MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Cinta Yang Terlupakan


__ADS_3

Dua minggu Sudah Abi dirawat di Rumah sakit, namun belum ada tanda-tanda Abi sadar dari komanya.


Kondisi Abi masih sangat kritis melihat kondisi Abi membuat Nabila sedih.


“Abi,Aku mohon bangunlah jangan pernah tinggalkan aku,” ucap Nabila lalu memegang tangan Abi


Sementara Yasmin dia sangat merindukan Abi, melihat Yasmin yang selalu melamun membuat Damar sedih.


“Yasmin, kamu kenapa sedih?”Tanya Damar


“Aku rindu dengan Abi, disaat dia sakit Aku tidak diizinkan untuk melihatnya,” jawab Yasmin lalu meneteskan air mata


“Bagaimana hari ini kita jenguk Abi, Aku yakin Abi juga pasti rindu sama kamu,” ucap Damar lalu tersenyum


“Tapi Apa ibu akan mengizinkan aku untuk bertemu dengan Abi?” Tanya Yasmin


“Soal itu biar Aku yang bicara,Aku yakin mereka pasti akan mengizinkan kamu untuk bertemu dengan Abi,” jawab Damar lalu menatap wajah Yasmin


Mendengar itu Yasmin segera memeluk Damar dengan erat.


“Terimakasih mas Damar sekarang aku merasa bahagia,” ucap Yasmin lalu memeluknya


Berlinang air mata Damar dipelukan Yasmin,


“Meski rasanya berat tapi aku bahagia melihatmu bahagia dan tersenyum,” ucap Damar dalam hati


Setelah itu Damar dan Yasmin pergi kerumah sakit untuk melihat kondisi Abi, sampai dirumah sakit Pak Azhar dan Bu Shinta melarang Yasmin untuk masuk.


“Yasmin, untuk apa kamu datang kesini? Lebih baik kamu pergi saya tidak mau kamu menemui Abi,” ucap Pak Azhar


“Saya mohon pak Izinkan saya untuk menemui Abi, “ jawab Yasmin lalu berlinang air mata`


“Lebih baik kamu pergi Abi akan jauh lebih sakit jika kamu ada disini,” ucap Bu Shinta


“Saya mohon sama kalian izinkan Yasmin untuk bertemu dengan Abi, bagaimanapun juga Yasmin adalah wanita yang dicintai oleh Abi,”


“Izinkan Yasmin untuk melihat Abi,” ucap Damar lalu memohon didepan mereka


“Baiklah saya izinkan Yasmin untuk bertemu dengan Abi, tapi ini menjadi pertemuan terakhir untuk Abi dan Yasmin,” jawab pak Azhar lalu mengizinkan Yasmin


melihat Abi


Yasmin segera masuk ruang rawat lalu melihat kondisi Abi yang terbaring lemah dirumah sakit.


Bercucuran air mata Yasmin mengingat kebersamaanya dengan Abi, Yasmin membawa mahkota daun yang pernah diberikan oleh Abi untuknya dan itu menjadi kenangan terindah dari Abi.


“Abi, bangunlah Aku disini selalu menunggumu, Aku sedih melihat kamu seperti ini, dulu kamu pernah berjanji bahwa kita akan selalu bersama,” ucap Yasmin lalu memegang tangan Abi sambil bercucuran air mata


“Apa kamu ingat? Dulu mahkota ini kamu rajut untuk Aku, kamu pernah bilang kalau Aku akan menjadi ratu dihatimu,tapi semua itu tidak bisa kita wujudkan karena kenyataan dalam cinta,” ucap Yasmin lalu meneteskan air mata ditangan Abi,


Tidak lama kemudian tangan Abi bergerak di genggaman tangan Yasmin, Yasmin begitu bahagia melihat tangan Abi bergerak.


“Abi, tangan kamu bergerak apa kamu bisa mendengar aku?” Tanya Yasmin lalu mengusap air matanya


Perlahan-lahan Abi membuka matanya lalu menatap wajah Yasmin yang ada didepannya.

