MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Cinta Sementara


__ADS_3

Detik demi detik Abi melewati semua itu bersama Nabila, saat dia sakit Nabila selalu mendampingi Abi dengan penuh cinta dan ketulusan.


Kandungan Nabila semakin besar kini usia kandungan Nabila sudah 8 Bulan.


Suatu hari Nabila imengantarkan makan siang untuk Abi di kantor, sampai di kantor Nabila melihat Abi yang tergeletak di dalam ruangannya.


“Abi,” teriak Nabila lalu meminta bantuan dan membawa Abi ke Rumah sakit.


Saat di bawa kerumah sakit Nabila terkejut ternyata Dokter yang menangani Abi adalah Nayla.


“Nay, jadi kamu Dokter yang merawat Abi?” Tanya Nabila


“Iya kak, alhamdulilah saya sudah lulus dan sekarang saya jadi Dokter di Rumah sakit ini,” jawab Nayla lalu menangani Abi


Di Ruang tunggu Nabila menunggu kabar dari Dokter tentang kondisi Abi,beberapa saat kemudian Nayla keluar dari ruang UGD.


“Nay, bagaimana kondisi Abi?” Tanya Nabila dengan khawatir


“Kondisi kak Abi sangat buruk kak, Apa selama ini kak Abi sakit jantung?” ucap Nayla lalu menatap wajah Nabila


Mendengar pertanyaan Nayla membuat Nabila sedih, dan tak sanggup untuk menahan air matanya.


“Semenjak Yasmin memutuskan untuk pergi Abi di vonis sakit jantung, Abi bisa sembuh jika dia bisa mendapatkan donor jantung. Aku bingung Nay,aku takut jika Abi tidak bisa di sembuhkan aku juga takut keadaan Abi akan semakin memburuk jika dia tahu wanita yang ia nikahi bukanlah wanita yang ia cintai.”


“Abi pasti akan marah besar jika dia tahu bahwa pernikahan yang kita jalani semuanya di atas kebohongan,” ucap Nayla lalu menangis bersandar di bahu Nayla.


“Kak Nabila yang sabar ya? Apapun yang terjadi nanti kakak harus yakin bahwa cinta kak Abi pasti akan tumbuh untuk kakak. Apalagi kalian akan punya anak aku yakin kak Abi pasti akan mencintai dan tidak akan pernah meninggalkan kakak,” jawab Nayla lalu memberikan semangat untuk Nabila.


Setelah itu Nabila menemui Abi diruang rawatnya, berlinang air mata Nabila saat menatap wajah suaminya yang terbaring lemah karena penyakitnya.


“Abi, aku harap meski ingatanmu kembali kamu tidak membenciku dan anak kita. Perlu kamu tahu Abi aku sangat mencintai kamu dan aku janji akan selalu mendampingi kamu apapun yang terjadi,” ucap Nabila di dalam hatinya lalu mencium kening Abi sambil berlinang air mata.


Setelah itu Nabila pergi ke Masjid untuk mendoakan Abi yang sedang terbaring lemah di rumah sakit, disana Nabila shalat lalu selesai shalat Nabila berdoa untuk kesembuhan suaminya.

__ADS_1


Nabila mengangkat kedua tangannya dan berdoa dengan rasa khusyu.


“Ya Allah aku mohon sembuhkanlah suamiku jagalah dia untukku, aku tak sanggup jika harus berpisah dari suamiku karena aku sangat mencintainya.


Rasa takut itu selalu menghantui aku, aku takut jika ingatan suamiku kembali dia akan membenciku bahkan membenci pernikahan ini.


Aku tahu cinta suamiku tidak sepenuhnya untuk aku, tapi aku mohon Ya Allah tanamkanlah cinta dan ketulusan dihatinya untuk mencintai aku karena hanya itu yang mampu mempertahankan pernikahan aku dengan suamiku,” doa Nabila lalu berlinang air mata


Semua Doa Nabila di dengar oleh Pak Azhar, sedih rasanya mendengar semua Doa Nabila.


“Kasihan Nabila dia begitu tulus mencintai Abi, tapi Abi tidak pernah mencintai Nabila dengan tulus. Aku jadi teringat dengan Nilam, aku tidak mau Abi menyesal seperti aku yang menyesal karena sudah menyakiti hati wanita yang mencintaiku dengan tulus,” ucap pak Azhar dalam hatinya


Setelah itu pak Azhar pergi ke ruangan Abi dan melihat kondisi Abi yang belum sadarkan diri.


Saat pak Azhar ada disampingnya tidak lama kemudian, Abi sadar dari masa kritisnya.


