MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Bos Jutek Jatuh Cinta


__ADS_3

Like, koment, kritik dan sarannya dulu, ya readers daripada nanti lupa.


Sampai dikantor Yasmin sudah terlambat 15 menit, dia mendapat teguran dari pimpinan Cleaning servicenya.


Setelah itu Yasmin pergi mengantarkan kopi untuk Pak Abi yang ada diruangannya.


Pak Abi begitu sibuk dengan pekerjaan, Yasmin datang membawa secangkir kopi untuknya.


“Silahkan pak diminum,” Ucap Yasmin lalu pergi.


Abi menghentikan langkah kaki Yasmin.


“ Tunggu,” ucap Abi lalu berdiri dan menghampirinya.


“Ada apa pak?” Tanya Yasmin gugup.


“Kenapa kamu baru berangkat? seharusnya kamu berangkat tepat waktu. Kamu fikir saya tidak tahu kalau kamu terlambat datang ke kantor,” Ucap Abi dengan mata melotot didepan Yasmin.


Yasmin sangat merasa ketakutan lalu memegang tangan pak Abi yang ada didepannya.


“Tolong maafkan saya, Pak. Saya janji lain kali tidak akan terlambat lagi,” Ucap Yasmin lalu memohon didepannya.


Melihat tangan Yasmin menyentuh tangannya membuat Abi terdiam lalu merasa sesuatu yang berbeda didalam hatinya.


“Baiklah saya akan memaafkan kamu sebagai hukuman kamu harus bersihkan seluruh ruangan kantor ini sampai bersih dan jangan pulang. Kalau seluruh ruangan kantor ini belum bersih,” Ucap Abi lalu pergi meninggalkan Yasmin.


Yasmin begitu terkejut mendengarnya dia di hukum untuk membersihkan seluruh ruangan yang ada di kantornya.


Setelah pulang bekerja Yasmin membersihkan seluruh ruangan kantor hingga larut malam, Yasmin sangat merasa lelah di tubuhnya harus membersihkan seluruh ruangan kantor seorang diri.


Yasmin merasa haus lalu mengambil air minum didapur tanpa disengaja gelas yang dia pegang jatuh dan pecah lalu Yasmin mengambilnya.


Jari Tangan Yasmin berdarah terkena pecahan gelas yang jatuh .


Abi yang masih ada dikantor melihat tangan Yasmin yang berdarah. Abi segera menghampiri Yasmin yang sedang kesakitan.


“Yasmin kamu kenapa?” Tanya Abi khawatir.


Abi langsung mengobati luka di jari tangan Yasmin. Melihat sikap Abi membuat Yasmin merasa bingung.


“Aku aneh sama pak Abi kadang dia marah kadang juga dia baik,” Ucap Yasmin dalam hati lalu tersenyum.


Melihat Yasmin tersenyum membuat Abi merasa malu lalu melepaskan tangannya.


“Kamu kenapa tersenyum?memangnya ada yang lucu?” Tanya Abi jutek.


“Pak Abi itu aneh kadang pemarah kadang juga baik hati, sikap pak Abi ini susah ditebak,” Ucap Yasmin lalu tersenyum.


“Apa maksud kamu? saya mengobati luka di tangan kamu karena saya kasihan sama kamu, karena hukuman dari saya jari tangan kamu jadi terluka,” Jawab Abi dengan kesal.


“Iya pak Abi saya tahu terimakasih sudah mengobati luka dijari saya,” Ucap Yasmin lalu menatap nya sambil tersenyum.


Mereka pun saling menatap satu sama lain, Abi merasa salah tingkah didepan Yasmin.


“Lebih baik kamu pulang,” Ucap Abi dengan juteknya.


“Lalu bagaimana dengan hukumannya pak? kalau saya pulang siapa yang akan melanjutkan membersihkan ruangan dikantor ini?” Tanya Yasmin penasaran.

__ADS_1


“Lanjutkan nanti besok lebih baik kamu pulang ini sudah larut malam, “ ucap Abi lalu pergi.


Saat langkah kakinya melangkah Yasmin mengucapkan sesuatu padanya.


“Hati-hati ya pak Abi dijalan terimakasih sudah mengobati luka dijari saya,” Jawab Yasmin lalu tersenyum.


Abi hanya terdiam lalu melanjutkan langkahnya untuk pergi.


Setelah itu Yasmin pulang ke Rumah.


Di dalam mobil Abi masih membayangkan wajah Yasmin lalu tersenyum sendiri.


“Wanita itu aneh mau aja aku suruh-suruh,” Ucap Abi lalu tersenyum.


Sebelum tidur Yasmin selalu melihat tangannya yang di balut oleh perban.


Sambil mengingat sikap pak Abi yang begitu perhatian padanya.


“Walaupun dia cuek tapi aku yakin dia adalah pria yang baik dan penyayang,” Ucap Yasmin lalu tersenyum sendiri.


Sementara Abi dia masih memikirkan Yasmin, sebelum tidur Abi terbayang dengan wajah Yasmin.


“Yasmin meski dia cacat tapi dia gadis yang cantik, kira-kira bagaimana dengan luka ditangannya? apa dia baik-baik saja?” Tanya Abi dalam hati lalu tersenyum.


Tanpa disadari mereka saling memikirkan satu sama lain, Abi merasa sesuatu yang berbeda didalam hatinya begitupun dengan Yasmin yang merasakan hal yang sama.


