
Hancur dan sakit itulah yang di rasakan oleh Azhar.
Istri yang sangat di cintai nya telah pergi dan lebih memilih pergi bersama mantan suami nya.
Bercucuran air mata Azhar membaca surat pisah dari Shinta.
“ Tak kusangka ini akhir dari sebuah cinta aku untuk Shinta, “
“Cinnta yang Indah harus berakhir dengan sangat menyakitkan, mungkin perpisahan adalah jalan terbaik, “ ucapn Azhar dalam hati lalu meneteskan air.
Saat dia sedih Azhar teringat dengan Nilam yang dulu pernah ia sakiti.
“ Dulu aku menceraikan Nilam karena cinta pertama tapi sekarang aku harus berpisah dari cinta pertama,“ ucap Azhar lalu pergi ke kamar nya.
Azhar memandangi foto pernikahan nya bersama Shinta.
“ Shinta mengapa semua ini harus terjadi ? aku fikir cintamu tulus untuk aku tapi ternyata aku salah cinta kamu hanya sesaat untuk aku. “ ucap Azhar lalu melempar foto pernikahan nya bersama Shinta.
“ Ini Bukan Cinta Azhar ! Ini Bukan Cinta,“ ucap Azhar lalu menangis kesedihan.
2 Bulan Kemudian Shinta datang bersama Evan ke Rumah Azhar untuk memberikan surat cerai dari pengadilan.
“ Hari ini kita sudah resmi berpisah Hak Asuh Abi jatuh di tangan kamu, aku mau Café Mba Nilam menjadi milik aku,” ucap Shinta lalu memberikan surat cerai nya.
“ Baiklah Shinta ! jika harta yang kamu inginkan ambilah harta itu aku akan melepaskan kamu untuk cinta pertama kamu,“ jawab Azhar menahan rasa sakit di hati nya.
Evan pun memberikan undangan pernikahan mereka kepada Azhar.
“ Azhar aku dan Shinta akan melangsungkan pernikahan minggu depan aku harap kamu datang di pernikahan kami, “ ucap Evan lalu memberikan
undangan pernikahan nya sambil tersenyum.
Undangan pernikahan dari Shinta adalah pukulan keras untuk nya.
“Semoga kalian bahagia dengan pernikahan kalian nanti, dan kamu Shinta terimakasih atas cinta sesaat yang telah kamu berikan kepadaku,“ ucap Azhar lalu meneteskan air mata.
“Terimakasih Azhar jaga Abi dengan baik dan jangan lupa datang ke pernikahan kami, “ jawab Shinta lalu pergi
bergandengan tangan dengan Evan.
__ADS_1
Hati Azhar merasa sangat hancur melihat Shinta jatuh ke pelukan pria lain.
“Hatiiku Rasanya seperti di sayat-sayat melihat wanita yang sangat aku cintai telah memilih pergi bersama cinta pertama nya,“
“ Shinta aku yang menunggumu aku juga yang harus kamu lepaskan, “ ucap Azhar lalu membuang undangan pernikahan dari Shinta.
Setiap Malam Azhar selalu berdoa kepada Allah, dia berusaha untuk melupakan Shinta.
Di sepertiga Malam Azhar shalat lalu berdoa kepada Allah.
“ Ya Allah Kuatkanlah hati hamba untuk bisa melewati ini semua.
Jika melepaskan dia adalah jalan terbaik Relakan hati Hamba untuk melepaskannya.
Hamba tidak ingin bersama jika kita harus terus saling menyakiti.
Mungkin ini adalah Teguran dari mu Dulu kau titipkan sebuah cinta yang tulus untuk ku tapi aku sudah menyakiti nya.
sekarang aku harus menahan semua rasa sakit karena cinta yang aku pilih.
Ampunilah aku yang terlalu Ambisi dalam mempertahankan sebuah cinta, “ Ucap Azhar dalam Doa nya sambil bercucuran air mata.
Dia merasa bahagia hidup bersama putra kecil nya meski tanpa seorang istri disamping nya.
1 minggu kemudian Evan dan Shinta sudah resmi untuk menikah lagi, kini mereka telah resmi menjadi sepasang suami istri lagi.
Azhar datang membawa Abi anak nya ke pernikahan Shinta .
Meski hati nya sakit dan hancur namun AZhar harus tetap tegar demi anak nya.
“ Shinta selamat menempuh hidup baru aku berharap kamu dan Evan selalu bahagia,“ ucap Azhar lalu berjabat tangan dengan Shinta.
Menatap mata Azhar membuat Shinta ingin memeluk nya tapi Azhar menolak pelukan nya.
“ jangan Shinta ! aku tidak mau kamu memeluk aku sekarang aku bukan suami kamu,” Ucap Azhar lalu tersenyum dan pergi meningglkan Shinta .
Hati Shinta merasa sangat sedih harus berpisah dari Azhar dan Abi.
“Seharusnya aku bahagia karena aku sudah bersatu dengan cinta pertama aku, tapi kenapa hatiku rasa nya sangat hancur melihat Azhar pergi,“
__ADS_1
“Apa keputusanku Salah untuk berpisah dari Azhar ?” Tanya Shinta dalam hati nya lalu memandangi kepergian Azhar dan anak nya.
Semenjak itu Azhar berusaha untuk menjadi Ayah sekaligus Ibu yang baik untuk Abi.
“Aku harus tetap bertahan untuk Abi aku percaya semua yang terjadi pasti akan indah pada waktu nya, “ ucap Azhar dalam hati lalu mencium anak dengan penuh cinta.
Keesokan hari nya Shinta datang ke Rumah Azhar membawa makanan untuk Abi.
Shinta mengetuk pintu Rumah Azhar, terkejut Azhar melihat Shinta ada didepan Rumah nya.
“Shinta ada apa kamu kesini ? Tanya Azhar dengan ketus
“Azhar aku kesini ingin menemui Abi, apa boleh aku menemi Abi ?” jawab Shinta
“Maaf Shinta lebih baik kamu pulang Abi sudah tidur,” Ucap Azhar lalu menutup pintu nya dengan keras.
Shinta merasa bersalah dan menyesal dengan keputusan yang sudah ia ambil.
Hanya air mata yang mengalir di pipi nya.
“ Abi Mamah rindu sama Abi,” Ucap Shinta dalam hati lalu menangis dan pergi dari Rumah Azhar.
Dari jendela Azhar melihat Shinta yang pergi dari Rumah nya.
“ Shinta kamu yang memutuskan untuk pergi aku tidak bisa mengizinkan kamu untuk menemui Abi,” Ucap Azhar dalam hati lalu meneteskan air mata.
Shinta kembali Kerumah nya lalu melihat Evan ada diruang tamu bersama teman – teman nya.
Mereka sangat asyik menonton tv sambil tertawa puas.
“Sikap Evan sama seperti dulu dia tidak mau kerja setiap hari uangku habis untuk bermain judi, “ ucap Shinta dalam hati lalu menteskan air mata.
Kembali dengan cinta tidak membuat Shinta dengan pernikahan nya sikap Evan masih sama seperti dulu dan semua itu membuat Shinta kecewa.
Bagaimanakah dengan pernikahan Shinta ?
Apakah Shinta akan merasa bahagia memtuskan kembali dengan cinta pertama nya ?
Ikuti terus cerita nya ya kakak.
__ADS_1