenang jika belum melihat kamu,” ucap Damar lalu mendekat semakin dekat menatap wajah Yasmin
“Mas Damar tidak perlu seperti ini aku disini baik baik saja,” jawab Yasmin dengan cangguh
“Yasmin aku akan selalu ada untuk kamu sampai hati kamu terbuka untuk mencintai aku, karena aku yakin kamu lah cinta sejatiku,” ucap Damar dengan pelan dan romantis
Setelah itu Damar pergi untuk berangkat ke kantor, mendengar kata-kata Damar membuat Yasmin semakin merasa bersalah.
Saat dikantor Yasmin memikirkan ucapan Damar, terusik dibenak Yasmin tentang Damar.
“Apa ini jalan terbaik untuk aku? lebih baik aku lupakan Abi dan belajar untuk mencintai Mas Damar,” ucap Yasmin dalam hatinya dengan rasa bimbang
Setelah pulang dari mengajar Damar sudah menunggunya didepan gerbang sekolah, kali ini Damar membawa sepeeda motornya untuk menjemput Yasmin.
“Mas Damar ngapain ada disni?” Tanya Yasmin penasaran
“Aku ingin menjemput jodohku digerbang sekolah ini, aku mau kamu pulang bersamaku,” jawab Damar lalu menatapnya sambil tersenyum
__ADS_1
Yasmin hanya tersenyum mendengarnya dan akhirnya dia mau pulang bersama Damar.
Sebelum pulang Damar mengajak Yasmin ke sebuah stasiun kereta, melihat Damar membawanya ke stasiun membuat Yasmin penasaran.
“Kenapa kita kesini mas? Inikan stasiun kereta,” jawab Yasmin
Damar memegang kedua tangan Yasmin lalu menatapnya dengan penuh cinta.
“Yasmin di stasiun ini kita dipertemukan dan di stasiun ini saat pertama kali aku melihat senyummu dengan indah, di stasiun ini pertama kali juga aku mengobati luka yang ada di kakimu, dan aku ingin mengobati luka dihatimu karena cinta,”
“Semenjak pertemuan itu aku merasakan hal yang berbeda, rasa yang indah dan tak bisa aku tuliskan dengan kata kata, Aku jatuh cinta sama kamu dan aku mencintai kelebihan bahkan kekurangan kamu, Yasmin hanya kamu satu satunya wanita yang sangat aku cintai didunia ini. Meski aku bukan cinta pertama di hati kamu izinkan aku untuk menjadi cinta kedua kamu sekaligus cinta terakhir untuk kamu,” ucap Damar lalu berjongkok didepan Yasmin dengan penuh ketulusan
“Aku mencintai kamu Yasmin jadilah cinta pertama untuk aku, kita buka lembaran baru menuju masa depan, mau kah kamu menjadi istriku? Membangun cinta dalam ikatan pernikahan,” ucap Damar lalu memberikan sebuah cincin emas yang sangat cantik untuk Yasmin
Yasmin pun tersenyum dan akhirnya Yasmin memutuskan untuk menerima Damar menjadi calon suaminya.
“Aku bersedia Mas menjadi calon istri kamu, aku akan belajar mencintai kamu sampai takdir menyatukan cinta kita dijalan takdir, aku ingin kamu mengajarkan aku apa arti sebuah rasa dalam cinta,” ucap Yasmin lalu tersenyum
Dan akhirnya Yasmin menerima lamaran Damar begitu bahagianya hati Damar mendengar jawaban Yasmin yang menerima lamarannya.
Damar segera memakaikann cincin itu di jari manis Yasmin.
“Terimakasih Yasmin aku janji akan selalu mencintai kamu,” ucap Damar lalu segera memeluk Yasmin
Pertunangan mereka di saksikan oleh semua penumpang kereta, mereka bertepuk tangan melihat Damar dan Yasmin yang sedang berpelukan.
Dari jarak jauh Pak Yuda melihatnya ternyata pak Pak Yuda mengikuti Yasmin pergi bersama Damar.
“Semoga kamu bahagia Bu Yasmin aku akan selalu mendoakan kamu, Semoga Damar bisa menjadi obat luka dihatimu karena cinta,” ucap pak Yuda lalu pergi sambil tersenyum melihat kebahagiaan mereka
Dipelukan Damar Yasmin merasa sangat bahagia, dia memutuskan membuka hati untuk Damar.
“Aku janji Mas akan belajar mencintaimu, meski kamu bukan cinta pertamaku tapi aku mau dicinta kedua ini kamu bisa menjadi terakhir untuk aku,” ucap Yasmin dalam hati sambil tersenyum dipelukan Damar.
Dan akhirnya Yasmin menerima Damar untuk menjadi cinta keduanya setelah Abi,
Yasmin percaya setelah ada cinta yang pergi pasti akan ada cinta yang datang dan semua itu ia temukan lewat Damar. Sosok pria yang begitu tulus mencintainya…
Lalu bagaimana dengan pak Yuda? Apakah dia juga akan mencari cinta yang lain?
Yuk ikuti terus cintanya…
__ADS_1