Muridku, Suamiku

Muridku, Suamiku
Hamil?


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


Andrea tampak gelisah. Ia berjalan mondar-mandir, menanti Cantika yang sudah lima belas menit tidak keluar dari dalam kamar mandi.


Seperti permintaan Andrea, Cantika menggunakan semua test pack yang dibelinya kemarin.


"Yang, sudah belum?" tanya Andrea sambil mengetuk pintu kamar mandi.


Tidak ada sahutan dari Cantika, sehingga Andrea semakin gelisah dan dihinggapi oleh rasa khawatir.


Andrea teramat khawatir sesuatu yang buruk tengah menimpa istri tercintanya itu.


"Yang, kamu nggak kenapa-napa 'kan?" Andrea kembali melontarkan tanya dan mengetuk pintu. Namun tetap saja tidak ada sahutan dari Cantika.


Kegelisahan dan kekhawatiran yang dirasa oleh Andrea kian meraja. Ia pun berniat untuk mendobrak pintu kamar mandi.


Saat Andrea bersiap mendobrak pintu kamar mandi, pintu itu terbuka perlahan dan munculah sosok wanita berambut panjang yang sedari tadi dinanti oleh Andrea. Siapa lagi jika bukan Cantika Maharani? Wanita tercantik sejagad jiwa bagi seorang Andrea Winata.


"Yang, kamu nggak kenapa-napa 'kan? Kamu baik-baik saja 'kan?" cecar Andrea seraya meluapkan kekhawatirannya. Ia rengkuh tubuh Cantika, lalu membawanya ke dalam dekapan.


"Aku baik-baik saja, Mas." Cantika mengulas senyum dan mengulurkan tangan untuk membalas dekapan suami brondongnya.


"Alhamdulillah," ucap Andrea sembari sejenak memejamkan netra dan melabuhkan kecupan dalam di kening Cantika.


Perlahan Andrea merenggang dekapan dan menatap manik mata Cantika.


"Bagaimana hasilnya, Yang? Kamu positif hamil?"

__ADS_1


Bukannya menjawab tanya yang dilontarkan oleh Andrea, Cantika malah terdiam dan menundukkan wajah, sehingga membuat Andrea berpikiran bahwa Cantika ingin memberi jawaban yang tidak sesuai dengan harapannya.


Andrea menghela nafas dalam. Kemudian diangkatnya dagu Cantika dan ditatapnya lekat manik mata sang kekasih hati yang terbingkai titik-titik embun.


"Hasilnya negatif ya, Yang? Kalau benar negatif, nggak pa-pa. Kita masih punya banyak waktu untuk berikhtiyar. Mungkin, kita harus lebih rajin lagi membuat adonan," tutur Andrea disertai senyum yang tampak dipaksakan dan binar sendu yang terpancar dari sepasang jendela hatinya.


"Mas --" Cantika berucap lirih, lalu membalas tatapan Andrea.


"A-ku, hamil," sambungnya yang membuat Andrea speechless--tak mampu berkata-kata.


"Mas, aku hamil. Aku mengandung malaikat kecil kita." Cantika kembali berucap diiringi sebaris senyum yang terlukis indah di wajah cantiknya.


"Be-benarkah kamu hamil, Yang? A-aku nggak salah dengar 'kan?"


"Kamu tidak salah dengar, Mas. Aku memang benar-benar hamil. Aku mengandung malaikat kecil kita."


Seketika ia meluruhkan tubuh dan bersujud. Ia tumpahkan rasa syukurnya pada Sang Maha Cinta yang telah mengabulkan pinta dan harapan dengan menghadirkan malaikat kecil di dalam rahim Cantika.


Rasa haru menyentuh kalbu. Cantika pun turut meluruhkan tubuh, lalu bersujud dan melafazkan kalimah syukur.


Seusai bangkit dari sujud, Andrea dan Cantika saling melempar tatap. Keduanya tersenyum dan saling berpeluk erat.


"Makasih, Sayang," bisik Andrea sembari mengecup dalam pucuk kepala Cantika.


"Iya, Mas. Kembali kasih," balas Cantika tanpa memudar senyum.


Selama beberapa menit, Andrea dan Cantika saling berpeluk. Menyelami rasa bahagia yang tengah menyentuh.


Namun sepersekian detik kemudian, Cantika perlahan mengurai pelukan dan bertanya pada Andrea. "Mas, jam berapa sekarang?"

__ADS_1


"Aku nggak tau, Yang." Andrea menjawab tanya dengan mengendikkan bahu.


Andrea dan Cantika refleks merotasikan kepala. Keduanya mengalihkan pandangan netra ke arah mesin waktu yang menempel di dinding.


Bola mata sepasang kekasih halal itu seketika berotasi sempurna tatkala pandangan netra mereka tertuju pada jarum mesin waktu yang menunjuk angka 6.


Cantika bergegas membawa tubuhnya berdiri dan disusul oleh Andrea. Keduanya lantas masuk ke kamar mandi, lalu mengguyur tubuh mereka dengan kesegaran air shower.


Atas kehendak penulis kisah ini, baik Andrea maupun Cantika terlupa jika mereka sudah mandi sebelum menunaikan sholat subuh tadi.


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


UP nya pendek dulu ya Kakak-kakak. Insya Allah nanti atau besok author lanjut lagi.


Selamat beraktivitas dan semangat menjalani hari dengan penuh kesyukuran.


Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo. 🙏


Jangan lupa, beri semangat author dengan meninggalkan jejak like dan komentar 👍


tabok ❤ untuk favoritkan karya


bijaksanalah memberi bintang ⭐


beri gift atau vote jika berkenan


Terima kasih dan love-love sekebon 😘🙏

__ADS_1


__ADS_2