
Rasa kecewa dan sedih itulah yang dirasakan oleh Yasmin saat ini, melihat pria yang sangat dia cintai harus bersatu dengan wanita lain.
karena kenyataan yang membuatnya untuk melepaskan cinta yang selama ini ia bangun.
“Abi andai kamu tahu rasanya hatiku saat ini melihatmu bersamanya membuat hatiku sangat hancur, entah sampai kapan aku seperti ini?” Tanya Yasmin dalam hati lalu menangis
Saat dia sedih Yasmin mengeluarkan Mahkota yang dulu pernah Abi rajut untuknya, begitu sedih dan hancur hati Yasmin kini hanya mahkota dari daun kering yang mampu ia sentuh.
“Abi dulu kamu pernah bilang sama aku hanya aku seorang wanita yang mampu menjadi ratu dihatimu, dan sekarang takdir berkata lain bukan aku yang akan menjadi ratu dihatimu tapi Nabila,” ucap Yasmin dalam hatinya
Saat Yasmin sedih tiba –tiba saja pak Azhar melihatnya pak Azhar melihat Yasmin sedang duduk ditaman seorang diri dengan raut wajah yang sedih.
“Yasmin sedang apa kamu disini?” Tanya Pak Azhar mengejutkan Yasmin
“Pak Azhar, maaf pak saya bukan bermaksud untuk menganggu Abi dan Nabila saya hanya ingin melihat foo prewedding mereka,” jawab Yasmin dengan wajah gugup dan ketakutan
“Apa semua ini tidak melukai hati kamu? lebih baik kamu pergi saya yakin kamu pasti sedih melihat kemesraan mereka,” ucap Pak Azhar
Berkaca kaca mata Yasmin tak sanggup dirinya menahan rasa sakit dihatinya saat ini,
“Maafkan saya pak Azhar jujur saya tidak sanggup untuk melupakan Abi, didalam hati kecil saya cinta itu masih ada tapi saya dan Abi tidak mungkin bersatu karena kita satu Ibu,” ucap Yasmin lalu berlinang air mata
Tak tega pak Azhar melihat air mata Yasmin yang berjatuhan diwajah cantiknya, melihat air mata Yasmin membuat pak Azhar semakin bersalah dengan masa lalunya dulu.
Melihat Yasmin sedih pak Azhar teringat dengan Nilam dulu, wanita yang begitu mencintainya.
Pak Azhar segera memeluk Yasmin karena dia tahu saat ini Yasmin membutuhkan dukungan dari orang tuanya tapi Sayang Bu Shinta tidak memberikan perhatian itu kepada Yasmin.
“Menangislah Nak jika kamu ingin menangis, Anggap saja saya adalah Ayah kamu jangan pernah kamu berharap dengan cinta pertama tapi berharaplah dengan cinta sejati,”
“Karena yang pertama tidak semuanya menjadi cinta sejati,” ucap Pak Azhar sambil memeluk Yasmin
“Iya pak Azhar terimakasih sudah mau menenangkan hati saya, meski Ibu membenci saya tapi dia tetap Ibu saya, wanita yang sudah merawat saya, Ibu seperti ini karena Ibu kecewa dengan masa lalunya,” jawab Yasmin lalu mencoba untuk bisa menerima semua kenyataan ini
“Yasmin jika kamu mau kamu bisa memanggil saya dengan sebutan Ayah karena bagaimanapun juga Abi dan kamu adalah satu Ibu meski kalian berdua beda Ayah,saya berharap kelak nanti kamu bisa menemukan cinta sejati kamu meski itu bukan bersama Abi,” ucap Pak Azhar lalu mengusap air mata Yasmin
“Terimakasih Ayah,” jawab Yasmin lalu memeluknya kembali
“Ya Allah aku tahu bagaiman rasanya kehilangan orang yang kita cintai itu rasanya sangat sakit dan sekarang Yasmin merasakan hal itu karena masa lalu aku dan Shinta membuat mereka tak bisa bersatu,” ucap pak Azhar dalam hatinya lalu berlinang air mata
Hari pernikahan Abi dan Nabila semakin dekat Yasmin berniat ingin memberikan kado di hari pernikahan mereka yaitu sebuah sajadah yang ia buat untuknya.
“Sajadah ini akan aku persembahkan untuk Abi aku berharap lewat Sajadah ini Abi selalu ingat dengan aku,”ucap Yasmin dalam hati lalu sedih
Satu minggu kemudian…
__ADS_1
Hari ini adalah hari pernikahan Abi dan Nabila pesta pernikahan yang megah dan mewah menjadi saksi di hari yang paling bahagia untuk mereka. Saat Abi ingin melakukan ijab qobul hati Abi merasa sedih dan selalu menatap wajah Yasmin yang ada didepannya.
