
Happy reading my beloved readers 😍
Setelah selesai berbelanja semua kebutuhannya, Hani pulang ke rumahnya dengan perasaan senang. Hani senang, karena bisa melihat pemandangan yang indah di sini, meskipun tanpa ayahnya dan juga Mama Lina.
Sebenarnya Hani sedih, kenapa Mama Lina pergi dengan keputusannya sendiri tanpa memberi tahu Hani. Hani tidak tau apa yang ada di dalam pikiran Mama Lina, sehingga membuatnya pergi dari rumah. Dan juga nomor ponselnya tidak bisa di hubungi sama sekali, ini yang membuat Hani khawatir dengan keadaan Mama Lina yang entah ada di mana.
1 jam kemudian Hani sudah sampai di apartementnya, dia segera mengeluarkan belanjaannya tadi dan menyusunnya dengan rapi. Tadi Hani membeli daging ayam segar yang cukup banyak.
Karena Hani suka makan, jadi hari ini dia akan membuat chicken katsu dan nugget ayam kesukaannya. Hani sangat hobby memasak, sebelum ibunya meninggal dulu, mereka sering memasak makanan bersama.
Sejak saat itu Hani lebih menyukai makan makanan yang di masaknya sendiri. Karena makanan yang diluar itu belum tentu sehat. Memang makanan yang di jual di luaran sana sangatlah enak, tetapi ada Sebagian orang penjual makanan menambahkan MSG dalam makanan yang akan di jualnya.
Mama Hani sewaktu dulu selalu memasak tanpa menggunakan MSG, karena Mama Hani selalu membuat masakan sehat untuk keluarga kecilnya. Dan Hani kecil sangat menyukai masakan ibunya yang sangat lezat itu, tanpa menggunakan MSG.
Apa itu MSG?
MSG berasal dari asam amino glutamat atau asam glutamat, yang merupakan asam amino paling melimpah di alam. Asam glutamat adalah asam amino yang tidak esensial, artinya tubuh dapat memproduksinya. Zat ini melayani berbagai fungsi dalam tubuh dan ditemukan di hampir semua makanan. Biasa juga di sebut micin.
Secara kimia, MSG adalah bubuk kristal putih yang menyerupai garam meja atau gula. Ini menggabungkan natrium dan asam glutamat, yang dikenal dengan garam natrium. Asam glutamat dalam MSG dibuat dengan fermentasi pati, tetapi tidak ada perbedaan kimia antara asam glutamat dalam MSG dan dalam makanan alami.
Asam glutamat dalam MSG mungkin lebih mudah diserap karena tidak terikat di dalam molekul protein besar yang perlu diuraikan oleh tubuh. MSG meningkatkan rasa umami daging yang gurih. Umami adalah rasa dasar kelima, bersama dengan asin, asam, pahit, dan manis.
Efek Samping MSG
MSG telah digunakan sebagai aditif makanan selama beberapa dekade. Gejala yang bisa muncul tersebut, jika antara lain:
Sakit kepala;
Berkeringat;
Terasa ada tekanan pada wajah atau sesak;
Mati rasa, kesemutan atau sensasi terbakar di wajah, leher dan area lainnya;
Detak jantung berdebar cepat;
Sakit dada;
Mual;
__ADS_1
sebagian kecil orang mungkin memiliki reaksi jangka pendek terhadap MSG.
Cara Mengatasi Efek Samping MSG
Pengobatan untuk gejala akibat MSG bisa bervariasi, tergantung pada gejala, dan tingkat keparahannya. Gejala ringan biasanya hilang tanpa pengobatan. Jika kamu mengalaminya, maka langkah pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu:
Minum air agar tetap terhidrasi;
Beristirahat;
Minum teh jahe atau peppermint untuk mengurangi mual;
Minum obat penghilang rasa sakit tanpa resep (OTC), jika seseorang sakit kepala.
Sementara itu jika gejala yang terjadi cukup parah, beberapa langkah pengobatan, yaitu:
Pemberian obat-obatan antihistamin untuk masalah pernapasan, pembengkakan wajah, atau detak jantung yang tidak normal;
Memberikan injeksi epinefrin (adrenalin) untuk reaksi yang mengancam jiwa.