__ADS_1


Melihat Abi membuka matanya Yasmin segera memanggil Dokter.


Melihat kondisi Abi yang sudah siuman membuat Dokter langsung memeriksanya.


“Bagaimana kondisi Abi Dok?” Tanya Pak Azhar


“Alhamdulilah Abi sudah melewati masa kritisnya,” jawab Dokter


“Abi, ini Aku Nabila Aku sangat khawatir dengan kondisi kamu,” ucap Nabila lalu tersenyum


Yasmin hanya terdiam melihat Nabila yang begitu perhatian dengan Abi.


Abi hanya terdiam lalu mencoba untuk mengingat semuanya.


“Kamu siapa? Kalian semua siapa?” Tanya Abi lalu menahan rasa sakit dikepalanya


“Abi, Aku Nabila apa kamu tidak ingat dengan aku?” Tanya Nabila lalu sedih


“Aku tidak ingat dengan kalian semua, bahkan aku juga tidak ingat dengan diri aku sendiri,” ucap Abi lalu bingung


“Dokter Apa yang sebenarnya terjadi dengan anak saya? Kenapa dia tidak bisa mengingat semuanya?” Tanya Bu Shinta lalu sedih


“Maaf Bu sepertinya akibat kecelakaan itu membuat Abi susah untuk mengingat apa yang pernah terjadi sebelumnya, kemungkinan besar pak Abi mengalami amesia atau hilang ingatan,” jawab Dokter lalu sedih


“Amesia Dok? Jadi Abi tidak bisa mengingat semuanya?” tanaya Nabila lalu berlinang air mata


“Iya Bu, mungkin butuh waktu untuk Abi mengembalikan ingantannya kembali,” jawab Dokter lalu pergi


“Abi, ini Ayah Nak Ayah bahagia akhirnya kamu selamat dari kecelakaan itu,” ucap pak Azhar lalu tersenyum


“Ayah apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa aku tidak bisa mengingat semuanya?” ucap Abi


“Abi, semuanya baik-baik saja Mamah bahagia melihat kamu sadar kembali,” ucap Bu Shinta lalu tersenyum


“Mamah?Ayah apa benar wanita ini adalah Mamah Aku? Apa selama ini aku selalu bersama Mamah?” Tanya Abi kepada Ayahnya


“Dia memang Mamah kamu, kita berdua sudah lama pisah selama ini kamu tinggal dengan Ayah, tapi dia tetap Ibu yang terbaik untuk kamu,” jawab pak Azhar dengan berbohong


Abi segera memeluk Bu Shinta dan melepaskan kerinduannya.


“Mamah aku sangat rindu dengan Mamah,” ucap Abi lalu bahagia


“Mamah juga rindu sama kamu,” jawab Bu Shinta lalu berlinang air mata


Melihat kondisi Abi yang tidak bisa mengingat semuanya membuat Yasmin sedih.


“Sedih rasanya melihat kondisi Abi yang tidak bisa mengingat semuanya, perlu kamu tahu Abi Aku sangat mencintai kamu,” ucap Yasmin dalam hati lalu menteskan air mata.


Setelah itu Abi melihat dua wanita yang ada disampingnya, mata Abi selalu tertuju pada Yasmin.


“Lalu dua wanita ini siapa? Apa mereka juga saudaraku Ayah?” Tanya`Abi lalu penasaran


“Mereka itu teman kamu, Yasmin adalah adik tiri kamu sementara Nabila dia adalah calon istri kamu,” ucap Bu Shinta lalu berbohong


“Iya Abi Aku adalah calon istri kamu sebentar lagi kita akan menikah,” jawab Nabila lalu memeluk Abi didepan semua orang

__ADS_1


Hancur hati Yasmin melihat kemesraan mereka didepan matanya.


“Untuk Apa Aku disini? sementara orang yang Aku cintai tidak pernah ingat siapa Aku,” ucap Yasmin dalam hati lalu berlinang air mata


Saat Abi memeluk Nabila, Abi melihat Yasmin meneteskan air mata.


