MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Kenangan Cinta


__ADS_3

Bebarapa hari kemudian Yasmin dan Damar pergi ke puncak bersama Abi dan Nabila, sebelum berangkat Yasmin dan Damar pergi kerumah Abi.


Sampai dirumah Abi disana sudah ada Nabila yang menunggunya , Yasmin melihat kemesraan mereka berdua.


“Maaf ya aku dan Yasmin terlambat datang,” ucap Damar lalu tersenyum


“Kalian tidak terlambat kok,” jawab Abi lalu tersenyum


Tanpa di sengaja Abi melihat sesuatu di rambut Nabila, ada sebuah daun yang jatuh di atas rambut Nabila. Abi segera mengambilnya lalu tersenyum.


“ Abi seandanya kamu bisa mencintai aku mungkin aku akan bahagia, aku berharap suatu saat nanti kamu bisa mencintai aku tanpa kamu harus hilang ingatan,” ucap Nabila dalam hati lalu tersenyum


Melihat mereka saling menatap satu sama lain membuat hati Yasmin hancur


“Abi apa kamu sudah melupakan aku? apa kamu tidak peduli dengan aku yang berdiri didepanmu?” ucap Yasmin dalam hati lalu menutupi kehancuran yang ada didalam hatinya


Melihat Yasmin yang terdiam dan terlihat sedih melihat kemesraan Abi dan Nabila membuat Damar ingin menghiburnya.


“Jangan sedih Yasmin jika Abi merasa bahagia kamu juga harus bahagia,” bisik Damar lalu tersenyum dan menggandeng tangan Yasmin


“Mas Damar adalah pria yang sangat tulus disetiap air mataku tangannya selalu mengusap air mataku, bahkan dia rela menunggu aku meski hatinya juga hancur karena cintanya bertepuk sebelah tangan, apakah ini saatnya aku membalas cinta Mas Damar yang selama ini sudah menunggu aku? “ tanya Yasmin dalam hatinya lalu menatap wajah Damar yang ada disampingnya


“ Terimakasih Mas Damar cinta memang tidak harus tapi dengan melepaskan kebahagiaan untuknya maka aku juga ikut bahagia,” jawab Yasmin lalu tersenyum manis padanya


Setelah itu mereka pergi bersama ke puncak, disepanjang jalan mereka sangat menikmati pmnadangan yang ada dipuncak tersebut.


Semenjak di tolak cinta oleh yasmin membuat Yuda tak semangat untuk bekerja, bahkan membuatnya terpuruk.


“Kenapa Bu Yasmin tega menolak saya? Padahal saya sangat mencintai dia? Sekarang setengah hatiku rasanya sudah mati karena cinta yang tak pernah sampai kepada Bu Yasmin,” ucap pak yuda lalu tak focus membawa motornya


Pagi itu juga Nayla sangat terburu-buru untuk pergi ke kampus, Nayla mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Karena tak focus menyetir motor Yuda tersrempet mobil hingga terjatuh, pengendara mobil itu terkejut lalu segera turun dari mobilnya dan menghampirinya.


“Aduh..maaf ya mas saya tidak sengaja,” ucap Nayla lalu menatap wajah pria yang ia tabrak


“Pak Yuda?”ucap Nayla terkejut melihat pria yang ia tabrak adalah pak Yuda


“Kamu? jadi kamu yang menabrak saya?” Tanya Pak Yuda lalu menahan rasa sakit di kepalanya


Nayla melihat ada luka di kening pak Yuda karena panik Nayla merasa khwatir


“Maaf pak Yuda saya tidak sengaja menabrak pak yuda, sepertinya kening pak Yuda terluka mari saya obati pak,” ucap Nayla lalu menyentuh kening pak yuda


Tak sengaja pak Yuda juga menyentuh tangan Nayla lalu menatapnya


“Tidak perlu ini hanya luka sedikit,” jawab pak yuda lalu berdiri


“Tapi pak luka sedikit bisa infeksi, lebih baik luka Bapak diobati dulu,” jawab Nayla lalu tersenyum


Nayla pun membawa pak Yuda ke taman lalu mengobati luka yang ada dikeningnya.


“Saya minta maaf pak karena saya pak Yuda jadi terluka seperti ini,” ucap Nayla lalu tersenyum


“Tidak Nay ini semua karena aku tidak focus mengendarai motor,Aku kecewa sama Bu Yasmin yang sudah menolak aku,” jawab Pak Yuda lalu sedih


Mendengar itu Nayla ikut sedih lalu memegang tangan pak Yuda.

