My Beloved Boy

My Beloved Boy
#17


__ADS_3

Rumah baru Liky terlihat sangat mewah, sebenarnya ayahnya memiliki perusahaan apa sehingga punya rumah semewah ini. Dia di sambut oleh para pembantu rumah, dia di antar ke kamarny, Lily kagum pada kamarnya luas dan semua kebutuhannya telah di sediakan. tapi Lily masih bersikap dingin pada papanya.


..." selamat datang nona, apa anda membutuhkan sesuatu"." aku ingin makan"." baik akan segera saya bawakan. anda ingin makanan apa?"." apa saja"." baik"....


Pelayan itu pergi membawakan makanannya. sambil menunggu pembantunya, Lily mengambil Biolanya dan mulai bermain. dinding kamar Lily berwarna Biru, sebuah komputer, buku yang lengkap, peralatan belajar, kasur yang besar dan mewah, lemari yang penuh dengan pakaian, tas-tas, aksesories, makeup, dan banyak pasang sepatu.


..." nona saya permisi masuk, ini makan malam anda"." baik. terimakasih"." jika ada yang anda perlukan silahkan panggil saja kami"." baik"....


Makanan itu terlihat sangat enak, Lily sangat lahap memakannya. di luar pintu kamar papanya ingin masuk dan berbincang dengannya tapi pasti Lily akan menolaknya. diapun kembali ke ruang kerja.


Paginya, baru kali ini dia tidur sangat nyenyak. dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sampai sekarang dia masih kagum dengan kamarnya ini, bahkan kamar mandinya saja sangat besar.


di meja makan telah di sediakan sarapan, Lily segera memakannya. rezeki jangan di tolak, fikirnya. dia menyukai makanan Koki di rumah ini sesuai dengan seleranya. sejak terakhir kali dia bertemu papanya, sekarang mereka tidak bertemu sama sekali.


......" papa dimana"." tuan pergi pagi-pagi sekali ke luar negeri nona"." urusan apa. oh iya papa kerjanya apa sih?"." papa nona bekerja di bidang properti dan penyediaan bahan bangunan"." oh, apa harus keluar negeri mengurus itu semua"." bahan yang tuan produksi berasal dari sana nona. dan baru bulan ini tuan kembali dari luar negeri"." oh, baiklah".......

__ADS_1


......"Papaku ternyata sangat kaya ya"." nona, hari ini guru privat anda akan datang"." guru untuk apa?"." tuan memasukkan nona ke home schooling untuk melanjutkan study anda"." wah. dia sangat perhatian ya padaku".......


selesai makan Lily berkeliling rumah. rumah ini sangat mewah, di ruang utama dan tengah ada foto pernikahan papa dan ibunya. ibunya terlihat bahagia, mungkin itu tawa bahagia terakhirnya. dia kembali berkeliling di lantai satu ada banyak kamar dan ruangan, dia memeriksanya satu persatu. ada ruangan menuju bawah tanah tapi dia terlalu takut untuk melihatnya.


di depan rumah taman terbentang luas dan indah, terdapat tempat parkir yang sangat luas, dia memasukkinya, beberapa mobil mewah terparkir di sana, ada sebuah mobil yang masih tertutup diapun membukanya, sebuah mobil sport keluaran baru berwarna biru. apa mungkin papanya yang menyiapkan ini untuknya.


parkiran itu ada jalan menuju halaman belakang, di sana ada sebuah kolam renang, lengkap dengan tempat bersantai dan berjemur. mungkin jika dia mengundang teman-temannya ke sini mereka akan senang.


..." Hai cantik ada apa?"." rumah ini luar biasa Ra"." oh ya, kapan kamu mengundang kami ke sana"." ya kapan kalian punya waktu saja"." ah, Liam berhenti sebentar"." siapa yang telpon"." Lily"." sini berikan"." William"." hai Angelly"." hi, Liam apa aku mengganggu kalian"." ya, sedikit"." Liam berikan, tidak Lily dia hanya bercanda saja"." aku ingin lagi"." Liam sebentar ya"." sepertinya aku mengganggu kalian maafkan aku"....


