My Bastard Husband

My Bastard Husband
episode 30


__ADS_3

Happy reading my beloved readers😍


Hani berjalan dengan santai menuju parkiran, saat dia akan membuka pintu mobil, ada seseorang yang menarik tangannya.


‘’akh....’’ Ucap Hani seraya melepaskan tangan Bang Samuel, yang mencengkram tangan kanannya.


‘’Ngapain kamu kesini?’’ Tanya Bang Samuel, sambil menarik tangan Hani yang berusaha membuka pintu mobilnya.


‘’Lepasin bang! ini sakit’’ Ucap Hani seraya berusaha melapaskan diri dari Bang Samuel.


‘’Gak akan saya lepasin, sebelum kamu jawab pertanyaan saya!’’ Jawab Bang Samuel.


..... Hani terdiam sebentar


"Jawab saya Hani!" Ucap Bang Samuel dengan nada keras dan penuh penekanan.


"Saya datang kesini, hanya untuk melihat kakak saya. Dan ini tidak ada urusannya dengan anda." Jawab Hani asal, tapi memang benar.


"Tentu saja ini semua ada urusannya dengan saya. Apa yang kamu bilang ke istri saya, sampai dia berpikiran buruk seperti itu? Apa kamu menghasutnya?" Tanya Bang Samuel dengan tatapan sinisnya.


"Tolong jaga mulut abang itu, kalau berbicara! Saya hanya berbicara tentang kelulusan saya kepada Kak Alisia. Saya tidak pernah menghasutnya." Jawab Hani dengan lantang.


"Kenapa saya harus dengerin kamu? ngapain kamu ngatur ngatur saya, terserah saya mau bicara seperti apa. Dan sayangnya saya tidak perduli." Ucap Bang Samuel dengan gaya sombongnya.


"Saya sudah menjawab pertanyaan andakan, sekarang lepaskan tangan saya! Saya mau pulang." Ucap Hani memelas, sambil mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Bang Samuel.


"Eits... tunggu dulu saya belum selesai bicara sama kamu." Kata Bang Samuel sambil menarik dan mencengkram tangan Hani semakin kencang.


"Akh... apa lagi yang ingin anda bicarakan? Semuanya kan sudah jelas." Jawab Hani menantang, seraya meringis karena cengkraman tangan Bang Samuel di tangannya semakin kencang.


"Kamu jangan pernah datang kesini lagi melihat istri saya, saya tidak perduli apa pun alasanmu. Dan jangan pernah ganggu kami lagi." Ucap Bang Samuel dengan nada penuh penekanan.


"Kenapa Anda begitu egois? Saya hanya ingin melihat kakak saya. Kak Alisia adalah kakak sepupu saya. Dan saya punya hak untuk melihatnya, kapan pun saya ingin." Jawab Hani menantang Bang Samuel.


"Kamu memang keras kepala ya, saya tidak perduli mau kamu adiknya atau sepupunya kek. Intinya saya tidak mau kamu datang kesini lagi. Dan ingat jangan pernah bicara apapun tentang pernikahan ini, kepada Alisia. Kata Bang Samuel yang mulai emosi, lalu dia menghempaskan tangan Hani dengan kasar.


Hani yang kaget karena dorongan yang kuat itu, hampir saja membuatnya terjatuh.


Untungnya Hani berdiri dengan baik, dia bisa menyeimbangkan tubuhnya.


"Kalau itu saya tidak bisa berjanji." Jawab Hani, seraya cepat cepat masuk ke dalam mobilnya, dia takut kalau Bang Samuel akan menarik tangannya lagi.


Lalu Hani segera mengunci pintu mobilnya, memasukkan kuncinya, dan menghidupkan mobilnya. Dia segera menghilang dari pandangan Bang Samuel.


Bang Samuel, sempat kesal dengan jawaban Hani tadi.


Setelah drama rumah tangga mereka selesai. Bang Samuel meninggalkan area parkiran, dia bergegas menemui istrinya. Karena hari ini Bang Samuel sangat sibuk di kantor. Pagi ini dia tidak sempat kerumah sakit, saking terlalu sibuknya.


Bang Samuel membuka pintu Kak Alisia dengan sangat pelan, lalu masuk ke dalam dan menutup pintu dengan sangat pelan.

__ADS_1


Dia melihat istrinya tertidur dengan sangat lelap. Lalu Bang Samuel menghelas nafasnya.


Saat mengingat kata kata istrinya beberapa menit yang lalu, karena lelah Bang Samuel memutuskan untuk tidur di sofa yang tersedia di ruangan ini.


