
Suatu hari Azhar datang menemui Shinta di Café Nilam.
setelah Nilam meninggal café tersebut diberikan kepada Shnta.
Shinta adalah pemilik baru di café Nilam, dia yang mengolah Café Nilam semenjak Nilam meninggal.
Terkejut Shinta melihat kedatanganAzhar.
“ Shinta," Ucap Azhar lalu tersenyum
“ Azhar untuk apa kamu kesini ?” Tanya Shinta penasaran.
Azhar mendekati Shinta lalu memegang tangan nya.
“Shinta apa kamu masih mau menerima aku untuk jadi pendamping hidup kamu ?” ucap Azhar dengan romantis.
Shinta pun melepaskan tangan nya dari Azhar
“Aku butuh waktu Azhar, aku tak tahu apa aku masih pantas mempertahankan rasa ini ?” jawab Shinta lalu meneteskan air mata.
“Shinta aku sangat mencintai kamu, sebelum Nilam pergi dia juga ingin kita bersatu,”
“Aku mohon Shinta jangan tolak aku lagi,” Ucap Azhar lalu memohon didepan nya.
Hanya air mata yang membahasahi pipi Shinta rasa bimbang tentang cinta selalu ada di hati nya.
“Tapi aku masih kecewa sama kamu, sebagai suami kamu tidak pernah bersikap baik dengan mba Nilam,”
“Hanya karena cinta mata dan hati kamu tertutup,” Ucap Shinta lalu pergi .
Perasaan hancur di hati Azhar melihat sikap Shinta yang begitu kecewa dengan sikap nya terhadap Nilam dulu.
Shinta pergi ke ruangan Nilam lalu menangis sambil memeluk foto Nilam.
“Haruskah aku bersatu dengan cinta yang sudah pernah menyakiti hati kamu mba ? aku rasa semua ini tidak adil untuk kamu,”
“Tapi aku teringat pesan terakhir darimu, kamu ingin melihat aku bersatu dengan Azhar,” Ucap Shinta dalam hati lalu menangis kesedihan.
Semua itu tidak membuat Azhar menyerah untuk mendekati Shinta, dia selalu berusaha untuk mendapatkan hati Shinta kembali.
__ADS_1
Suatu hari Azhar menemui Shinta dirumah nya lalu memberikan hadiah kepada anaknya.
Melihat sikap Azhar yang begitu menyayangi putra nya membuat hati Shinta luluh, Shinta sadar putra nya itu masih membutuhkan figur seorang ayah di hidup nya.
Di malam yang indah Azhar mengajak Shinta ke sebuah tempat dimana tempat tersebut sudah di hiasi oleh lampu dan bunga yang sangat indah.
“Apa ini Azhar ?” Tanya Shinta penasaran
Azhar pun memegang tangan Shinta lalu menatap wajah nya yang sangat cantik.
“Shinta malam ini adalah malam yang sangat indah untuk aku dimana aku bisa menatap wajahmu lebih dekat,"
“Shinta izinkanlah aku untuk bisa menatap wajahmu lebih lama lagi di dalam hidupku, apa kamu mau jadi istriku ? “ ucap Azhar dengan romantis didepan Shinta.
Shinta pun tersenyum lalu menganguk kan kepala nya .
“Aku mau jadi istri kamu dan aku menjadi cinta pertama sekaligus cinta terakhir untuk kamu,” ucap Shinta lalu tersenyum bahagia.
Begitu bahagia hati Azhar mendengar jawaban Shinta , dengan rasa Bahagia Azhar segera memeluk Shinta dengan erat.
“Aku bahagia Shinta akhir nya cinta yang selama ini aku tunggu telah menyambut hatiku malam ini,”
“Aku juga bahagia Azhar mendapatkan cinta dan hati kamu, maafkan aku yang dulu pernah menyakiti hati kamu,” jawab Shinta dipelukan Azhar.
Azhar pun melepaskan pelukan nya lalu menyentuh pipi Shinta yang penuh dengan air mata.
“Shinta kita lupakan masa lalu dan kita buka lembaran baru aku sangat mencintai kamu," ucap Azhar
“Aku akan menjadi istri dan Ibu yang baik untuk masa depan kita,” Jawab Shinta lalu memluk Azhar dengan erat.
2 Bulan kemudian mereka telah resmi menikah.
Sesuai permintaan Nilam, Shinta memakai baju kabaya yang sudah dijahit oleh Nilam.
Kini mereka hidup bahagia, cinta dan ketulusan Azhar telah mengantarkannya kepada cinta sejati.
Shinta merasa bahagia telah memiliki Azhar.
“Aku pernah melupakanmu karena cinta Dan sekarang aku sadar kamu selalu menungguku dijalan takdir Allah,"
__ADS_1
“Doa telah membuka pintu hatiku. Bahwa cintamu pantas untuk aku miliki, “ ucap Shinta didalam hatinya lalu memeluk Azhar.
Azhar merasa sangat bahagia memiliki Shinta.
“Aku percaya Allah akan mempertemukan aku dengan jodohku dijalan takdirnya.”
“Karena sesungguhnya jodoh akan datang diwaktu yang tepat, Terimakasih tuhan kini kau izinkan aku untuk bisa bersamanya. Aku harap kita selalu bersama hingga maut memisahkan kita, “ ucap Azhar dalam hatinya.
Shinta dan Azhar kini sudah resmi menjadi sepasang suami istri seperti yang di impikan oleh Azhar selama ini.
“Nilam terimkasih atas pengorbanmu untuk cinta sejatiku, karenamu aku mampu mendapatkan cinta dan hati Shinta,”
“Aku harap kamu bahagia di alam sana,”
Ucap Azhar dalam hati lalu tersenyum.
Pesta pernikahan yang mewah menjadi saksi pernikahan Shinta dan Azhar.
Zidan pun datang ke pernikahan mereka bahagai rasa nya melihat mereka bersanding di atas pelaminan.
“Selamat menempuh hidup baru Azhar semoga kalian bahagia selama nya. “ ucap Zidan lalu memeluk Azhar dengan erat.
“Terimkasih Zidan aku harp kamu juga bisa mendapatkan pengganti Nilam,” jawab Azhar dipelukan Zidan
“Tudak Azhar bagiku cinta aku ke Nilam tidak akan pernah tergantikan, meski nanti aku menikah dengan wanita lain tapi rasa cinta ini akan selalu ada untuk Nilam,”
Ucap Zidan lalu sedih mengingat sosok Nilam wanita yang sangat dia cintai.
“Aku yakin mba Nilam pasti bahagia melihat kita bahagia,” ucap Shinta lalu tersenyum.
“Mba Nilam terimakasih atas kebaya yang sudah kamu jahit, kini aku memakai kebaya ini di hari pernikahan aku danAzhar sesuai permintaan mba Nilam.”
“Aku janji mba akan selalu mencintai Azhar dengan setulus hati," Ucap Shinta dalam hati lalu tersenyum.
Azhar dan Shinta telah bersatu apakahmereka akan bahagia dengan pernikahan mereka ?
Apakah Shinta akan menjadi istri yang baik untuk Azhar?
jangan lupa like
__ADS_1