
Dua hari kemudian hari ini Abi ulang tahun, Abi berencana untuk membuat pesta mewah dihari ulang tahunnya.
Dia mengundang semua karyawannya untuk datang ke pesta ulang tahunnya, Abi juga mengundang Yasmin untuk datang ke pesta ulang tahunnya.
Dengan rasa bahagia Abi menemui Yasmin yang hendak pulang kerja.
“Hai Yasmin,” ucap Abi ceria
“Kenapa pak Abi? Sepertinya wajah pak Abi sangat ceria?” Tanya Yasmin penasaran
“Aku bahagia karena hari ini aku ulang tahun, oh ya kamu mau kan datang ke pesta ulang tahunku?” ucap Abi lalu menyerahkan undangan kepada Yasmin
“Malam ini pak Abi ulang tahun?” jawab Yasmin terkejut
“Iya kamu bisa kan datang ke pesta ulang tahunku?” ucap Abi lalu terenyum
“Iya pak Abi aku pasti akan datang,” jawab Yasmin lalu tersenyum
“Baiklah aku tunggu kamu malam nanti,” ucapAbi lalu pergi,
Mendengar Abi ulang tahun membuat Yasmin ingin membelikan kado untuknya, Yasmin berfikir kado apa yang pantas untuk Abi.
Sampai dilobby Yasmin bertemu Damar yang hendak pulang kerja.
“Mas Damar,” ucap Yasmin menghentikan Damar
“Iya Yasmin ada apa?” Tanya Damar penasaran
“Mas Damar mau tidak mengantarkan saya beli kado untuk pak Abi, malam ini pak Abi ulang tahun,” ucap Yasmin lalu tersenyum
Mendengar itu hati Damar rasanya sangat hancur, apalagi melihat senyumnya Yasmin.
“Baiklah aku mau mengantarkan kamu beli kado untuk Abi,” jawab Damar lalu menutupi rasa sakitnya
Yasmin dan Damar pergi ke Mall untuk membeli sesuatu, sampai di butik Yasmin mlihat kemeja yang sangat indah dan cocok untuk Abi.
“ Menurut Mas Damar ini cocok tidak untuk pak Abi?” Tanya Yasmin lalu tersenyum
“Iya cocok Abi pasti suka karena kado itu dari kamu,” jawab Damar lalu tersenyum
“Yasmin seandainya kamu tahu hatiku rasanya sangat hancur melihatmu harus bahagia dengan Abi, tapi apa dayaku aku tidak ingin merusak kabehagiaan Abi ataupun kamu,” ucap Damar hati lalu mencoba untuk tersenyum
Selesai belanja Yasmin pulang kerumah dan bersiap untuk pergi ke pesta ulang tahu Abi.
Malam pun telah tiba, Malam ini Yasmin dandan sangat cantik, wajah yang bahagia ingin berjumpa dengan Abi di pesta ulang tahunnya.
“Semoga aja pak Abi suka dengan kado ini,” ucap Yasmin dalam hati lalu pergi
Setelah Yasmin pergi, Bu Shinta juga pergi ke toko kue, dia tahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Abi yang ke 25.
Sampai didepan toko kue Bu Shinta teringat Abi waktu kecil, tak kuasa ia menahan air matanya.
“Abi Mamah rindu sama kamu, dimana sekarang kamu Nak? Seperti apa wajahmu?” Tanya Shinta dalam hati lalu meneteskan air mata.
“Hari ini adalah hari ulang tahun kamu, seandainyakamu ada disini Mamah pasti akan memeluk kamu dengan erat,” ucap Bu Shinta dalam hati lalu membeli kue ulang tahun ditoko tersebut.
Sementara Abi Malam ini dia membuat pesta ulang tahun yang sangat mewah, Abi mengundang semua karyawannya untuk merayakan ulang tahunnya.
Abi merasa bahagia melihat Yasmin datang ke pesta ulang tahunnya
“Yasmin,” ucap Abi alu tersenyum
“Selamat ulang tahun pak Abi semoga sehat selalu dan selalu sukses,” ucap Yasmin lalu tersenyum
Tidak lama kemudian pesta ulang tahun Abi dimulai, semua tamu menyanyikan lagu ulang tahun untuk Abi.
__ADS_1
Saat hendak tiup lilin Abi berdoa
“Ya Allah semoga Ayah selalu sehat aku ingin selalu bersama Ayah, karena dia adalah pahlawan dalam hidup aku, dan aku juga minta semoga aku bisa bersatu dengan wanita yang terbaik pilihan dalam takdirmu untukku,” ucap Abi lalu meniup lilin nya.
