MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Aku Dan Masa lalu


__ADS_3

Setelah mendapat gelar seorang sarjana Yasmin pulang kerumah lalu menunjukkan nilai terbaiknya kepada Ibunya.


“Ibu sekarang Yasmin sudah menjadi seorang sarjana, akhirnya Yasmin bisa mencapai mimpi Yasmin menjadi seorang guru,” ucap Yasmin lalu segera memeluk Ibunya


“Jangan pernah peluk Aku, Aku tidak pernah peduli dengan impian kamu, mau kamu jadi sarjana atau tidak dimata Ibu kamu tetap gadis pincang yang selalu merepotkan,” ucap Bu Shinta dengan menyakitkan


“Tapi Bu, aku sayang sama Ibu,” jawab Yasmin lalu memegang tangan Ibunya


“Saya tidak pernah sayang sama kamu, bagi saya kamu hanya gadis pincang yang sangat memalukan.” Ucap Bu Shinta tegas lalu pergi


“Sampai kapan Ibu selalu membenci aku? aku hanya Ingin Ibu menghargai aku,” ucap Yasmin dalam hatinya lalu berlinang air mata


Keesokan harinya Yasmin sudah siap untuk mengajar, hari ini adalah hari pertama Yasmin menjadi seorang guru di salah SD.


“Aku harus semangat demi mimpiku,” ucap Yasmin lalu pergi untuk mengajar


Dengan tongkat Yasmin melangkahkan kakinya untuk berbagi ilmu dengan anak-anak bangsa.


Sampai di sekolah tak sengaja ada seseorang yang menabrak Yasmin, dan akhirnya Yasmin terjatuh.


“Maaf Mba saya tidak sengaja,” ucap pria itu lalu membantu Yasmin untuk berdiri


“Iya Pak lain kali hati-hati ya?” jawab Yasmin lalu tersenyum


Pria itu begitu takjub dengan kecantikan Yasmin, apalagi dengan senyum manisnya.


“Perkenalkan Mba saya Yuda, guru Baru di SD ini,” ucap Pria itu memperkanalkan diri


“Saya Yasmin Pak, senang bisa berkenalan dengan anda,” jawab Yasmin lalu tersenyum


“Kamu juga guru baru di SD ini?” Tanya Yuda dengan penasara


“Iya Pak Yuda saya guru Matematika baru di SD ini,” jawab Yasmin


Yuda begitu terpukau dengan kecantikan Yasmin, saat jam istirahat Yuda mengajak Yasmin makan di kantin.


Sambil menikmati semangkuk mie Pak Yuda mengajukan pertanyaan kepada Yasmin.


“oh ya Yasmin, apa motivasi kamu menjadi seorang guru?” Tanya Yuda penasaran


“Motivasi saya ingin mencerdaskan anak-anak bangsa, bagi saya mereka pantas untuk mendapatkan ilmu sebagai bekal untuk masa depan, karena anak-anak adalah asset negara yang harus kita jaga dan kita didik dengan benar,” jawab Yasmin dengan pendapatnya


“Hebat kamu, semoga kamu bisa menjadi guru yang baik untuk mereka,” ucap Yuda lalu tersenyum

__ADS_1


Saat itu Yuda merasa nyaman dengan Yasmin, wanita yang bagitu baik dan sopan dimatanya.


Sementara Bu Shinta dia tidak pernah menyerah untuk mencari putranya yang sudah lama pergi bersama Azhar.


Saat dijalan Shinta bertemu dengan Azhar yang sedang ada dicafe, selesai meeting Shinta menghampiri Azhar .


“Azhar,” ucap Shinta lalu memegang tangannya


“Shinta, ada apa disini?” jawab Azhar terkejut


“Azhar aku mohon pertemukan aku dengan putraku, kamu sudah lama memisahkan aku dengan Abi, aku ingin bertemu denganAbi,” ucap Shinta lalu meneteskan air mata


“Saya rasa kamu sudah jauh lebih bahagaia bersama Evan, jadi untuk apa kamu menemui Abi?” jawab Azhar


“Kamu salah Azhar aku selama ini menderita hidup dengan Evan, sikap Evan tidak pernah bisa berubah dia tetap Evan yang dulu,”


“Aku menyesal sudah mengkhianati kamu dan lebih memilih cinta pertamaku,” ucap Shinta bercucuran air mata


“Hati aku masih sakit Shinta, cinta tulusku telah kamu balas dengan pengkhianatan,”


“Kehadiran aku tidak pernah kamu hargai, meski kamu bersamaku saat itu tapi aku sadar cinta dan hatimu untuk Evan, sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bisa mencintai aku, “ ucap Azhar lalu


meneteskan air mata mengingat semua kesalahan Shinta


“Saat ini tidak pantas kita membahas soal cinta, lebih baik kamu lupakan Abi.” Ucap Azhar lalu pergi begitu saja


Shinta berusaha untuk mengejar Azhar, sampai diparkiran Shinta mengetuk kaca pintu mobil Azhar sambil menangis kesedihan.