Lily langsung memutus telponnya. kali ini dia menelpon Clara di waktu yang salah. Lily kembali melihat layar handphonenya. ingin rasanya menghubungi Kai, tapi mungkin dia sedang bersama Adeline sekarang.


..."Ya"." hi Live"." siapa ya"." ini aku Angelly"." apa... benarkah ini kamu. tunggu-tunggu aku akan menyambungkan dengan Della"." kamu menerima telpon siapa sih"." Angelly baru saja menghubungi ku"." Ngel. kamu menghilang kemana selama ini, kami kangen"." maafkan aku teman-teman. ceritanya sangat panjang"." ya dan kami juga punya banyak cerita untukmu, bagaimana kalau kami kerumahmu"." boleh saja"." bagaimana kalau hari minggu besok"." boleh-boleh. tapi aku sudah pindah sekarang"." dimana"." ada deh, nanti aku kirimkan alamatnya oke"." oke,, kami akan datang"." oke, sampai ketemu hari minggu"." Bye Ly"." bye Della"....


Akhirnya dia akan menghilangkan rasa rindunya pada teman-temannya, terkecuali Clara dan Liam apa mereka mau datang.

__ADS_1


..." ***permisi nona"." ya bi"." tuan menghubungi anda lewat telpon"." oh baiklah. terimakasih"." ya nona sama-sama"....


......"Lily apa kamu senang dengan rumahnya"." ya terimakasih. andai ibu di sini sekarang"." maafkan Papa Ly"." sudahlah. ada apa?. bukankah telpon dari luar negeri itu mahal ya"." hah, jangan remehkan papamu ini ya. papa sedang di sanghai sekarang. kamu mau apa"." tidak mau apa-apa. tapi bolehkah aku mengundang teman-temanku ke rumah"." tentu saja. kalau butuh apapun bilang saja pada bibi"." baik. terimakasih"." tidak perlu berterimakasih. papa masih ada rapat"." oke***".......


...Papa Lily terlihat senang, putrinya mau berbicara padanya, dan bahkan dia punya teman sekarang. para dewan yang menunggunya menelpon putrinya bingung melihat bapak satu ini, biasanya dia sangat dingin pada orang-orang sekarang dia terlihat bahagia....


...****...


Malamnya Lily membaca beberapa buku di kamarnya, dan hari ini dia sangat senang mendapat seorang guru yang sangat baik padanya. Lily memang anak yang pandai, semua pelajaran hari ini dengan mudahnya dia pahami.


..." Hi Clara, ada apa?"." maafkan Liam Ly"." tidak apa, aku mengerti kedaan kalian berdua, kamu tahu aku juga sangat canggung menelponmu tadi"." hais.. ku akui memang bukan waktu yang tepat"." hahahaha"." berhenti tertawa. ada apa?"." rumah ini luar biasa, bagaimana kalau kamu bawa Liam ke sini. aku juga menghubungi 2 orang temanku, mereka hari minggu akan ke sini"." baiklah aku juga akan ke sana nanti bersama Liam"." ngomong-ngomong sekarang kamu di mana"." hah, jangan tanyakan aku di mana sekarang ya"." ah aku tahu, bersama Liam kan"." yes"." hahaha, nikmati lah waktu kalian berdua. sampai bertemu hari minggu"." ya"....


sekarang Lily sangat senang, akan ada keseruan apa nanti dia bersama teman- temannya, hal apa yang akan mereka lakukan, tapi sekarang sebaiknya dia tidur agar tidak larut ke hayalannya bersama mereka nantinya.


Lily mengatakan pada Bibi di rumahnya untuk menyiapkan cemilan yang banyak pada hari minggu karena teman-temannya akan datang berkunjung.

__ADS_1


para pembantu merasa senang, Nona mereka memiliki banyak teman dan dia terlihat bahagia.


selama dua hari para pembantu sibuk mengurus rumah dan menyediakan makanan kecil untuk mereka nantinya, dan membersihkan vila kecil di belakang rumah.


__ADS_2