“Abi, kamu sudah sadar? Ayah senang lihat kamu sudah siuman,” ucap pak Azhar lalu tersenyum


“Kamu ada di Rumah sakit, tadi kamu pingsan di kantor,” ucap Pak Azhar lalu tersenyum


“Ayah, rasanya percuma jika aku dirawat di sini karena sampai kapanpun aku tidak bisa sembuh. Semangat hidupku sudah hilang Ayah,” ucap Abi lalu sedih


“Kenapa kamu bicara seperti itu? Semangat kamu adalah Nabila dan sebentar lagi kalian akan punya anak, jadi kamu harus semangat demi anak dan istri kamu,” jawab pak Azhar


“Tapi aku merasa asing dengan Nabila Ayah, aku tidak tahu kenapa aku seperti ini? Jika memang dulu kita saling mencintai seharusnya aku tidak mersa asing dengan pelukan Nabila.”


“Setiap Nabila memeluk ku aku tidak pernah merasa nyaman. beda saat aku memluk Yasmin, pelukan Yasmin tidak pernah asing untuk aku padahal dia hanya adik tiriku, semenjak Yasmin pergi aku merasa kesepian Ayah aku sedih harus jalani semua ini tanpa dia,” ucap Abi lalu berlinang air mata


“Tapi Abi Nabila adalah Istri kamu dan kamu tidak boleh mencintai Yasmin karena Yasmin adalah adik tiri kamu, dia juga Istri Damar sahabat kamu sendiri, jangan pernah lukai hati istri kamu karena dia tidak pantas untuk di sakiti,” jawab pak Azhar dengan tegas


Tanpa di sadari Nabila mendengar semua pembicaraan mereka, sedih dan hancur rasanya Nabila mendengar ucapan Abi.


Tak sanggup untuk menemui Abi, Nabila memilih untuk pergi ke taman. Nabila berjalan sambil berlinang air mata mengingat semua ucapan Abi yang sangat menyakitkan.

__ADS_1


“Rasanya aku lah wanita paling hancur saat ini, menikah tnpa di cintai. Ternyata selama ini Abi tidak pernah bahagia di sampingku, Apa aku hanya cinta sementara di mata Abi? Yang kehadirannya tidak pernah di hargai dan rasanya tak pantas untuk di balas,” ucap Nabila di dalam hatinya lalu menangis


Saat Nabila menangis Bu Shinta mendekatinya lalu memberikan tisu untuknya.


“Hapuslah air mata kamu Nabila, percayalah bahwa Abi itu akan jadi milik kamu,” ucap Bu Shinta lalu tersenyum


“Mamah? Tapi aku tahu mah kalau Abi tidak akan pernah bisa mencintai aku, dia hanya mencintai Yasmin,” jawab Nabila lalu sedih


“Yasmin sudah pergi dan dia tidak akan pernah bisa merebut Abi dari kamu, semua ini Mamah lakukan untuk Abi.”


Bu Shinta pun mendukung Nabila untuk mempertahankan Rumah tangganya.


“Tidak Mah, semua ini karena Mamah. Seandainya Mamah tidak melakukan itu mungkin Yasmin tidak akan pergi, perlu Mamah tahu Yasmin adalah semangat hidup untuk Abi,” ucap Nabila dengan emosi


“Wanita itu tidak pantas untuk Abi, mereka tidak di takdirkan untuk bersatu jadi kamu harus tetap bertahan, di mata Abi Yasmin itu wanita jahat yang sudah menusuk Ibu kandungnya sendiri,” jawab Bu Shinta lalu tersenyum


“Aku tidak tahu Mah. Apa yang Mamah lakukan itu salah karena fitnah itu Yasmin harus kehilangan pekerjaan dan Karena fitnah itu Yasmin harus di enci oleh semua orang. Ingat Mah Yasmin juga anak Mamah sama seperti Abi, aku semakin bersalah harus menyembunyikan kebenaran ini karena semua ini bohong,” ucap Nabila lalu hendak pergi


“Lebih baik Mamah jujur kalau semua yang terjadi dengan Mamah itu bukan salah Yasmin, aku tidak mau Mamah menyesal dengan semua ini. “


“Berhenti Nabila!”


“Jika kamu jujur di depan mereka kamu akan kehilangan Abi, karena Abi pasti akan mencari Yasmin,” ucap Bu Shinta lalu mengancam Nabila


Mendengar ucapan Bu Shinta membuat Nabila terdiam dan tak bisa berbuat Apa-apa karena apa yang di katakana oleh Bu Shinta benar. jika Abi tahu kebenarannya Abi pasti akan pergi dan mencari Yasmin.


“Maafkan aku Yasmin aku harus berbohong dan menyembunyikan kebenran ini didepan Ayah dan Abi, aku juga tidak mau kehilangan Abi,” ucap Nabila dalam hati lalu berlinang air mata


Karena ancaman itu Nabila lebih memilih untuk diam dan merahasiakan kebenaran dari kasus Yasmin.


Rasa bersalah dan takut selalu menghantui fikirannya


Yuk jangan lupa vote dan like ya

__ADS_1


__ADS_2