“Kenapa rasanya aku ingin menangis bila melihat wajah Yasmin? Seharusnya hari ini adalah hari yang membuatku bahagia karena aku akan bersatu dengan wanita yang aku cintai,” ucap Abi dalam hati lalu terdiam menatap wajah Yasmin
Sementara Yasmin hatinya begitu hancur saat ini dimana dia harus menyaksikan pernikahan Abi dan Nabila, tapi Yasmin mencoba untuk bertahan dan tegar karena dia tahu ini adalah jalan terbaik untuknya.
“Aku harus bisa menahan air mata ini jangan sampai aku menangis didepan Abi apalagi dihari pernikahannya, seribu air mata pun tidak akan merubah takdir yang sudah Allah tetapkan untuk Aku dan Abi,” ucap Yasmin dalam hati lalu sedih
Saat Abi membaca ijab qobul Yasmin ada didepannya,tangan Abi bergetar saat ingin menyentuh tangan penghulu, dan akhirnya Abi mengucapkan ijab qobul dengan lancar dan benar.
Resmi sudah Abi dan Nabila menjadi pasangan suami Istri dengan penuh cinta Nabila mencium tangan Abi setelah itu Abi memakaikan cincin pernikahan dijari manis Nabila lalu mencium kening Nabila.
Menyaksikan kemesraan mereka membuat hati Yasmin semakin hancur
“Sekarang Abi sudah menjadi suami Nabila dan sekarang aku benar-benar kehilangan Abi, semoga kamu bahagia dengan pernikahan kamu, biarlah rasa ini aku bawa pergi sampai aku mati,” ucap Yasmin dalam hati lalu meneteskan air mata.
Damar yang ada disamping Yasmin mencoba untuk menghiburnya,
“Aku tahu ini berat untuk kamu ingat Yasmin ini adalah jalan terbaik untuk kalian, kamu harus bisa melepaskan Abi untuk bahagia dengan Nabila, “ucap Damar lalu memegang tangan Yasmin
“Aku akan selalu ada untuk kamu sampai kamu bisa membuka hati kamu untuk aku,” ucap Damar lalu tersenyum
“Terimaksih Mas kamu selalu ada untuk aku, aku janji akan beajar untuk mencintai kamu dengan sepenuh hati,” jawab Yasmin lalu tersenyum dan mencoba untuk tegar menghadapi semua masalah yang ada.
Setelah itu para tamu undangan mengucapkan selamat untuk Abi dan Nabila begitu juga dengan Damar dan Yasmin, sebagai sahabat Damar merasa bahagia dengan pernikahan Abi .
“Terimakasih Damar aku juga berharap kamu dan Yasmin bisa bersatu seperti kita, “jawab Abi lalu melepaskan pelukannya
Setelah itu gantian Yasmin yang mengucapkan selamat untuk Abi dan Nabila, melihat wajah Yasmin yang ada didepannya membuat Abi sedih dan merasa bimbang dengan perasanya saat ini.
“Selamat ya kak Abi semoga kalian bahagia dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadaddah dan warahmah, Doaku selalu untuk kak Abi dan pernikahan kalian,” ucap Yasmin lalu memberikan bungkusan kado yang sudah ia siapkan untuk Abi.
“Apa ini Yasmin?” Tanya Abi dengan bingung menerimanya
“Ini kado untuk kak Abi aku harap kak Abi mau menerimanya, kak Abi harus janji sama aku kak Abi harus selalu mencintai mba Nabila apapun yang terjadi,” jawab Yasmin lalu bercucuran air mata
“Tanpa kamu minta aku akan selalu mencintai Nabila aku akan selalu menjaganya,” ucap Abi lalu menatap wajah Yasmin dan memeluknya dengan erat
“Yasmin izinkan kakak memelukmu jangan pernah kamu melupakan kakak meski kakak sudah menikah kak Abi akan tetap menjadi kakak untuk kamu, bagi kak Abi kamu adalah adik terbaik meski kita bukan satu Ayah tapi kak Abi sayang sama Yasmin,” ucap Abi dengan sedih
Pak Azhar yang mendengarkan kata-kata Abi membuatnya semakin sedih apalagi saat melihat Abi memeluk Yasmin rasa bersalah itu selalu ada dihati pak Azhar.
“Karena Masa laluku Abi dan Yasmin harus menjadi korban seandainya waktu itu aku tidak memaksakan hati untuk mencintaiku mungkin saat ini aku bisa hidup bahagia dengan wanita yang tulus mencintaiku yaitu Nilam, sampai kapan aku harus berbohong didepan Abi? Bagaimana jika dia tahu kalau wanita yang dia nikahi bukanlah wanita yang ia cintai,” ucap pak Azhar dalam hati lalu mnghampiri mereka
“Abi,” sapa pak Azhar lalu tersenyum
__ADS_1
“Ayah,” jawab Abi lalu segera melepaskan pelukannya
“Selamat menempuh hidup baru Nak semoga kamu dan Nabila selalu bahagia, jadilah imam yang baik untuk Nabila karena sekarang Nabila adalah istri kamu,” ucap pak Azhar lalu tersenyum
“Terimakasih Ayah aku akan selalu mencintai Nabila,” jawab Abi lalu tersenyum
Tidak ketinggalan pula Bu Shinta mengucapkan selamat untuk putranya di hari pernikahannya.
