Muridku, Suamiku

Muridku, Suamiku
Back To School


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


Seperti yang dijanjikan oleh Andrea, ia dan Cantika mandi bersama tanpa melakukan ritual yang membuat mereka candu.


Namun detik berikutnya, Cantika teringat jika mereka berdua harus mandi ju-nub seusai melalukan ritual penyatuan raga, bukan hanya mandi sekedar membersihkan tubuh dengan air dan sabun.


Cantika bergegas membawa tubuhnya bangkit dari posisi duduk dan keluar dari dalam bathtup. Kemudian ia mengulang ritual mandinya sesuai tata cara mandi ju-nub yang benar.


Sama seperti Cantika. Andrea pun bergegas bangkit dan keluar dari dalam bathtup kala teringat bahwa ia harus mandi ju-nub. Bukan hanya mandi bebek atau mandi asal mandi.


Kurang dari sepuluh menit, Andrea dan Cantika telah selesai membersihkan badan mereka dengan mandi ju-nub.


Sepasang kekasih halal itu lantas keluar dari dalam kamar mandi dengan tergesa dan bersegera mengenakan seragam mereka masing-masing.


Cantika kelabakan saat ekor netranya melirik mesin waktu yang tergantung di dinding. Mesin waktu tersebut menunjuk angka 6 lebih 40 menit. Itu berarti, dalam waktu dua puluh menit, ia dan Andrea harus sudah sampai di sekolah.


Karena terburu-buru, Cantika hanya memoles wajahnya dengan bedak bayi dan mewarnai bibirnya dengan lipstik berwarna nude. Tak lupa, ia membalut rikma-nya dengan jilbab berwarna senada dengan seragam yang ia kenakan.


Di saat Cantika sedang fokus mengenakan jilbab, Andrea keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur. Ia bergegas memasukkan nasi beserta lauk hasil olahan tangan Cantika ke dalam dua kotak makan. Satu untuk bekal dirinya dan satu lagi untuk bekal Cantika.


Setelah memasukkan dua kotak makan itu ke dalam tasnya dan tas Cantika, Andrea mengambil sepeda motor trail yang ia simpan di garasi, lalu menunggu Cantika di halaman rumah.


Tidak lebih dari lima menit, yang ditunggu pun muncul dari dalam rumah. Andrea menyambutnya dengan memasang senyum termanis dan meminta Cantika untuk segera naik ke atas kuda besinya. Namun istri tercintanya itu menolak.


Cantika beralasan bahwa ia tidak ingin rekan guru dan murid-muridnya akan menaruh curiga jika melihat mereka berangkat ke sekolah dengan berboncengan.


Cantika lantas meminta izin pada suaminya untuk memesan ojek online. Tetapi tak disangka, Andrea malah memperlihatkan raut wajah kesal saat Cantika meminta izin padanya.

__ADS_1


Andrea sungguh tidak rela jika Cantika berboncengan dengan pria lain, meski dengan driver ojek online sekalipun. Sama seperti misua penulis kisah ini. Setiap izin bepergian, harus doi yang mengantar dan istri tercintanya ini tidak boleh berboncengan dengan pria lain, termasuk kang ojek. Hahay ....


Dasar misua bucin!!!


Okey, lanjut ke cerita ....


"Buruan naik!" titah Andrea tanpa mau dibantah.


"Tapi, Mas --"


"Naik sekarang, atau kita nggak usah berangkat sekalian?"


Cantika menghembus nafas berat. Mau tidak mau, suka tidak suka, ia pun menuruti titah suami brondongnya itu.


Andrea menarik kedua sudut bibirnya saat Cantika menuruti perintahnya. Kemudian ia memandu tangan bidadari hatinya itu untuk melingkar di pinggangnya.


"Pegangan yang erat ya, Yang!" ucapnya seraya berbisik sebelum melajukan kuda besinya.


Bukannya memelankan laju kuda besinya, Andrea malah menambah kecepatan.


"Please Mas, Jangan ngebut! Aku takut."


"Jangan takut, Yang! Percaya saja sama Mamas! Kalau nggak ngebut, kita bakal terlambat," balas Andrea seraya menenangkan Cantika.


Andrea terus melajukan kuda besinya dengan kencang bak seorang pembalap, mengejar waktu yang tersisa agar mereka tidak terlambat sampai di yayasan--SMA Nusa Bangsa.


"Mas, awas!" teriak Cantika saat mereka berpapasan dengan mobil box yang juga melaju kencang dari arah berlawanan.


"Arghhhh --" Cantika kembali berteriak dan memejamkan netra. Ia mengira sepeda motor trail yang dikendarai oleh suaminya akan bertabrakan dengan mobil box itu.

__ADS_1


Beruntung tabrakan yang dikhawatirkan oleh Cantika tidak terjadi dan Andrea dengan tenangnya terus melajukan kuda besinya tanpa mengurangi kecepatan.


Tepat pukul tujuh, roda sepeda motor trail yang dikendarai oleh Andrea menginjak area parkir SMA Nusa Bangsa.


Atensi semua orang yang berada di tempat itu seketika tertuju pada Andrea dan Cantika. Mereka menatap heran kedua insan yang masih duduk di atas sepeda motor trail dengan posisi Andrea menoleh ke arah Cantika dan mengusap lembut lengan guru cantik itu. Sementara Cantika, tangannya masih melingkar di pinggang Andrea--muridnya yang dikenal badung seantero yayasan, sehingga mereka berdua terlihat sangat sweet.


Cantika belum tersadar jika mereka telah sampai di SMA Nusa Bangsa. Ia masih setia membenamkan wajahnya di punggung Andrea karena ketakutan yang dirasa masih mendominasi.


"Dasar guru ganjen! Berani-beraninya nge-kep calon pacar gue," ujar salah seorang siswi SMA Nusa Bangsa dengan menggertakkan gigi kala menyaksikan adegan mesra yang tersuguh di hadapan-nya.


Ia lantas berjalan menghampiri Andrea dan Cantika dengan mengepalkan tangan disertai tatapan nyalang.


Hohoho, tebak yok ditebak! Siapa yang berjalan menghampiri Andrea dan Cantika???


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Mohon maaf UP nya segini dulu ya Kakak-kakak ter love. Insya Allah, nanti atau besok, author lanjut lagi. Doakan saja, semoga si othor nggak ngantuk'an dan otaknya lancar berimajinasi, sehingga bisa UP setiap hari 😊🙏


Mohon maaf juga jika ada salah kata dan bertebaran typo. 🙏


Jangan lupa, beri semangat author dengan meninggalkan jejak like dan komentar 👍


tabok ❤ untuk favoritkan karya


bijaksanalah memberi bintang ⭐


beri gift atau vote jika berkenan

__ADS_1


Terima kasih Kakak-kakak terkasih 😘🙏


__ADS_2