Keesokan hari nya Yasmin berangkat lebih awal karena kuliahnya sore Yasmin bisa berangkat lebih awal di kantor. Abi terkejut melihat Yasmin yang sudah berangkat ke kantor.


“Selamat pagi pak Bos,” Ucap Yasmin dengan wajah yang ceria.


“Pak jangan cemberut nanti cepet tua dan susah dapat jodoh,” Ucap Yasmin lalu meledeknya.


Mendengar itu Abi sangat tersingung lalu marah padanya.


“Apa kamu bilang?” tanya Abi lalu menatap wajah Yasmin semakin dekat.


Yasmin merasa ketakutan lalu memejamkan matanya.


“Maaf pak saya tidak mau pak Abi selalu cuek dengan semua orang,” Jawab Yasmin dengan ketakutan.


“Kalau kamu tidak suka dengan sikap saya kamu bisa tutup mata setiap saya lewat,” Ucap Abi dengan kesal lalu pergi.


Setelah itu Yasmin mengantarkan kopi untuk pak Abi diruangannya.


Sesuai dengan permintaannya Yasmin menutup mata sambil membawa secangkir kopi untuk Abi.


Tanpa disadari kopi yang Yasmin bawa jatuh di berkas penting Abi. Begitu marahnya Abi dengan kecerobohan Yasmin


“Kamu gimana sih? kenapa kamu tutup mata kamu dan akhirnya kopi itu jatuh di berkas penting saya,” ucap Abi dengan emosi


“Maaf pak Abi, tadi kan pak Abi bilang kalau saya tidak suka dengan pak Abi. Saya boleh tutup mata makanya saya tutup mata saat melihat Pak Abi,” Ucap Yasmin dengan wajah polosnya.


Abi begitu merasa kesal dan marah dengan Yasmin


“Terserah kamu! karena kamu berkas penting ini jadi basah, berkas penting ini lebih penting dari kamu.”


“Keluar kamu dari ruangan saya! “ ucap Abi dengan emosi mengusir Yasmin.

__ADS_1


Sedih rasanya Yasmin dibentak oleh Abi, Yasmin segera keluar dari ruangan Abi. Tidak lama kemudian Damar datang ke kantornya lalu melihat wajah Abi yang begitu kesal.


“ Abi hari ini kita jadi meeting kan?” Tanya Damar.


“Iya jadi. Ini semua karena cleaning service itu aku harus kerja dua kali,” Jawab Abi dengan kesal.


“Memangnya kenapa Abi? apa yang terjadi?” Tanya Damar penasaran.


Abi pun menceritakan semuanya kepada Damar apa yang sebenarnya terjadi. Mendengar itu Damar tertawa puas.


“Ini semua salah kamu, siapa suruh kamu menyuruh dia untuk tutup mata saat dia lihat kamu. Jadi dia tidak salah karena dia menjalankan saran dari kamu,” ucap Damar lalu tertawa puas.


Setelah itu Abi dan Damar keluar dari kantor, saat hendak masuk mobil Yasmin meminta maaf atas semua sikapnya kepada Abi.


“Pak Abi tolong maafkan saya karena saya sudah membuat pak Abi kesal,” Ucap Yasmin dengan penuh rasa penyesalan.


Damar begitu terkejut melihat Yasmin yang ada di kantor yang sama.


“Yasmin,” Ucap Damar lalu tersenyum.


“Mas Damar,” Jawab Yasmin terkejut.


“Jadi kalian berdua sudah saling kenal?”


Tanya Abi penasaran.


“Iya Abi, Yasmin adalah teman kampus adik aku dan aku juga baru mengenalnya,“ ucap Damar lalu tersenyum.


“Pak Abi ini teman mas Damar ?” Tanya Yasmin penasaran.


“Iya saya temannya Damar kenapa?“ ucap Abi dengan tatapan mata yang tajam. Melihat sikap Abi membuat Damar merasa malu didepan Yasmin.


“Abi jaga sikap kamu,“ bisik Damar dengan pelan.


Sementara Yasmin merasa takut dengan tatapan mata Abi yang begitu tajam. Setelah itu Abi pergi dan masuk kedalam mobil nya, hanya ada Damar dan Yasmin.


“Yasmin maafkan sikap Abi, ya? dia memang Bos yang jutek tapi tenang aja dia pria yang baik kok,” Ucap Damar lalu tersenyum.


“Ya Mas Damar. Saya tahu kalau Pak Abi adalah orang yang baik,” Jawab Yasmin dengan lembut.


Setelah itu Yasmin kembali untuk bekerja. Sementara Damar begitu kecewa dengan sikap Abi yang tidak bisa berubah


“Abi kamu kenapa sih seperti itu? Yasmin itu wanita yang baik tidak sepantas nya kamu kasar dengan dia,” Ucap Damar kesal.


“Yasmin itu karyawan aku jadi teserah aku mau bentak dia atau tidak itu bukan urusan kamu,” ucap Abi dengan jutek nya.


Damar hanya terdiam mendengar jawaban dari Abi. Meski dia begitu membenci Yasmin namun diam-diam Abi memikirkan Yasmin.


Abi merasa malu untuk mengakui semua itu, baginya semua wanita itu sama seperti Mamahnya .Rasa benci didalam hatinya selalu menghantui fikirannya.


semua itu membuatnya takut untuk jatuh cinta dengan seorang wanita.


Lalu bagaimanakah dengan kisah mereka?


Apakah hati Abi akan luluh dengan adanya Yasmin?


Daripada penasaran ikuti terus ya cerita nya …

__ADS_1


__ADS_2