MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Masih Mencintainya


__ADS_3

Saat jam istirahat Yasmin pergi ke taman, disana Yasmin merenungi kisah cintanya bersama Abi.


“Baru sekejap aku dan Abi merajut sebuah cinta, tapi semua itu harus aku akhiri karena kenyataan, sekarang Abi juga membenci aku,” ucap Yasmin dalam hati lalu meneteskan air mata


Saat Yasmin sedih Pak Yuda melihatnya, lalu menghampiri Yasmin yang sedang bersedih.


“Bu Yasmin, kenapa sedih?” Tanya pak Yuda


“Tidak pak, saya tidak sedih,” jawab Yasmin lalu tersenyum


“Saya tahu Bu Yasmin sedang sedih, pasti Bu Yasmin sedih karena pertunangannya gagal,”


“Ini memang sangat berat Bu, tapi inilah kenyataannya Bu Yasmin dan Abi memang tidak bisa bersatu, “ ucap Pak Yuda lalu tersenyum


“Entahlah bagaimana saya bisa menerima semua ini? Kenyataan ini benar-benar membuat hati saya hancur, “ jawab Yasmin lalu berlinang air mata


“Lebih baik Bu Yasmin belajar untuk melupakan Abi, karena bagaimanapun juga pria yang ibu cintai adalah kakak tiri Ibu sendiri, kita harus bisa terima kenyataan ini meski pahit tapi itulah yang terbaik,” ucap pak Yuda lalu memegang tangan Yasmin yang ada didepannya


“Saya yakin Bu Yasmin adalah wanita yang tegar, Bu Yasmin past bisa melewati ini semua,” jawab Pak Yuda lalu menatapnya


Yasmin segera melepaskan tangannya dari pak Yuda


“Terimakasih pak,” ucap Yasmin lalu pergi


“Perlu kamu tahu Yasmin aku juga mencintai kamu, sejak awal kita bertemu perasaan ini sudah hadir untuk kamu,” ucap pak Yuda dalam hati lalu sedih


Sementara Abi dia juga merasa kehilangan Yasmin, duduk seorang diri di warteg mengenang kebersamaanya bersama Yasmin.


Bercucuran air matanya mengingat senyum indah di wajah Yasmin,


“Aku tidak sanggup menerima semua kenyataan ini, Yasmin aku sangat mencintai kamu, Aku masih mencintainya tapi aku benci dengan kenyataan ini,”


“Apa salah aku dan cinta, kenapa aku tidak bisa bersatu dengan dia?” Tanya Abi dalam hati lalu sedih


Saat itu juga Yasmin pergi ke warteg tidak sengaja mereka bertemu di warteg tersebut.


“Yasmin,” ucap Abi terkejut


“Abi,” jawab Yasmin lalu mereka saling menatap

__ADS_1


Tak kuasa Abi menatap wajah Yasmin begitu juga dengan Yasmin tak kuasa menatap wajah Abi yang ada didepannya.


“Kenapa harus ada jarak diantara kita? Kenapa masa lalu harus jadi penghalang cinta kita?” Tanya Abi dalam hati lalu menatap wajah Yasmin


“Kenapa aku sulit jauh darinya? Aku ingin jauh darinya tapi semakin aku jauh darinya dia semakin mendekat padaku, Aku tidak sanggup jika harus menatap wajahnya,” ucap Yasmin dalam hatinya lalu berlinang air mata


Abi langsung pergi dari warteg tersebut, dia lebih memilih untuk menghindar dari Yasmin.


Hanya Air mata yang mampu Yasmin ungkapkan, tak kuasa dirinya harus menatap wajah cinta yang penuh dengan luka.


“Diwarteg ini kita pernah berjanji untuk mengenal sebuah rasa dalam cinta, Aku ajarkan dia apa arti sebuah rasa dalam cinta tapi semua itu harus aku lupakan karena kenyataan ini,”


“Dibalik sifatnya yang keras aku bisa belajarmemahami bahwa dia adalah pria yang baik, Maafkan Aku Abi mungkin sekarang kamu sudah membenciku,” ucap Yasmin dalam hatilalu meneteskan air mata


Didalam mobil Abi menumpahkan semua air matanya, tak kuasa Abi menahan semua kehancurannya.


“Aku tidak sanggupmenerima semua ini , Apa aku bisa melupakan Yasmin? Apa aku bisa mencintai wanita lain selain Yasmin?” ucap Abi mengingat semua kebersamaannya bersama Yasmin.


“Masa indah itu harus aku lupakan karena masa lalu, ini semua karena wanita itu, dia sudah menghancurkan cinta aku dan dia juga sudah menghancurkan hati Ayah, “


“Aku benci wanita itu!” teriak Abi lalu menangis


Hari ini Bu Shinta datang ke kantor Azhar, terkejut Azhar melihat Shinta datang.