“Abi Mamah sangat bahagia akhirnya putra Mamah yang tampan ini menikah, Mamah selalu berdoa untuk kebahagiaan kamu dan Nabila,”ucap Bu Shinta lalu memeluk putranya dengan erat
“Terimakasih Mah, aku sayang sama Mamah dan Ayah Apa sebaiknya kalian tak bersatu? Demi aku dan Yasmin,” ucap Abi lalu melepaskan pelukannya dari Bu Shinta.
Setelah itu Abi menyatukan tangan Bu Shinta dan pak Azhar.
“Aku akan bahagia jika kalian bisa bersatu kita bisa seperti satu keluarga lagi, dari kecil aku mengharapkan keluarga yang utuh dan harmonis,” ucap Abi lalu tersenyum
Melihat tangannya disatukan dengan tangan Bu Shinta membuat pak Azhar bimbang dan sedih. Pak Azhar teringat dengan sikap Bu Shinta yang sudah menodai cinta tulusnya.
“Abi kamu boleh minta apa aja sama Ayah tapi maaf jika untuk bersatu dengan Mamah kamu lagi Ayah tidak bisa, hati Ayah sudah tertutup untuk cinta dan sekarang Ayah hanya ingin focus dengan masa tua Ayah,” jawab pak Azhar lalu melepaskan tangannya dari Shinta
“Tapi Ayah aku tahu Ayah juga berhak untuk bahagia apa Ayah tidak bisa memaafkan semua kesalahan Mamah? Aku tahu selama ini Mamah masih mencintai Ayah, apa tidak bisa Ayah membuka hati Ayah lagi untuk Mamah?” ucap Abi lalu mengingkan orang tuanya bersatu.
“Tidak Abi Ayah tidak bisa kembali dengan mamah kamu, Ayah sudah memaafkan semua kesalahan Mamah kamu tapi untuk kembali dan melupakan semuanya Ayah tidak bisa. Kelak nanti kamu akan mengerti jika pasanganmu berbuat salah karena itu sangat menyakitkan,” jawab pak Azhar lalu pergi
Mendengar ucapan dari pak Azhar membuat Bu Shinta sedih kesalahanya dulu membuat hati pak Azhar terluka bahkan tidak bisa untuk dilupakan.
“Maafkan aku Azhar ini semua salah aku seandainya waktu itu aku tidak tergiur oleh rayuan Evan mungkin sampai detik ini aku dan kamu masih bisa bersama, ini semua karena Yasmin setiap melihat wajah Yasmin aku teringat dengan Evan yang sudah membuat hidupkuhancur,” ucap Bu Shinta lalu menarik tangan Yasmin dan membawanya pergi ke taman.
“Lepaskan aku Bu,” ucap Yasmin merengek kesakitan
“Yasmin, ini semua karena kamu . saya benci sama kamu karena kamu hidup saya jadi hancur seandainya kamu tidak lahir mungkin sampai detik ini saya dan pak Azhar masih bersama,” ucap Bu Shinta dengan emosi
“Maafkan Yasmin Bu jika ini semua karena Yasmin apa yang harus Yasmin lakukan agar Ibu mau memaafkan Yasmin dan almarhum Ayah?” Tanya Yasmin sambil bercucuran air mata
“Kamu pergi dari hidup saya jauhi Abi dan jauhi pak Azhar, jangan pernah kamu datang dikehidupan saya lagi karena sampai kapanpun saya tidak akan pernah menganggap kamu sebagai putri saya, “ucap Bu Shinta
Mendengar itu membuat hati Yasmin semakin hancur, Ibu yang begitu ia sayangi harus membencinya.
“Ibu aku mohon jangan jauhi aku, aku bisa terima jika aku dan Abi tidak bisa bersatu tapi izinkan Yasmin untuk disini bersama Ibu, Yasmin sayang sama Ibu,” ucap Yasmin lalu bersimpuh didepan kakinya sambil bercucuran air mata
“Cukup Yasmin! Saya sudah cukup menderita karena kamu dan saya tidak pernah menganggap kamu sebagai anak saya, bagi saya kamu adalah anak cacat yang selalu membuat saya menderita,” jawab Bu Shinta lalu mendorong Yasmin hingga terjatuh dan meninggalkan Yasmin seorang diri.
Yasmin begitu sedih melihat Ibunya yang sangat membenci kekurangaanya, sebagi seorang anak Yasmin hanya ingin disyang dan diperatikan ole Ibunya karena sejak kecil Yasmin tidak pernah mendapatkan kasih sayng itu.
Yuk ikuti terus ceritanya kirakira bagaimana takdir hidup Yasmin, apakah bu Shinta akan menerima Yasmin menjadi anaknya?
__ADS_1
Happy reading