My Beloved Boy

My Beloved Boy
82


__ADS_3

Olive sedang sibuk dengan toko bunga yang sudah ramai dengan pengunjung, sedangkan Lilyan sudah menunggu jemputan sekolahnya.


keluarga Lennon tidak akan membiarkan Lilyan tidak mendapatkan yang terbaik, itu akan mencoreng nama keluarga mereka nantinya.


..." mama paman Alex sudah datang". kata Lilyan pada mamanya." benarkah, baiklah Lily sayang. bukannya mama sudah mengajari kamu untuk bilang papa pada paman Alex"." Lily lebih nyaman dengan sebutan paman"." hais baiklah pelan-pelan ya"." ya ma"....


tidak lama kemudian jemputan Lily sudah datang, dia pamit pada Olive dan bergegas pergi.


Alex masuk ke dalam toko, para wanita berteriak histeris melihat cowok setampan dan sekya Alex.


Calon suaminya ini terlalu populer. Batin Olive.

__ADS_1


..." selamat pagi sayangku". sapa Alex pada Olive dan mencium kening Olive." hais, kamu tidak lihat para wanita itu. mereka marah padaku"." hahaha, wajar lah seorang calon suami mencium istrinya sendiri'." sudahlah. bisakah kamu membantuku mengangkat pot-pot itu ke gudang Lex"." tentu, ini sangat mudah"....


Baru saja beberapa tumpuk Pot Alex terlihat sangat lelah.


Dia membuatkan rose tea yang baru saja di kirim oleh Nathalia sebagai contoh Teh buatannya.


..." Lex, duduklah dulu, ini cobalah, Nath baru saja mengirimkan sample teh yang di buat padaku. ini namanya rose tea"." kalau kamu yang membuatnya tentu saja enak. oh iya Live, apa kamu sudah mencoba gaun pernikahan"." tidak,, belum Lex"." kenapa, oh iya kamu ingin tanggal berapa?"." maaf aku belum memikirkannya"." baiklah pelan-pelan saja. oh iya pesta pertunangan kita akan di adakan 2 minggu lagi"." baiklah"." nah, sebaiknya aku bekerja lagi". Olive mengangguk....


Pesta pertunangan keluarga Lennon tentu akan menjadi berita utama dalam dunia bisnis.


Alex yang berasal dari keluarga kalangan atas bisa begitu menginginkan Olive dan menerimanya apa adanya saja sudah membuat Olive begitu senang, namun dia merasa tidak nyaman dengan semua ini, nyatanya Olive bukan siapa-siapa.

__ADS_1


Hari semakin sore, setiap pulang sekolah Melisa selalu menyempatkan waktu untuk menjemput Lilyan dan membawanya ke mansion. dia ingin Lily lebih bisa beradaptasi dengan nyaman di keluarga Lennon mereka hanya bis berharap gadis itu dapat pulih dengan cepat.


..." lama sekali kamu datang Lisa. apa Lily menunggu lama kedatanganmu"." mama Lisa juga sudah sangat cepat ya kan Lily". Lily hanya mengangguk." Lily sayang ayo ikut nenek dan kakek kita akan membuat kamar untuk Lily, kamu mau yang bagaimana Nak"." apa saja, Lily tidak akan banyak menuntut, Lily takut jika Lily meminta sesuatu yang berlebihan kalian akan marah pada Lily". semua orang terlihat sedih dan memeluk Lily....


......" apapun itu katakan saja Lily, kebahagiaanmu kebahagiaan kami juga, apa gunanya uang jika rumah terasa kosong dan sunyi". Lily hanya terdiam.......


Ini hangat batin Lilyan, baru kali ini ada orang yang begitu sayang padanya dan memberikan pelukan hangat padanya, selain mamanya.


begini kah rasanya punya keluarga yang begitu hangat batin Lilyan.


Beberapa hari kemudian mansion keluarga Alex begitu sibuk dari mempersiapkan kamar Alex dan Olive, hingga membersihkan taman. sedangkan Melisa dan mamanya mempersiapkan kamar Lilyan yang mewah namun penuh warna.

__ADS_1


__ADS_2