Meski pun tidur di sofa, Bang Samuel tidak akan merasakan pegal pegal saat bangun nanti, karena sofa itu sangat besar, dan bisa di jadikan kasur untuk tidur.


Mereka berdua tertidur di tempatnya masing masing.


Beberapa menit kemudian, Hani sudah sampai di apartemennya.


Untuk menghilangkan pikirannya yang kesal ini, Hani memutuskan mandi untuk menyegarkan pikiran serta badannya.


Setelah selesai mandi Hani, memutuskan untuk menghibur dirinya sendiri dengan menonton drakor kesukaannya. Sambil nyemil roti lapis kesukaannya.


****


Seminggu kemudian


Hari ini Hani baru saja selesai beres beres. Dia akan menunggu beberapa menit untuk menghilangkan keringatnya, setelah itu dia akan pergi mandi.


Drt....


Dering getar pada ponsel Hani.


Hani segera mengambil ponselnya yang berada di atas meja, siapa tau ada pesan penting. Pikir Hani.


0813xxxxxxxx


Asalamualaikum wr wb..


Kami dari Perusahaan Loyal, beralamat di jalan xxx, ingin mengundang saudara/i untuk hadir besok pada tangal 27 september 2021 jam 09.00 wib dengan agenda interview dengan HRD perusahaan.


Atas perhatianya terimakasih.


Wasalamualaiikum wr wb


Hani yang membaca itu merasa senang, kalau lamarannya di terima perusahaan ayahnya.


Hani pun membalas


Waalaikummussalam


Terima kasih atas informasinya pak. Saya akan datang interview sesuai jadwal yang telah di tetapkan perusahaan.


Setelah di rasa keringat Hani sudah kering, Hani memutuskan untuk pergi mandi.


Setelah mandi lalu mengenakan baju, Hani memasak makanan untuk sarapan paginya. Hari ini, Hani ingin memakan omelate resep mamanya.


Omelate menggunakan keju chedar dan suiran daging ayam, serta daun bawang.

__ADS_1


Hani menyiapkan semua bahan bahan yang di perlukannya, setelah itu dia membuat omlate.


Omlatenya sudah jadi, dari baunya saja sangat menggoda selera. Apalagi rasanya, pasti sangat lezat.


Hani memakan omlate, dan nasi putih pulen. Beh... rasanya sangat lezat. Dalam setiap suapan, Hani merasakan seperti memakan omelate buatan ibunya. Rasanya sangat pas dan lezat.


Setelah selesai makan Hani mencuci piring bekas makan dan peralatan masak yang kotor.


Sebenarnya Hani merasa gugup besok, karena besok dia akan interview dengan HRD perusahaan. Hani takut nanti dia tidak bisa menjawab pertanyaan HRD, karena terlalu nervous.


Untuk mengatasi hal itu, Hani mencari di internet kiat kiat sukses inteview dengan HRD.


Dia menonton materi kiat kiat sukses interview, lalu mencatat apa saja yang perlu di perhatikan saat interview dengan HRD, supaya di terima di perusahaan tersebut.


Hani, sebenarnya adalah orang yang agak pemalu, jadi dia agak nervous saat bertemu dengan orang baru.


Flashback


Sewaktu pertama kali ke Inggris, Hani hanya diam diam saja. Dia merasa kurang percaya diri kuliah di sana. Karena teman temannya pintar dan cantik semua.


Saat itu Julia yang sekarang menjadi sahabatnya, mengajaknya berkenalan dan berteman. Pada akhirnya Julia mampu menumbuhkan rasa percaya diri Hani.


Julia juga mengenalkan Hani kepada teman temannya, dan tour keliling gedung kampus. Karena universitas itu sangat luas, serta muridnya yang beraneka ragam entah dari negara mana saja datang kesana untuk menimba ilmu.


Julia membuat Hani menjadi seorang yang percaya diri dan mudah bergaul. Beberapa bulan setelahnya mereka bersahabat dengan Jack. Dari situlah asal usul mereka bertiga bersahabat.


Flasback end


Hani menonton semua materi untuk interview, dia juga menghafalkannya dan berlatih sendiri agar tidak gugup nanti saat interview.


Hani berharap semoga dia lulus interview.


_


_


_


_


_


Bersambung…


Maaf bila ada kesalahan penulisan kata dan ejaan yang terdapat dalam novel ini.


Maklumlah saya masih amatiran.


Thanks for read🥰

__ADS_1


__ADS_2