__ADS_1


“Pak Yuda harus sabar mungkin kak Yasmin bukan jodoh pak Yuda, percayalah pak tuhan pasti akan memberikan cinta yang jauh lebih baik jika kita rela melepaskannya, karena cinta akan datang seiring berjalannya waktu,”


“Saya`yakin diluar sana banyak wanita yang sudah menunggu cinta pak Yuda, satu wanita yang pergi pasti akan ada wanita lain yang datang,” jawab Nayla lalu tersenyum


Pak Yuda hanya terdiam lalu melihat tangan Nayla yang menyentuh tangannya.


“Terimakasih Nay kamu benar cinta yang pergi pasti akan ada cinta yang datang, tapi tetap saja itu semua menyakitkan untuk aku,” ucap pak Yuda lalu bersandar di bahu Nayla


“Seandainya pak Yuda tahu bahwa aku sudah lama mengaguminya tapi apalah dayaku cinta pak Yuda hanya untuk kak Yasmin, mungkin ini yang dirasakan oleh kak Damar saat dia mencintai kak Yasmin, “ ucap Nayla dalam hati lalu terdiam


Setelah itu pak Yuda pergi untuk mengajar, sampai disekolah pak Yuda mendapat kabar bahwa Yasmin tidak masuk karena sedang berlibur. Kabar itu membuat pak Yuda sedih dan tak semangat untuk bekerja.


“Yasmin pasti pergi berlibur dengan Abi, kenapa kamu tega meyakiti aku seperti ini? Padahal aku sangat mencintai kamu, apa tidak bisa kamu mencintai aku seperti kamu mencintai Abi?” ucap Pak Yuda dalam hati lalu berlinang air mata


Sedangkan Yasmin sangat menikmati pemandangan disana, saat Yasmin duduk di bawah pohon Yasmin mengeluarkan mahkota daun yang pernah Abi buat untuknya.


“Abi dulu kamu rajut mahkota ini untuk aku berjanji bersama dalam cinta, kamu pernah bilang hanya aku yang akan menjadi ratu di hatimu,” ucap Yasmin dalam hati lalu Bercucuran air mata Yasmin melihat mahkota yang pernah Abi rajut untuknya.


Saat Yasmin sedih Abi melihatnya lalu duduk disamping Yasmin yang bercucuran air mata


“Yasmin, kenapa kamu menangis?” Tanya Abi penasaran


Melihat Abi datang Yasmin segera mengusap air matanya lalu tersenyum


“Kamu disini kak, ada apa?” jawab Yasmin gugup


“Pertanyaan aku belum kamu jawab, kenapa kamu menangis? Apa kamu ada masalah dengan Damar?” Tanya Abi penasaran


“Aku tidak menangis tadi ada debu yang masuk ke mataku, kak Abi tidak perlu khawatir,” jawab Yasmin lalu tersenyum


“Oh Aku fikir kamu ada masalah dengan Damar,” ucap Abi lalu tersenyum


“Kamu bawa apa Yasmin? Itu mahkota kamu?” Tanya Abi lalu mengambilnya dari tangan Yasmin


Saat mahkota itu ada ditangannya Abi mencoba untuk mengingat semuanya,


“Kenapa rasanya aku pernah membuat mahkota ini? Dalam genggamanku mahkota ini tidak asing, kamu dapat dari mana mahkota ini?” Tanya Abi lalu menatap wajah Yasmin


Mendengar ucapan Abi membuat Yasmin sedih dengan keadaan ini,


“Seandainya kamu tidak hilang ingatan mungkin kamu akan mengingatnya, Mahota yang aku bawa adalah mahkota yang kamu rajut untuk aku Abi, tapi sayang kamu tidak bisa mengingat semuanya ,”ucap Yasmin dalam hati


“Itu dari Mas Damar kak dulu mas Damar membuatkan aku mahkota itu sebagai tanda bahwa kita saling mencintai,” jawab Yasmin dengan berbohong


“Damar sangat romantis ya dia memberikan mahkota ini untuk kamu sebagai tanda cintanya, boleh tidak aku pakaikan mahkota ini di kepala kamu?” ucap Abi lalu tersenyum


Abi pun memakaikan mahkota itu di kepala Yasmin lalu dia mengingat sesuatu hingga akhirnya kepala Abi merasa pusing karena terlalu dipaksa untuk mengingat.