Trik Pencegahan Efek Samping MSG
MSG biasanya hadir dalam keripik kentang atau makanan ringan lain yang dijual di pasaran. Satu-satunya cara untuk sepenuhnya mencegah kompleks sindrom MSG adalah menghentikan kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung zat aditif ini.
Kosumsi MSG dengan takaran 0,5−1,7 gram per hari umumnya tidak menimbulkan efek samping. Namun, lain halnya jika Anda mengonsumsi micin secara berlebihan.
Perlu di ingat kalau, semua efek samping atau dampak buruk dari konsumsi micin secara berlebihan tersebut memang masih perlu diteliti lebih lanjut. Namun, semua yang dikonsumsi secara berlebihan memang tidak baik. Jadi, tidak ada salahnya untuk membatasi konsumsi micin untuk meminimalkan risiko terjadinya gangguan kesehatan.
Konsumsi micin dalam batas yang wajar masih dianggap aman, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Meski begitu, bagi orang yang memiliki alergi terhadap micin atau MSG, sebaiknya menghindari konsumsi makanan yang mengandung bahan ini.
Membuat chicken katsu dan nugget sangatlah gampang, ini adalah makanan andalan Hani ketika tidak ada waktu luang untuk memasak. Tinggal di goreng, tambahkan nasi lalu masukkan ke dalam kotak bekal, dan cuss berangkat ke kampus.
Siang nanti Hani berencana untuk melihat keadaan Kak Alisia. Semoga Kak Alisia baik baik saja.
Setelah Hani selesai memasak, Hani memasukkan chicken katsu dan nugget yang sudah jadi ke dalam freezer. Tidak lupa pula dia menggorengnya untuk makan siangnya.
Sesudah selesai makan Hani, bergegas berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk Kak Alisia. Dia juga membawa parsel buah yang di belinya di mall tadi.
Di dalam perjalanan Hani rada sedikit takut, kalau nanti Bang Samuel melarangnya untuk bertemu dengan Kak Alisia.
__ADS_1
Tak terasa Hani sudah sampai di rumah sakit. Hani memarkirkan mobilnya, lalu segera turun dari mobilnya.
Hani masuk ke dalam rumah sakit sambil berdoa dalam hati, semoga Bang Samuel mengizinkannya untuk bertemu dengan Kak Alisia.
Karena Hani sudah mengetahui ruangan Kak Alisia, jadi dia tidak bertanya lagi kepada petugas resepsionis rumah sakit. Hani naik lift agar lebih cepat sampai ke ruangan Kak Alisia.
Lift pun terbuka, dia sedang berjalan menuju ke ruangan Kak Alisia dengan perasaan tidak khawatir.
Sekarang Hani sudah sampai di depan pintu temapt Kak Alisia di rawat.
’’Hmm.. Bismillah ajalah.’’ Ucap Hani sambil membuka pintu itu.
Krek…
‘’Assalamualaikum’’ Ucap Hani pelan, sambil membuka pintu ruangan Kak Alisia dengan perlahan.
Hani melihat Kak Alisia dalam posisi berbaring, dan matanya terpejam. Untungnya Bang Samuel, tidak ada di ruangan Kak Alisia ini.
Hani melihat kondisi Kak Alisia yang sangat memprihatinkan, kepalanya sudah tidak ada rambut lagi, serta badannya sangat kurus.
Mata Hani seketika berembun melihat Kak Alisia, lalu Hani berjalan menuju brangkar Kak Alisia. Hani meletakkan parsel buah di atas nakas.
Hani semakin tidak bisa melihat pemandangan menyedihkan di depan matanya, air matanya semakin mengalir deras. Dia terduduk di kursi yang berada di samping brankar Kak Alisia.
Air matanya tidak dapat di bendungnya lagi, lalu Hani menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya seraya menunduk.
_
_
_
_
_
Bersambung...
Maaf bila ada kesalahan penulisan maupun ejaan yang terdapat dalam novel ini.
__ADS_1
Maklumlah saya masih amatiran.
Thank for read 🥰