Potongan kue pertama Abi berikan kepada Ayahnya
“Ayah terimalah kue ini sebagai tanda aku sayang Ayah,” ucap Abi lalu tersenyum
“Terimaksih Abi, Ayah akan selalu mendoakan kamu semoga kela nanti kamu bisa menjadi anak yang baik dan tegar dalam menghadapi segala masalah,” jawab Azhar lalu memeluk putranya dengan penuh kasih sayang.
“Pak Abi begitu patuh dan sayang dengan Ayahnya, tapi kenapa dia tidak mengundang Ibunya? Apa mungkin pak Abi masih terluka dengan sikap Ibunya?” Tanya Yasmin dalam hati lalu terdiam
Setelah itu Abi memberikan potongan kue yang kedua untuk Yasmin,
“Ini untuk kamu Yasmin,” ucap Abi lalu menatap Yasmin dengan cinta
“Terimaksih pak Abi, selamat ulang tahun semoga pak Abi suka dengan kado yang aku beli untuk pak Abi, mungkin harganya tak seberapa tapi jangan pernah lihat isinya lihatlah ketulusannya,” jawab Yasmin lalu memberikan kadonya
Abi pun merima kado dari Yasmin, lalu tersenyum
“Terimaksih Yasmin ini adalah kado terindah yang aku terima di Malam ini,” ucap Abi lalu memeluk Yasmin didepan semua tamu undangan
Nabila dan Damar yang ada dipesta itu dibuat cemburu dengan sikap Abi yang begitu romantis kepada Yasmin.
“Aku bahagia bersamu Yasmin,” bisik Abi sambil memeluknya
Melihat sikap Abi membuat Damar merasa hancur, ingin sekali Damar memeluk Yasmin tapi semua itu tak bisa ia lakukan karena rasa cinta yang tak sampai,
“Yasmin rasanya hatiku sangat hancur melihat kalian berpelukan didepan mataku, apakah ini yang nama cinta bertepuk sebalah tangan? Wajah Abi juga bahagia sekali saat disampingmu,” ucap Damar dalam hati lalu menutupi rasa sakitnya.
Sementara Nabila dia tak bisa menahan emosinya, Nabila menghampiri Yasmin lalu menarik tangan Yasmin dari pelukan Abi.
Didepan semua tamu undangan Nabila mempermalukan Yasmin.
“Dasar wanita tidak tahu diri! Sudah pincang masih saja ganggu Abi, seharusnya kamu tahu diri Abi dan kamu itu tidak akan pernah bersatu,” ucap Nabila emosi
“Nabila jaga sikap kamu, Yasmin ini tamu,” ucap Abi menatapnya degan tajam
“Jaga sikap kamu bilang? Seharusnya kamu yang jaga sikap bi, siapa yang kamu peluk dia ini hanya Cleaning pincang yang tidak tahu diri,” ucap Nabila menghina Yasmin
“Cukup Nabila! Aku tidak peduli dengan kondisi Yasmin aku mau menerima dia apa adanya,” ucap Abi tegas
“Baiklah jika itu keputusan kamu, tapi ingat Bi, aku tidak pernah rela jika kamu dan Yasmin bersatu,” jawab Nabila lalu pergi sambil bercucuran air mata
“Yasmin aku minta maaf atas semua sikap Nabila,” ucap Abi lalu tersenyum
“Tidak pak Abi, Bu Nabila benar saya tidak pantas ada dipesta ini, kita ini berbeda, lagi pula aku tidak mau membuat pak Abi malu dengan kekuangan saya ini,” ucap Yasmin lalu pergi sambil berlinang air mata
Abi mencoba untuk menghentikan Yasmin,
“Yasmin jangan pergi,” ucap Abi lalu memegang tangannya
“Sudahlah pak Abi kita lupakan apa arti rasa dalam cinta diantara kita, pak Abi jauh lebih pantas bersama Bu Nabila dia jauh lebih sempurna,” jawab Yasmin melepaskan lalu tangannya dan pergi dari pesta ulang tahun Abi.
“Yasmin aku sangat mencintai kamu, “ ucap Abi dalam hati lalu sedih.
Melihat putranya sedihmembuat Azhar ikut sedih
“Abi biarkan dia pergi, lebih baik kamu lupakan Yasmin,” ucap Azhar
“Tidak Ayah! Aku sayang sama Yasmin, aku yakin Yasmin adalah wanita yang baik beda sama Mamah yang sudah pergi meninggalkan Ayah demi cinta yang lain,” jawab Abi dengan emosi lalu pergi
Mendengar ucapan Abi membuat Azhar semakin sedih teringat dengan sikapnya yang dulu mengejar cinta Shinta.