“Azhar, aku mohon maafkan aku.” ucap Shinta menangis


Azhar tidak menghiraukan tangisan Shinta baginya cinta yang dulu sudah lama pergi, hanya ada rasa sakit yang tersisa dihatinya.


Saat mobil Azhar jalan Shinta mencoba untuk mengejarnya, hingga dia terjatuh


“Azhar!” teriak Shinta sambil menangis


“Azhar, aku ingin bertemu dengan anak ku, jangan pisahkan aku dengan anakku,” ucap Shinta lalu menangis


Azhar tak kuasa menahan air matanya, hanya ada rasa sakit dan hancur dihati Azhar saat ini.


“Shinta, dulu kamu yang memilih untuk pergi dari hidup aku dan Abi, sekarang kamu kembali lalu ingin menemui Abi, semuanya sudah terlambat Shinta, hati aku dan Abi sudah terlanjur hancur karena keputusan kamu dalam cinta,” ucap Azhar lalu sedih


Sementara Shinta merasa sangat menyesali semuanya, dan Yasmin selalu disalahkan dari kehancuran Rumah tangganya.

__ADS_1


“Seandainya aku tidak memilih Evan, mungkin sekarang Abi bisa memelukku, ini semua karena Evan dan aku benci sama Yasmin, “


“Aku dan Azhar sekarang hanya masa lalu, rasanya begitu sulit untuk menerima semua ini, kenapa aku harus mengambil keputusan itu? Perlu kamu tahu Azhar sampai detik ini aku masih mencintai kamu, “ ucap Shinta lalu menangis


Saat dijalan Bu Shinta bertemu dengan Abi, melihat Bu Shinta Abi segera turun dari mobilnya.


“Ibu, kenapa ada disini?” Tanya Abi


“Abi, Ibu disini sedang jalan-jalan,” jawab Bu Shinta lalu tersenyum menutupi kesedihannya.


Setelah itu Abi mengantarkan Bu Shinta pulang.


“Abi, terimakasih sudah mau mengantarkan Ibu pulang,” ucap Bu Shinta lalu tersenyum


“Iya Ibu, wajarlah jika aku mengantarkan Ibu karena sebentar lagi Ibu akan menjadi


Ibu mertua aku,” jawab Abi lalu tersenyum


“Maksud kamu apa?” Tanya Bu Shinta terkejut


“ Aku ingin menikahi Yasmin Bu, apa Ibu setuju jika aku melamar Yasmin?” jawab Abi


“Tapi Abi, Yasmin itu cacat nanti dia akan menyusahkan kamu bukan membahagiakan kamu,” ucap Bu Shinta ragu


“Ibu, aku cinta sama Yasmin aku mau menerima Yasmin apapun kondisinya, karena cinta tidak terukur dengan fisik ataupun materi, aku janji akan selalu membahagiakan Yasmin,” jawab Abi lalu tersenyum


Bu Shinta hanya terdiam lalu mengingat semua kebaikan Yasmin padanya.


“Kenapa hatiku begitu berat melepaskan Yasmin menikah bersama Abi? Rasanya aku tidak rela jika mereka bersatu, tapi sepertinya Abi sangat mencintai Yasmin,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu terdiam


“Baiklah Abi, Ibu setuju jika kamu ingin melamar Yasmin, tapi sebelumnya Ibu ingin bertemu dengan kedua orang tua kamu, “ jawab Bu Shinta


“Maaf Bu tapi aku hanya punya Ayah, Ibuku sudah lama pergi entah kemana,” ucap Abi lalu sedih


“Maaf Ibu tidak tahu kalau Ibu kamu pergi, ya sudah bawa saja Ayahmu untuk menemui Yasmin dan Ibu,” jawab Bu Shinta lalu tersenyum


“Baik Bu, terimakasih atas restunya,” ucapnAbi denga rasa bahagia


Bu Shinta merestui hubungan Abi dan Yasmin,


“Meski aku membenci Yasmin, bagaimanapun juga Yasmin anakku, aku ingin yang terbaik untuknya, “ ucap Bu Shinta dalam hatinya


Mampukah Abi dan Yasmin bersatu dijalan takdir?

__ADS_1


Yuk ikuti terus ceritanya yang makin seruu


__ADS_2