
Happy reading 😘😘😘
Selepas waktu isya, keluarga besar Andrea dan Cantika berkumpul di rumah sederhana mereka untuk menghadiri acara tasyakuran yang diadakan dadakan oleh Andrea sebagai wujud rasa syukur atas anugerah terindah yang telah diberikan oleh Sang Maha Kasih.
Binar bahagia terpancar dari berpasang-pasang manik mata saat Andrea menyampaikan pada keluarga besarnya bahwa Cantika Maharani--istri yang teramat ia cinta tengah mengandung calon buah hati mereka.
Vay, Khabibah, Nasari, dan Najwa bergantian memeluk tubuh Cantika disertai ucapan selamat. Keempat wanita itu melafazkan kalimat syukur pada Illahi dan menumpahkan air mata bahagia.
"Selamat, Sayang." Hafidz tak kuasa menahan luapan rasa haru. Ia rengkuh tubuh Cantika dan membawa putri bungsunya itu ke dalam pelukan.
"Abah --" pita suara Cantika tercekat bersamaan buliran air bening yang lolos begitu saja dari kedua sudut netra.
Cantika mengangkat kedua tangannya yang semula menjuntai dan membalas pelukan Hafidz. Keduanya saling berpeluk diiringi isak tangis.
__ADS_1
"Tika putriku, Abah teramat bahagia dan bersyukur. Putri kecil Abah kini telah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa dan sebentar lagi akan menjadi seorang ibu. Allah Maha Kasih dan Maha Penyayang. Dia memberi balasan pada hamba-Nya yang bersabar dengan menghadirkan seorang imam pengganti yang Abah yakini bisa mengukir senyum di wajahmu dan memberi kebahagiaan. Keyakinan Abah kini telah terjawab. Andrea--Sang Imam Pengganti benar-benar bisa mengukir senyum di wajahmu dan memberi kebahagiaan. Jaga kesetiaan dan berbaktilah padanya! Jangan pernah menyia-nyiakan lelaki yang baik, bertanggung jawab, dan tulus sepertinya," tutur Hafidz dengan suaranya yang terdengar bergetar.
Kata-kata yang mengalir dari bibir Hafidz menohok ulu hati Dafa. Pemuda yang baru saja menginjakkan kakinya di ruang tamu itu seketika bergeming tatkala mendengar ucapan Hafidz--pria paruh baya yang dahulu pernah mempercayakan Cantika kepadanya.
"Abah, Cantika berjanji akan menjaga kesetiaan dan berbakti pada Mas Andrea. Cantika juga tidak akan menyia-nyiakan Mas Andrea. Cantika akan berusaha menjadi istri dan seorang ibu yang saleha." Cantika membalas ucapan Hafidz dan perlahan mengurai pelukan. Lalu ia ulurkan jemari tangan untuk menyeka jejak air mata yang membingkai wajah abahnya.
Hafidz mengulas senyum, lalu berganti mengulurkan jemari tangannya dan mengusap wajah Cantika yang terbingkai jejak air mata.
Dafa masih dalam mode bergeming. Ia teramat menyesal karena pernah berbuat dzolim pada dirinya sendiri dan Cantika--wanita yang ia cinta.
Andai waktu bisa berputar kembali, Dafa ingin menjauhi teman-teman yang telah menggelincirkannya ke dalam lembah dosa dan menyebabkan ia terkena virus HIV. Dafa ingin menjadi seorang pria yang taat dan terjauh dari zina, sehingga pantas mendampingi seorang wanita sesaleha Cantika.
"Dokter Pinka --" Sepasang manik mata Dafa berotasi sempurna saat wajah cantik Pinka memenuhi ruang pandang. Ia tidak menyangka, wanita yang mampu menyadarkannya itu kini berada di hadapan.
"Dokter Pinka, bagaimana Anda bisa berada di sini? Bukankah, tadi pagi Anda masih berada di Jerman?" cecarnya kemudian.
__ADS_1
Seutas senyum terbit menghiasi wajah Pinka. Dokter muda berparas cantik itu menatap wajah rupawan Dafa dengan tatapan yang menyiratkan besarnya rasa cinta.
Ya, sejak bertemu dengan Dafa, Pinka jatuh hati padanya. Pada pasiennya sendiri--pria muda yang mengidap penyakit HIV.
"Mas, pagi tadi saya memang masih berada di Jerman. Tetapi setelah menerima telepon dari Mas Dafa, saya tidak sanggup menahan rindu. Saya lantas memesan tiket pesawat dan bertekad untuk menyusul Mas Dafa ke Indonesia. Beruntung, sahabat saya mengenal keluarga Mas Dafa. Dia dan calon istrinya-lah yang mengantar saya ke rumah ini," terang Pinka seraya menjawab tanya.
"Siapa mereka? Maksud saya, siapa sahabat Anda dan calon istrinya itu?"
"Mereka --" Pinka menggantung ucapannya dan menunjuk dua orang yang tengah berdiri di ambang pintu dengan gerakan dagunya.
🌹🌹🌹🌹
Bersambung ....
UP nya pendek dulu ya Kakak-kakak. Insya Allah besok saya lanjut lagi.
__ADS_1
Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo.
Terima kasih dan banyak cinta teruntuk Kakak-kakak terkasih 😘🙏