“Ayah takut kamu seperti Ayah mengejar cinta pertama akhirnya kita terluka,” ucap Azhar dalam hati lalu sedih
__ADS_1
Disepanjang jalan Yasmin begitu sedih disaat dia mencintai seorang semua orang membencinya.
“Aku memang tak pantas untuk Pak Abi, dia pria yang sempurna sementara aku hanya wanita pincang yang tak tahu diri,” ucap Yasmin dalam hati lalu mengingat kebersamaanya bersama Abi
Hanya air mata yang mampu ia ungkapkan saat ini, Yasmin merasa bahwa kekurangannya menjadi penghalang untuk rasa cintanya.
Sampai didepan Rumah Bu Shinta melihat Yasmin dengan raut wajah sedih.
“Dari mana kamu?” Tanya Shinta ketus
“Aku dari Rumah teman Bu,” jawab Yasmin lalu hendak pergi
“Kamu kenapa? Kenapa kamu menangis?” Tanya Bu Shinta lagi
“Tidak Ibu aku hanya butuh istirahat,” jawab Yasmin lalu pergi ke kamarnya
Sementara Abi dihari ulang tahunnya Abi merasa sedih melihat sikap Yasmin saat di pesta tadi,
“Yasmin aku mencintai kamu, meski kamu tak sempurna tapi dimata aku kamu adalah wanita yang sempurna,” ucap Abi dalam hati lalu berlinang air mata
Didalam kamar Yasmin masih sangat sedih dengan ucapan Nabila yang sudah merendahkan dirinya didepan semua tamu undangan,
“Abi Maafkan aku mungkin benar aku dan kamu itu tidak akan bersatu, kamu jauh lebih pantas dengan Bu Nabila, lebih baik aku focus untuk meraih mimpi menjadi seorang guru,” ucap Yasmin lalu meneteskan air mata
Saat tengah malam Yasmin terbangun dari tidurnya lalu melihat Ibunya ada diruang tamu.
Didepan meja Bu Shinta meltakan kue ulang tahun, dia ingin merayakan ulang tahun Abi dari jarak jauh.
Berlinang air mata Shinta menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk putranya yang jauh disana.
“Selamat ulang tahun Mamah ucapkan, selamat sejahtera Mamah doakan,” nyanyi Shinta lalu meniup lilinya
“Abi selamat ulang tahun sayang, maafkan Mamah yang tak bisa hadir dan mengucapkan langsung,” ucap Shinta dalam hati lalu berlinang air mata.
Tak kuasa hati Shinta menahan rindu untuk anaknya, Yasmin yang melihat sikap Ibunya membuatnya penasaran.
“Ada apa dengan Ibu? Kenapa Ibu sedih dan menyanyikan lagu ulang tahun? Siapa yang selama ini Ibu rindukan?” Tanya Yasmin dalam hati lalu menghampirinya.
“Ibu kenapa?” ucap Yasmin mengejutkan Shinta
Melihat Yasmin menghampirinya membuat Shinta terkejut.
“Sejak kamu ada disini? kenapa kamu belum tidur?” Tanya Bu Shinta ketus
“Sejak Ibu tiup lilin dan menyanyikan lagu ulang tahun, sebenarnya siapa yang Ibu rindukan saat ini? Dari aku kecil sampai sekarang Ibu tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun sama Yasmin,” ucap Yasmin lalu memegang tangan Ibunya
“Ibu jangan benci aku, Yasmin sayang sama Ibu bagi Yasmin Ibu adalah Cahaya untuk Yasmin,” jawab Yasmin lalu menatap Ibunya dengan penuh cinta
“Tidak Yasmin kamu tidak pernah Ibu harapkan kehadirannya, Ibu malu dengan kekurangan kamu,” ucap Shinta dengan emosi lalu melepaskan tangannya.
“Aku juga tidak mau Bu punya kaki pincang dan dihina oleh semua orang, aku ingin seperti Ibu yang sempurna tapi semua ini adalah kehendak Allah,” jawab Yasmin lalu berlinang air mata
“Cukup Yasmin! Ibu tetap benci sama kamu karena kamu hidup ibu jadi hancur,” ucap Shinta lalu pergi
“Ibu, Yasmin sayang sama Ibu, kenapa Ibu tidak pernah sayang sama Yasmin? “ Tanya Yasmin dalam hatinya.
Tidak ada seorang anak yang lahir untuk dibenci, mereka butuh kasih sayang yang tulus.
Kekurang bukanlah hal yang untuk dibenci, karena dibalik itu Allah sudah menyiapkan sesuatu yang berbeda untuknya.
Yuk ikuti terus ceritanya yang makin seru
Jangan lupa like
Jangan lupa vote
__ADS_1
Jangan komen
Terimakasih