MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR

MENUNGGUMU DIJALAN TAKDIR
Kecelakaan Abi


__ADS_3

Hancur rasanya hati Yasmin melihat sikap Ibunya yang begitu membenci dirinya, hanya air mata dan luka yang tersisa dihati Yasmin.


Dimalam yang dingin Yasmin menumpahkan semua air matanya , guyuran air hujan menjadi saksi kehancuran hatinya.


“Sampai kapan Ibu akan membenci aku dan menyalahkan aku? Aku hanya ingin Ibu sayang sama aku,” ucap Yasmin lalu menangis


Yasmin Berjalan meratapi kesedihan yang ada dihidupnya. Saat Yasmin berjalan Ada sebuah mobil yang berhenti mobil itu berhenti persis didepan Yasmin.


Pengendara mobil itu adalah Abi terkejut Abi melihat Yasmin ada dijalan raya, Abi Keluar dari mobilnya lalu menghampiri Yasmin.


Derai-derai air mata Abi dan Yasmin saling menatap, tak sanggup Abi menatap wajah Yasmin begitu juga dengan Yasmin tak kuasa menatap wajah sosok pria yang begitu dicintainya.


“Yasmin,” ucap Abi lalu memeluknya


“Yasmin Aku tidak sanggup untuk menerima semua ini,Aku tidak bisa berhenti untuk mencintai kamu,” ucap Abi dalam pelukannya


“Abi Aku juga sangat mencintai kamu tidak ada satu orang pria pun yang bisa aku cintai kecuali kamu, hanya kamu satu satunya pria yang sangat aku cintai,” ucap Yasmin lalu memelukAbi dengan erat


Mendengar ucapan Yasmin, Abi segera melepaskan pelukannya.


“Tidak Yasmin, cinta kita tidak akan pernah bersatu dijalan takdir, Aku dan kamu satu Ibu, kita harus melupakan perasaan ini,” jawab Abi lalu hendak pergi


Sampai di pintu mobil Abi melihat wajah Yasmin yang penuh dengan air mata.


“Selamat tinggal Yasmin, Aku sangat mencintai kamu,” ucap Abi dalam hati lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi.


Air mata kesedihan membasahi wajah yasmin, sakit dan hancur itulah yang dirasakan oleh Yasmin melepaskan orang dicintainya karena kenyataan.


“Abi!” teriak Yasmin lalu menangis kesedihan


Suara petir yang sangat keras disertai guyuran hujan yang sangat deras menjadi saksi kehancuran hatinya.


“Abi, Aku sangat mencintai kamu,” ucap Yasmin lalu menangis


Rasa hancur dan kecewa juga dirasakan oleh Abi,


“Yasmin, maafkan aku yang tidak bisa menjadi pendamping hidup kamu, bagi aku kamu akan tetap menjadi ratu dihati aku, meski dunia dan takdir menolak kita,” ucap Abi dalam hati lalu berlinang air mata


Setelah itu Abi memeluk foto Yasmin sambil menyetir mobil.


tanpa disadari Abi menabrak sebuah truk yang sangat besar, Abi mengalami kecelakaan dan Luka yang sangat parah di bagian kepalanya.


Semua warga yang melihatnya segera menolong Abi dan membawanya kerumah sakit.


Pak Azhar dan Damar mendapatkan kabar dari Rumah Sakit bahwa Abi kecelakaan, mendapat kabar tersebut mereka segera pergi kerumah sakit.


Sampai dirumah sakit Pak Azhar dan Damar langsung menemui Dokter yang menangani Abi.


“Bagaimana kondisi Abi Dok?” Tanya Pak Azhar panik


“Kondisi Abi sangat kritis Akibat kecelakaan tersebut, ada luka yang sangat parah dibagian kepalanya, oleh sebab itu pak Abi koma,” jawab Dokter lalu sedih


“Selamatkan putra saya Dok saya tidak mau kehilangan anak saya,” ucap Pak Azhar lalu sedih


Melihat air mata Pak Azhar membuat Damar sedih.


“Baiklah pak kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawa pak Abi,” ucap Dokter lalu pergi


Pak Azhar begitu sedih dengan kondisi Abi


“Pak Azhar harus` sabar saya yakin Abi pasti akan melewati masa kritisnya,” ucap Damar lalu tersenyum


“Hati saya sangat hancur melihat Abi terbaring lemah dirumah sakit, jika saya boleh lebih baik saya yang sakit,” jawab Pak Azhar lalu menangis

__ADS_1


Setelah itu pak Azhar masuk keruangan Abi lalu melihat kondisi Abi yang sangat kritis.


Air mata bercucuran saat menyentuh tangan Abi yang penuh dengan infusan.


“Abi, Ayah sayang sama kamu tanpa kamu Ayah tidak akan pernah berarti, Kamu adalah Cahaya untuk Ayah, disaat cinta mengkhianati cinta`Kamu lah tangan yang selalu mengusap Air mata Ayah,” ucap Pak Azhar lalu berlinang air mata


Setelah itu pak Azhar melihat tangan Abi memegang sebuah foto ditanganya, terkejut hati pak Azhar melihat foto tersebut, ternyata foto yang Abi genggam adalah foto Yasmin.


