
Suatu hari Abi menemui Yasmin dikampusnya, melihat Abi datang ke kampus membuat Yasmin terkejut.
“Pak Abi,ada apa kesini?”Tanya Yasmin penasaran
“Aku kesini ingin menjelaskan sesuatu sama kamu,” jawab Abi
“Maaf pak saya sibuk lagi pula sudah tidak ada lagi yang harus kita bicarakan,” ucap Yasmin lalu pergi
Abi sedih melihat sikap Yasmin yang tidak memberikan dirinya kesempatan untuk bicara.
“Yasmin, aku sedih melihat sikapmu seperti ini apakah aku masih pantas untuk bisa mendapatkan kesempatan kedua darimu?” Tanya Abi dalam hati lalu berlinang air mata
Hari ini Bu Shinta pergi ke Mall lalu melihat kemeja pria yang sangat bagus.
Teringat Bu Shinta dengan putranya yang sudah lama pergi bersama Azhar.
“Abi, Mamah sangat rindu sama kamu rasanya Mamah ingin memeluk kamu, “ ucap Bu Shinta dalam hati lalu sedih
Bu Shinta membeli kemeja itu dan berharap suatu saat nanti dia bisa bertemu dengan putra kandungnya.
“Abi, Mamah akan beli baju ini untuk Abi, jika waktu mempertemukan kita Mamah ingin sekali memeluk kamu Nak,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu pergi
Sampai diparkiran tidak sengaja Bu Shinta dan Pak Abi bertemu.
“Bu Shinta,” sapa Abi lalu tersenyum
“Abi, kamu ada disini? sama Yasmin?” Tanya Bu Shinta terkejut
“Tidak Bu, saya sendirian kebutulan ada sesuatu yang ingin saya beli,”
“Ibu sendiri? sedang apa disini?” Tanya Abi ramah
“Ibu beli baju untuk saudara Ibu,” jawab Bu Shinta tersenyum
“Karena kita ketemu disini, Ibu mau tidak makan sama Abi?” ucap Abi lalu mengajak Bu Shinta makan siang bersama di Restoran.
Saat Makan Bu Shinta selalu menatap wajah Abi dan teringat dengan putranya.
“Wajah dia mirip seperti anakku Abi, mungkin sekarang dia sudah sebesar pria ini?” ucap Bu Shinta dalam hati
“Oh ya Bu, Yasmin anak tunggal Ibu?” Tanya Abi penasaran
“Iya, Yasmin anak tunggal saya, tapi sayang dia cacat,” jawab Bu Shinta lalu merasa malu
“Beruntung banget Yasmin punya Ibu yang sayang dan peduli dengan dirinya, meski dia cacat tapi Yasmin tetap wanita yang baik dan cerdas Ibu beruntung punya anak seperti Yasmin,” ucap Abi lalu tersenyum
“Kalau Abi, bagaimana dengan kabar Ibunya Abi? Pastinya dia wanita yang beruntung punya putra tampan dan sukses seperti Abi,” ucap Bu Shinta dengan memujinya
Mendengar itu Abi hanya terdiam lalu merasa sedih dan Nafsu makannya mendadak hilang.
__ADS_1
“Saya tidak punya Ibu.”
“Selama ini saya hidup sama Ayah bukan sama Ibu, dan saya hanya punya Ayah.” Jawab Abi Tegas
“Kenapa seperti itu?memangnya Ibunya Abi kemana?” Tanya Bu Shinta penasaran
“Maaf Bu saya tidak bisa menceritakan semuanya karena bagi saya ini adalah aib dikeluarga saya, tidak pantas saya menceritakannya,” ucap Abi lalu sedih
Bu Shinta hanya tersenyum
“Ada apa dengan Ibunya Abi? Sepertinya dia begitu membenci Ibunya?” Tanya Bu Shinta dalam hati
Selesai makan Bu Shinta pulang kerumahnya, saat Malam tiba Bu Shinta memandangi foto putra kecilnya yang sudah lama pergi.
“Jika perpisahan itu tidak terjadi, mungkin aku dan putraku hidup bahagia, aku sangat menyesal sudah berpisah dari Azhar,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu berlinang air mata
Tak mudah untuk Shinta untuk melupakan kebersamaanya bersama Azhar dan putra kecilnya dulu.
“Dulu kita bahagia menjadi satu keluarga semua itu harus hancur karena pengkhianatan yang pernah aku lakukan bersama Evan, ini semua tidak adil untuk aku.” ucap Bu Shinta dengan penuh penyesalan
Keesokan harinya Yasmin berangkat ke kampus tak sengaja Yasmin bertemu dengan Nabila dijalan.