“Yasmin, kamu kenapa menangis?” Tanya Abi penasaran


Yasmin mencoba untuk menyembunyikan rasa sakitnya.


“Tidak kak Abi,Aku hanya merasa bahagia Akhirnya kak Abi bisa melewati masa kritisnya,” jawab Yasmin lalu tersenyum


Abi memegang tangan Yasmin lalu menatap wajahnya.


“Terimakasih Yasmin, selama Aku koma kamu selalu ada disampingku, kamu memang adik yang terbaik,” ucap Abi lalu mengusap air mata Yasmin


“Untuk Apa tangan kamu mengusap air mata aku? perlu kamu tahu Abi Aku menangis karena kamu,” ucap Yasmin dalam hatinya


“Semoga kak Abi selalu bahagia dengan Mba Nabila,” ucap Yasmin melepaskan tangan Abi lalu pergi membawa kehancuran dihatinya.


“Ada apa dengan Yasmin? Sepertinya dia sedih jika aku dan Nabila bersama? Melihat kepergian Yasmin membuat hatiku sedih dan sakit, kenapa Aku tidak bisa mengingat Yasmin,” ucap Abi dalam hati lalu sedih


“Abi, Aku Damar Aku adalah sahabat kecil kamu senang melihatmu sehat kembali,” ucap Dammar lalu tersenyum


“Terimakasih Damar,” jawab Abi lalu tersenyum


Setelah itu Damar mengejar Yasmin yang pergi dari Rumah sakit.


Damar melihat Yasmin ada disebuah danau yang sangat luas, danau tersebut adalah tempat dimana dia menghabiskan waktu bersama dengan Abi.


“Dulu disini aku dan Abi saling berjanji bahwa kita akan selalu bersama, di tempat ini juga Abi meminta aku untuk mengajarkan arti sebuah rasa dalam cinta,”


“Saat semua itu sudah terwujud cinta itu harus aku lupakan karena kenyataan dalam cinta yang begitu menyakitkan, sekarang aku harus menelan pahitnya menjadi cinta yang terlupakan,” ucap Yasmin dalam hati lalu menangis kesedihan


Melihat Yasmin menangis membuat Damar sedih dan menghampirinya.


“Yasmin, Aku tahu ini sangat berat untuk kamu, Abi tidak bisa mengingat siapa kamu karena dia mengalami amesia,” ucap Damar lalu memegang tangan Yasmin


“Aku tidak tahu Mas kenapa semua ini harus terjadi sama aku? mungkin aku harus melupakn Abi untuk selamanya, untuk apa aku mengingat Abi jika Abi tidak pernah mengingat aku?” jawab Yasmin lalu memeluk Damar dengan penuh kesedihan


“Kasihan Yasmin hatinya pasti sangat hancur karena kenyataan ini, perlu kamu tahu Yasmin hatiku selalu menunggumu,” ucap Damar dalam hati lalu sedih


“Hapus air mata kamu, hidup harus tetap berjalan dengan atau tanpa Abi, Aku yakin kamu pasti bisa melupakan Abi,” ucap Damar lalu tersenyum


“Terimakasih Mas Damar disaat semua orang membenci Aku hanya mas Damar yang mau mendengarkan Aku,” jawab Yasmin lalu tersenyum


“Jangan pernah kamu merasa sendiri Yasmin, Aku akan selalu ada disamping kamu sampai kamu bisa tersenyum kembali,” ucap Damar lalu tersenyum manis kepada Yasmin


“Karena cinta sejati tidak akan pernah meninggalkan cinta disaat cintanya terpuruk, meski cintanya tidak pernah terbalas tapi aku yakin seiring berjalannya waktu hatimu pasti akan terbuka untuk menerima cinta tulusku,” ucap Damar dalam hati lalu tersenyum


Terkadang kehadiran cinta butuh di hargai, cinta memang butuh di perjuangkan seperti Damar yang begitu sabar dan ikhlas menunggu hati Yasmin.


Apakah hati Yasmin akan terbuka untuk mencintai Damar dan melupakan Abi?


Yuk ikuti terus ceritanya…..

__ADS_1


__ADS_2