“Ternyata Abi sangat mencintai Yasmin, selama ini Abi belum bisa menerima kenyataan ini, disaat dia koma Abi selalu mengenggam foto Yasmin,”


“Hati Abi pasti tersiksa dengan kenyataan ini, maafkan Ayah Abi,” ucap Pak lalu membuang foto tersebut ke tempat sampah.


Mendengar Abi kecelakaan Bu Shinta segera pergi kerumah sakit, sampai disana Bu Shinta melihat pak Azhar yang sedang duduk seorang diri dikursi Rumah sakit.


“Azhar, bagaimana kondisi Abi? Apa yang sebenarnya terjadi?” Tanya Bu Shinta


“Kondisi Abi sangat kritis ini semua terjadi karena masa lalu kita, karena masa lalu kita Abi dan Yasmin tidak bisa bersatu, dan itu semua membuat hati Abi hancur,”jawab pak Azhar lalu berlinang air mata


Bu Shinta segera pergi keruang rawat Abi lalu melihat kondisi Abi yang sangat kritis. Tak kuasa dirinya melihat kondisi Abi yang terbaring dirumah sakit.


“Ibu macam apa aku ini? Karena kesalahanku di masa lalu membuat masa depan anakku hancur, tanpa aku sadari Aku sudah merusak harapannya,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu memegang tangan Abi dan menciumnya.


“Abi, Mamah sayang sama kamu, Maafkan Mamah yang sudah meninggalkan kamu dan Ayah kamu demi cinta yang lain,”


“Abi, bangunlah Mamah tidak mau kehilangan kamu,” ucap Bu Shinta lalu mencium kening Abi


“Ya Allah angkatlah penyakit anakku, baru sekejap aku bertemu dengannya, aku tidak mau kau ambil anakku,” ucap Bu Shinta lalu menteskan air mata


Setelah itu Bu Shinta pergi dar ruang rawat Abi, tanpa disadari didalam komanya Abi meneteskan air mata.


Sementara pak Azhar masih saja melamun, Bu Shinta yang melihat pak Azhar`segera menghampirinya.


“Azhar, terimakasih kamu sudah mengizinkan saya untuk bertemu dengan Abi,” ucap Bu Shinta lalu memegang tangan pak Azhar


“Seandainya waktu bisa aku putar, tidak akan pernah aku mengkhianati kamu dan memilih cinta yang lain,” ucap Bu Shinta lalu meneteskan air mata


“Sudahlah Shinta semuanya sudah berlalu, dulu aku memang mengejarmu bahkan aku melupakan cinta yang tulus hanya untuk mencintai kamu. hingga akhirnya cinta tulus itu pergi meninggalkan aku untuk selamanya,”


“Mungkin aku adalah pria yang paling bodoh, hanya karena cinta aku merendahkan diri aku sendiri, sedangkan cinta yang aku harapkan tidak sedikitpun mengharapkan aku,” jawab pak Azhar lalu pergi meninggalkan Bu Shinta seorang diri.


Bu Shinta begitu mendengar ucapan pak Azhar, teringat dirinya adalah wanita yang paling bersalah di hidup Azhar.


“Sekarang Aku sadar begitu sakitnya hati bila mencintai cinta yang tak bisa menerimanya, rasanya Aku benar-benar hancur dengan ini semua,” ucap Bu Shinta lalu berlinang air mata


Sedangkan Yasmin bajunya sangat basah lalu dia memutuskan untuk pulang kerumah Damar, terkejut Damar melihat Yasmin yang pulang dalam kondisi baju basah kuyup.


“Yasmin,dari mana kamu? dari tadi aku telfon, tapi handphone kamu tidak aktif, apa kamu tahu Yasmin? Abi kecelakaan dan dia koma dirumah sakit,” ucap Damar lalu menjelaskan semuanya


“Abi kecelakaan? Ini tidak mungkin, Aku harus menemui Abi di Rumah sakit,” jawab Yasmin


“Jangan Yasmin ini sudah larut malam, lebih baik kamu istirahat,” ucap Damar lalu mencegah Yasmin untuk pergi


“Tidak Mas Damar bagaimana Aku bisa istirahat sementara Abi kondisi Abi kritis dirumah sakit, Aku tidak bisa seperti ini,” ucap Yasmin


“Aku tahu kamu sangat mencintai Abi, tapi perlu kamu tahu, Abi juga butuh istirahat kamu bisa menemui Abi nanti besok, Aku janji akan mengantarmu,”


“Lebih baik kamu istirahat tenangkan hati kamu,” ucap Damar dengan lembut lalu menyuruh Yasmin untuk istirahat


Yasmin segera memeluk Damar lalu tersenyum, sejenak melupakan kesedihannya.


“Terimakasih Mas Damar selalu menngingatkan aku disaat aku membutuhkan arah,” ucap Yasmin sambil memeluknya


“Yasmin andai kamu tahu hati Aku sangat hancur saat aku mengingatkan kamu tentang Abi, Aku sangat mencintai kamu tapi hati kamu bukan untuk Aku melainkan untuk Abi,” ucap Damar lalu berlinang air mata

__ADS_1


Keesokan harinya Nabila datang kerumah sakit untuk menjenguk Abi, bercucuran air mata Nabila melihat kondisi Abi yang sangat kritis.