“Yasmin, apa kabar kamu?” Tanya Nabila ramah
“Baik, Bu Nabila tidak bersama Pak Abi?” Tanya kembali Yasmin
“Abi Hanya mencintai kamu. Yasmin tolong maafkan aku, karena aku kamu dan Abi harus berpisah, semua itu bukan kesalahan kamu, ini hanya ambisi aku yang ingin mendapatkan Abi, tapi ternyata aku salah Abi tidak pernah mencintai aku dia hanya mencintai kamu,” ucap Nabila lalu segera
memeluk Yasmin dan menumpahkan semua air matanya
“Yasmin, kembalilah bersama Abi buat dia bahagia disampingmu, aku janji akan melepaskan Abi untuk kamu, berikan dia kesempatan kedua untuk bisa bersamamu,” ucap Nabila lalu melepaskan pelukannya dari Yasmin
“Terimakasih Bu Nabila, jika pak Abi jodoh aku kita pasti akan bersatu, aku juga sudah memaafkan semua kesalahan Bu Nabila,” jawab Yasmin lalu memeluknya kembali
1 minggu kemudian hari ini Yasmin wisuda, dihari wisudanya Bu Shinta tidak mau hadir dan mendampingi dirinya.
Hancur dan sedih hati Yasmin di momen yang paling penting dalam hidupnya, tidak ada seorang pun yang mau hadir.
“Ibu, aku sangat berharap Ibu bisa hadir di acara wisudaku, tapi ternyata Ibu sama sekali tidak mau datang,” ucap Yasmin dalam hati lalu sedih
Tidak lama kemudian Damar datang bersama Nayla, begitu bahagia Nayla melihat Yasmin yang memakai baju wisuda.
“Kak Yasmin sangat cantik, aku bahagia akhirnya Kak Yasmin bisa lulus dengan predikat terbaik,” ucap Nayla lalu tersenyum
“Terimakasih Nay, tapi aku tetap sedih disaat aku wisuda Ibu sama sekali tidak mau hadir, seharusnya hari ini menjadi hari yang paling indah dalam hidupku,” jawab Yasmin lalu sedih
“Kak Yasmin tidak perlu sedih, kak Damar dan Aku akan selalu ada untuk kakak, “ ucap Nayla ceria
“Benar Yasmin, Aku dan Nayla akan selalu ada untuk kamu, kami bangga sama kamu akhirnya kamu bisa mendapatkan gelar sarjana pendidikan, semoga ini awal yang baik untuk kamu,” ucap Damar memberikan semangat kepada Yasmin
__ADS_1
Tidak lama kemudian Abi datang untuk menemui Yasmin di acara wisudanya.
“Pak Abi,” ucap Yasmin terkejut
“Yasmin, aku minta maaf sama kamu karena sudah salah menilai kamu, aku tahu selama ini kamu tidak pernah mengkhianati aku,” ucap Abi lalu memegang tangan Yasmin
“Apa kamu mau memberikan kesempatan kedua untuk aku?perlu kamu Tahu Yasmin tidak ada seorangpun yang bisa aku cintai selain kamu,”
“Aku ingin kamu yang menjadi ratu dihatiku bukan wanita lain,” ucap Abi lalu menatapnya dengan penuh cinta
“Sebenarnya aku juga masih mencintai pak Abi, hanya pak Abi yang selalu membuatku bahagia,”
“Aku sudah memaafkan kesalahan pak Abi, Aku mau memberikan kesempatan kedua untuk pak Abi,” ucap Yasmin lalu tersenyum
Abi sangat merasa bahagia lalu segera memeluk Yasmin dengan penuh kerinduan.
“Terimakasih Yasmin, aku sangat mencintai kamu,” ucap Abi sambil memeluk Yasmin
Damar hanya terdiam menahan rasa sakit dihatinya, Damar berusaha untuk menerima kenyataan dalam cinta.
“Aku tahu ini sangat sulit tapi aku harus ikhlas melepaskan Yasmin bersama cinta yang lain, jika Yasmin bahagia aku juga harus bahagia,” ucap Damar dalam hati lalu berusaha tegar didepan mereka
Nayla yang tahu kakaknya menahan rasa sakit dihatinya
“Kasihan Kak Damar harus merasakan sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan, semoga kak Damar bisa menemukan cinta sejatinya meski itu bukan bersama Kak Yasmin,” ucap Nayla dalam hati lalu sedih
Setelah itu Abi menghampiri Damar lalu meminta maaf atas semua sikapnya.
“Damar Aku minta maaf sebagai sahabat seharusnya aku percaya sama kamu, “ ucap Abi lalu sedih
“Aku sudah memaafkan kamu Abi, aku tahu kamu sangat mencintai Yasmin,” jawab Damar lalu tersenyum
“Damar Apa kamu mau kembali bekerja dikantor aku?” Tanya Abi
“Pasti aku mau, aku senang bisa bergabung lagi diperusahaan kamu,” jawab Damar lalu segera memeluk Abi sebagai tanda persahabatannya.
“Abi meski hatiku sakit melepaskan Yasmin, tapi aku tahu kamu akan jauh lebih sakit jika kehilangan Yasmin begitu juga dengan Yasmin, aku harap kamu selalu bahagia bersama Yasmin,” ucap Damar dalam hatinya
Setelah itu Abi dan Yasmin kembali menjalin sebuah hubungan, kesempatan kedua telah Yasmin berikan kepada Abi.
Jika sebuah hubungan sudah dibangun maka bangunlah juga kepercayaan karena sejatinya cinta terletak pada kesetiaan.
Yuk Ikuti terus ceritaanya…
Jangan lupa like
Jangan lupa Vote ya
Terimakasih
__ADS_1