“Kak Abi kenapa? Sudah kak jangan dipaksakan untuk mengingat, lebih baik kita pulang ke villa biar kak Abi bisa istirahat,” ucap Yasmin dengan perhatian lalu mengantarkan Abi ke viilanya


Sampai didepan Viila Abi mengucapkan banyak terimaksih kepada Yasmin,


“Yasmin terimakasih ya kamu sudah mau mengantarkan aku, entah kenapa kepalaku rasanya pusing dan aku merasa tidak asing dengan mahkota yang kamu bawa itu,” ucap Abi lalu menatap wajah Yasmin


“Mahkota ini tidak penting untuk kak Abi jadi kak Abi tidak perlu mengingat apa yang kak Abi tidak ingat, “ jawab Yasmin lalu tersenyum


Saat hendak pergi Abi memegang tangan Yasmin seakan-akan berat untuk melepasnya.

__ADS_1


“Yasmin,” ucap Abi


Yasmin hanya tersenyum lalu melepaskan tangan Abi dan pergi.


Abi merasa sedih melihat Yasmin yang melepaskan genggaman tangannya,


“Yasmin kenapa rasanya`aku sedih melepaskan kamu? hatiku rasanya hancur,” ucap Abi dalam hatinya


dari jauh Nabila melihatnya tak kuasa Nabila menahan air matanya.


“Begitu besar cinta mereka Ya Allah apa aku jahat jika aku berusaha untuk memliki hatinya? Apa aku salah jika rasa itu hadir dalam hidupku?” ucap Nabila lalu menangis


Saat Malam tiba mereka pergi untuk makan malam dengan mesra Nabila menggandeng tangan Abi didepan Yasmin dan Damar.


Sampai di Restoran mereka langsung memesan makanan, dengan romantisnya Abi menyuapi Nabila.


Melihat kemesraan mereka membuat hati Yasmin hancur Damar yang ada didepannya segera memegang tangan Yasmin.


“Aku yakin kamu pasti bisa,” ucap Damar lalu tersenyum


“Aku tahu ini sangat sulit untuk aku terima, Abi perlu kamu tahu setiap air mataku yang menetes adalah caraku untuk mengingatmu meski itu dalam luka” ucap Yasmim dalam hatinya


Setelah makan Malam mereka pulang, saat hendak ke mobil kaki Yasmin merasa sakit dan itu membuat Damar serta Abi panik.


“Kaki kamu kenapa Yasmin? “ Tanya Damar


“Kaki aku sakit Mas sepertinya aku tidak bisa jalan,” jawab Yasmin menahan rasa sakitnya


“Ya sudah Yasmin biar aku gendong kamu,” ucap Damar lalu tersenyum


“Tidak perlu Damar biar saya yang menggendong Yasmin, bagaimanapun juga`Yasmin adalah adik tiriku,” ucap Abi lalu tersenyum


“Tidak perlu kak biar mas dammar aja yang menggednong aku,” jawab Yasmin menolaknya


“Yasmin, aku adalah kakak kamu jika kamu sakit itu sudah tangung jawab aku untuk merawat kamu, meski kita bukan sedarah tapi kta satu ibu,” ucap Abi lalu tersenyum dan menyuruh Yasmin untuk naik kepunggungnya.


“Tidak Damar tapi aku adalah pacar Yasmin jadi tanggung jawab kamu sebagai seorang kakak itu tidak penting karena aku masih sanggup untuk menggendong Yasmin,” jawab Damar dengan nada kesal


Melihat dua pria yang merebutkan Yasmin membuat Nabila sedih melihatnya,


“Sudahlah Damar, Abi benar bagaimanapun juga Abi adalah kakak tiri Yasmin jadi dia jauh ebih berhak menggendong Yasmin,”


ucap Nabila lalu menahan rasa cemburnya


Abi pun menggendong Yasmin menuju ke mobil.


melihat Abi yang menggendongnya membuat Yasmin teringat dengan Abi yang pernah menggendongya saat pertama kali mereka saling mengenal.


Saat menggendong Yasmin kepala Abi merasa sangat pusing Abi mencoba mengingat apa yang pernah terjadi di hidupnya, rasa pusing itu semakin hebat hingga akhirnya Abi menjatuhkan Yasmin melihat itu Damar dan Nabila segera menolongya.


“Ada apa Abi? Apa kepala kamu pusing lagi?” Tanya Nabila dengan khawatir


“Kepala aku sangat pusing Nabila entah kenapa setiap aku ingin mengingat sesuatu kepala aku rasanya pusing,” jawab Abi lalu menahan rasa sakitnya


“Kak Abi jangan banyak fikirkan dan kak Abi tidak perlu mengingat sesuatu yang tidak perlu kak Abi ingat, “ ucap Yasmin lalu sedih


Mereka pun akhirnya pulang ke villa dan membawa Abi ke vila untuk istirahat.

__ADS_1


Yuk ikuti terus ceritanya


Selamat membaca….


__ADS_2