“Abi, Aku sangat sedih melihat kondisi kamu seperti ini, karena cinta hidup kamu jadi hancur, seandainya kamu tidak mencintai Yasmin mungkin kamu tidak terluka seperti ini,” ucap Nabila lalu berlinang air mata


Tidak lama kemudian Damar dan Yasmin datang kerumah sakit, lalu melihat Nabila yang ada diruang rawat Abi.


hati Yasmin sangat sedih melihat kondisi Abi yang terbaring lemah diranjang rumah sakit


“Abi, Aku sangat mencintai kamu, Aku ingin memelukmu,” ucap Yasmin dalam hati lalu berlinang air mata


Tidak lama kemudian Bu Shinta datang lalu melihat Yasmin ada didepan ruang inap Abi.


“Yasmin, mau apa kamu datang kesini?” Tanya Bu Shinta ketus


“Ibu, Aku kesini hanya ingin melihat kondisi Abi, Aku ingin menjenguk Abi Bu,” jawab yasmin lalu berlinang air mata


“Lebih baik kamu pergi dari sini! Abi akan lebih sakit jika kamu ada disini,” ucap Bu Shinta


“Bu Shinta, biarkan Yasmin menjenguk Abi,” ucap Damar


Bu Shinta segera menarik tangan Yasmin untuk keluar dari Rumah sakit, Damar segera mengikutinya.


“Sudah cukup kamu membuat saya menderita, Saya tidak ingin melihat kamu ada dirumah sakit apalagi menyentuh putra Saya,” ucap Bu Shinta dengan kebenciannya


“Kenapa Bu? Kenapa Ibu harus membenci Aku? Apa salah Aku? jika Aku boleh memilih Aku tidak mau dilahirkan Apalagi merenggut kebahagiaan Ibu,” jawab Yasmin lalu berlinang air mata


“Karena setiap melihat wajah kamu saya teringat dengan pengkhianatan itu yang sudah membuat hidup saya hancur dan itu semua karena Ayah kamu,” ucap Bu Shinta membentak Yasmin lalu pergi meninggalkan Yasmin seorang diri.


Damar yang melihatnya segera menghampiri Yasmin.


“Sudahlah yasmin, lebih baik kita pergi dari sini Aku yakin Abi pasti akan sembuh,” ucap Damar lalu mengusap air mata Yasmin


“Apa salahku dan cintaku Mas? Kenapa semua orang begitu membenci aku, bahkan Ibu kandungku sendiri juga membenci aku,” jawab yasmin lalu sedih


“Yasmin, tidak ada seorang pun Ibu yang membenci anaknya, Aku yakin seiring berjalannya waktu Ibu kamu pasti akan menerima kamu,” ucap Damar lalu segera memeluk Yasmin


Dari dalam Nabila mendengar keributan. Nabila segera keluar dari rumah sakit lalu melihat Yasmin dan Damar datang kerumah sakit.


“Yasmin, untuk apa kamu datang kesini?” Tanya Nabila


“Saya ingin menjenguk Abi, bagaimana dengan kondisi Abi Bu Nabila?” Tanya Yasmin lalu penasaran


“Kondisi Abi masih kritis, lebih baik kamu jauhi Abi. karena kamu Abi jadi menderita bahkan karena kamu hidup Abi jadi hancur,” jawab Nabila lalu menyuruh Yasmin untuk pergi


“Tapi Bu Nabila saya sangat mencintai Abi dan saya tidak bisa melupakan Abi,” ucap yasmin


“Tapi kamu harus melupakan Abi, cinta kalian itu tidak akan pernah bersatu dijalan takdir, karena Abi dan kamu itu satu Ibu,” ucap Nabila lalu pergi dengan kesal


“Haruskah aku melupakan Abi dalam hidupku? Sementara Aku sangat mencintai Abi, Aku ingin selalu bersama Abi,” ucap Yasmin lalu menangis


“Sudah Yasmin jangan sedih, mungkin memang benar apa yang dikatakan oleh Nabila, kamu harus belajar melupakan Abi, Kamu berhak bahagia dan Abi juga berhak bahagia,” ucap Damar lalu tersenyum


“Tidak Mas, kebahagiaan aku hanya bersama Abi dan aku yakin kebahagiaan Abi itu hanya bersamaku, kita pernah berjanji akan selalu bersama sampai maut memisahkan kita, dan aku akan menjadi ratu dihatinya,” ucap Yasmin lalu pergi meninggalkan Damar


“Cinta memang sudah merubah segalanya, bahkan karena cinta hati kita buta dengan kebenaran,” ucap Damar lalu terdiam


Mungkin tidak mudah untuk Yasmin melupakan semuanya, baginya Abi adalah cinta sejatinya.


Tidak mudah membangun cinta di dalam masa lalu, mampukah Yasmin memperjuangkan rasanya?


Yuk ikuti terus ceritanya yang makin seru


Thank you

__ADS_1


__ADS_2