My Beloved Boy

My Beloved Boy
74


__ADS_3

satu minggu telah berlalu, Kai dan Angel kembali ke kota S, para wartawan menyambut kedatangan mereka di bandara, dengan manja Angel memeluk lengan Kai dengan erat.


Angel dengan yakinnya besok berita utama pasti tentang dirinya dan kehidupan pernikahannya.


Sesampainya di rumah Kai pergi mandi dan beristirahat setelahnya. Angelly masih nyaman berada di dalam bak mandinya, aroma bunga dari lilin aroma terapi membuatnya lebih nyaman.


seorang produser tiba-tiba menghubunginya.


..." ada apa tuan van". tanya Angel." bagaimana dengan lagumu nona Angel"." bukannya anda sudah menolak karya saya mentah-mentah sekarang anda mau apa lagi"." bagaimana jika saya menerima karya anda hanya dengan satu syarat"." syrat apa tuan"." jadilah simpanan saya, maka saya akan segera membuat lagu-lagu yang anda buat dan anda akan menjadi cepat terkenal nanti"." anda gila"." tidak nona, saya tidak gila saya hanya memberikan nona kesempatan untuk tampil di industri musik sebagai Violis terkenal sekaligus pembuat lagu, bagaimana"....

__ADS_1


Angel berfikir sangat keras, hanya dengan tubuhnya dia bisa mencapai puncak popularitasnya, hanya saja ini terlalu ekstrim untuknya. jika Angel hanya mengandalkan penampilannya di orkestra di sana sangat banyak pemain violis yang berbakat seperti dirinya, untuk itu Angelly memberanikan dirinya untuk membuat karyanya sendiri agar nama dan dirinya tidak jatuh lagi ke jurang paling dalam seperti dulu.


Dia tidak puas hanya dengan mengandalkan kekayaan Kai seorang, dia tidak mau jika dirinya terlalu bergantung pada suaminya seorang.


tak terasa Angel berendam sangat lama, saat dia kembali ke kamar Kai sudah tertidur pulas, sepertinya dia sangat lelah batin Angel. setelah mengganti baju tidur dan menggunakan perawatan wajah dan kulit dia juga tidur di samping Kai.


selesainya Kai pergi mandi dan bersiap pergi ke kantor.


..." Kai kamu tidak sarapan dulu, baru berangkat ke kantor"." tidak nanti aku akan makan roti saja di jalan"." kamu ini, sebaiknya sarapan dulu". pinta Angel." baiklah baiklah aku makan dulu, kamu istirahat lah dulu"." bagaimana aku mau istirahat kamu yang membangunkanku"." hahahaha, maaf maaf. habisnya kamu terlalu cantik"." tentu saja aku kan istrimu". Kai mencium kening Angel sarapan dan pergi ke kantor....

__ADS_1


Di balik jendela Angel melihat kepergian Kai. Dia masih kefikiran perkataan produser malam tadi. dia merasa tidak nyaman jika bersama pria gendut itu,, membayangkannya saja sudah membuat Angel tidak nyaman.


Di tempat latihan orkestra Angel menjadi ciut dengan permainannya, semua anggota yang memainkan Biola sangat hebat dan cekatan, bahkan Angel saja berapa kali latihan banyak punya kesalahan dan selalu di marahi komponis Angel banyak melakukan kesalahan dalam permainannya.


..." Nona Angel jika anda tidak berniat untuk bergabung silahkan pergi saja. ini bukan tempat untuk bermain sesuka anda, bahkan setiap bait kunci yang anda mainkan juga lepas dari yang ada kan. hais, kita istirahat saja dulu". perintah Komponisnya....


Di ruang istirahat semua orang menatap sinis pada Angel, hanya karena dia lebih populer di dunia nyata, tapi permainan Angelly bahkan jauh di batas standar. banyak orang yang menjauhinya dan tidak cocok padanya.


rasanya Angel ingin melepas semua ini, tapi ini adalah mimpinya selama ini.

__ADS_1


__ADS_2