“Aku ingin bertemu dengan Abi sekaligus Aku mau minta maaf sama Abi, pasti dia sangat terpukul dengan kenyataan ini,” jawab Shinta lalu sedih


“Abi sedang pergi mungkin dia sedang menenangkan diri, lebih baik kamu pergi dari sini,” ucap pak Azhar lalu hendak pergi


Bu Shinta segera memegang tangan pak Azhar


“Tunggu Azhar, aku mohon maafkan aku selama ini aku sudah menjadi Ibu yang jahat untuk Abi, aku lebih memilih pria itu dari pada suamiku sendiri,” jawab Shinta lalu meneteskan air mata


“Aku sudah memaafkan kamu, tapi untuk melupakan semua sikap kamu aku butuh waktu, karena luka dihatiku belum sepenuhnya sembuh,” ucap Pak Azhar lalu melepaskan tangannya dan pergi


Hati Bu Shinta sangat hancur lalu menangis


“Azhar, maafkan aku sekarang aku sadar kamu adalah pria yang baik hanya kamu pria yang tulus mencintai aku,”


“Selama ini mata hatiku sudah tertutup oleh harta dan jabatan, aku fikir Evan akan mencintaiku dengan tulus seperti kamu mencintai aku, jika aku bisa memutar waktu aku ingin kembali bersamamu,” ucap

__ADS_1


Bu Shinta dalam hati lalu menangis


Setelah itu Bu Shinta keluar dari kantor pak Azhar, lalu bertemu dengan Abi yang baru turun dari mobilnya.


Begitu bahagianya Bu Shinta melihat Abi dan langsung menghampirinya.


“Abi, kamu sudah datang? Mamah bawa makanan buat kamu, kita makan bersama ya,” ucap Bu Shinta dengan wajah bahagia


Abi segera melempar makanan yang dibawa oleh Bu Shinta


“Saya tidak suka dengan masakan Ibu pengkhianat seperti Anda, lebih baik Anda pergi dan jangan pernah datang ke kantor ini lagi!” ucap Abi dengan emosi


“Tapi Abi Mamah rindu sama kamu, dua puluh tahun lebih kita di pisahkan Mamah ingin bersamamu,” jawab Bu Shinta lalu meneteskan air mata


“Tapi aku benci dengan Anda! Wanita pengkhianat yang sudah menghancurkan hidup aku dan hidup Ayah, wanita seperti anda tidak panats untuk mendapatkan kesempatan kedua,” ucap Abi lalu hendak pergi


Bu Shinta memegang tangan Abi dan mencegah Abi untuk pergi


“Maafkan Mamah Abi, maafkan atas semua kesalahan Mamah yang sudah lebih memilih cinta yang lain,”


“Maafkan Mamah yang sudah membuat hati kamu hancur, tidak seharusnya Mamah meninggalkan kamu,” ucap Bu Shinta lalu bersujud didepan kaki Abi


“Mamah rela jika Mamah harus bersujud didepan kaki Kamu asalkan kamu mau memaafkan Mamah, dan mengakui Mamah sebagai Ibu kandung kamu,” ucap Bu Shinta lalu berlinang air mata memohon maaf kepada Abi


“Tidak akan pernah! Sampai kapanpun saya tidak akan pernah memaafkan Anda dan masa lalu Anda, “ jawab Abi lalu melepaskan tangannya dari Bu Shinta dan pergi begitu saja


“Abi Maafkan Mamah ini semua salah aku yang sudah salah mengambil keputusan, dulu Azhar memohon dan mengemis cinta kepadaku sekarang aku mengemis untuk diakui oleh anakku sendiri,”


“Ini sungguh menyakitkan sangat menyakitkan, aku tidak pernah diakui oleh Putraku sendiri,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu menangis


Sikap Abi dilihat oleh Damar sebagai sahabat Damar langsung menegur Abi.


“Abi, apa maksud kamu kenapa kamu harus bersikap seperti itu? Bagaimanapun juga Bu Shinta adalah Ibu kamu, ibu yang sudah melahirkan kamu,” ucap Damar menasehatinya


“Dia memang yang melahirkan aku tapi dia tidak pernah membesarkan aku, selama ini aku hidup dengan Ayah. Hanya Ayah orang tuaku, jangan pernah kamu menasehati aku soal ini karena kamu tidak pernah merasakan sakitnya hidupnya tanpa seorang Ibu, “ jawab Abi lalu pergi


“Begitu kerasnya hati Abi, semoga saja suatu hari nanti Abi bisa memaafkan kesalahan Ibunya, “ ucap Damar lalu pergi


Masa lalu yang kembali membuat Abi kecewa dan dipisahkan oleh cinta sejatinya.

__ADS_1


Yuk ikuti terus ceritanya yang makin seru,


jangan lupa like,koment dan vote ya


__ADS_2