My Beloved Boy

My Beloved Boy
71


__ADS_3

mama dan adik Alex adalah seorang aktivis perempuan dan anak, mereka merasa iba pada Lilyan yang masih begitu kecil harus mengalami trauma tingkat berat. dari orang tua yang bercerai, hingga ibu tiri yang tidak menerima dirinya hingga mendapat perlakuan kasar oleh pengasuhnya.


Mereka mengajak Lilyan keliling rumah dan taman, bagi Lilyan ini rumah yang sangat besar, tapi rumah Alex bukanlah rumah biasa, ini sebuah mansion terbesar di desa itu. Vila yang Lilyan dan mamanya tempati hanya sebagian kecil dari ruangan di mansion itu.


......" jangan khawatir, mama dan adikku paling paham tentang anak-anak. mereka berdua sering mengunjungi anak-anak di panti maupun orang tua yang berada di panti jompo"." aku tidak menduga keluargamu begitu baik Lex. jujur saja aku sempat gugup menghadapi keluarga kamu. yang aku tahu betapa arogannya orang kaya itu"." hahahaha, tidak orang tuaku berbeda, percayalah semakin kamu kenal mereka semakin kamu menyukai mereka"." hmmm".......


Alex membawa Olive keliling rumahnya dia melihat Lilyan begitu nyaman bersama mama dan adik Alex.


..." terimakasih Lex"." hmm terimakasih untuk apa?". Alex merasa bingung." semua yang kamu lakukan ini terlalu besar untukku, bahkan aku... tidak bisa menggantinya"." Aku dan keluargaku tulus membantu kamu Live. lihat bagaimana Melisa dan mama memperlakukan Lily. Sejak aku menikah dulu mereka sudah lama ingin meminang seorang cucu dan keponakan, tapi mantan istriku tidak mau punya anak dia takut badannya akan berubah, yah aku maklum sih dia seorang supermodel, tapi aku kecewa padanya"." ya,, setiap orang itu berbeda-beda Lex"....

__ADS_1


Tanpa terasa hari sudah semakin sore, Alex mengantar Lilyan dan Olive pulang ke Vila, di bangku belakang Lilyan tertidur lelap dia terlihat sangat lelah.


sesampainya di vila Alex menggendongnya ke kamar dengan sangat hati-hati dia meletakkan Lily di kasurnya, menyelimuti dan mematikan lampu kamarnya.


Olive mengantar Alex hingga depan pagar.


..." terimakasih Lex"." tidak akulah yang harus berterima kasih, kedatangan Olive membuat keluargaku menjadi senang"." hmmm"." baiklah sudah malam aku pulang ya"." hati-hati"....


Olive pun masuk kembali ke Vila dan melihat keadaan Lilyan di kamar, setelah memastikan dia tertidur lelap, Olive kembali ke kamarnya dan mengganti pakaian.

__ADS_1


Tidak lama sebuah notifikasi pesan di handphone Olive membuatnya agak terkejut dari lamunannya di cermin.


" aku sudah di rumah" . pesan singkat yang Alex kirimkan membuatnya tersenyum salah tingkah. tiba-tiba Alex menelponnya.


..." ada apa?". tanya Olive." kamu tidak membalas pesanku"." baru saja mau ku balas kamu sudah telpon kan"." hmmm"." ada apa?"." ah tidak, mama dan adikku bilang ingin mengajak Lilyan pergi ke kota minggu ini bisakah?"." entahlah, Lily tidak begitu suka keramaian. tapi akan ku tanyakan nanti"." baiklah. sudah malam tidurlah Live"." ya kamu juga"....


Keluarga Alex begitu baik padanya bahkan mereka sangat menyukai Lily yang baru mereka temui.


Olive mencari kontak mamanya di handphone, dia sangat rindu kepada orang tuanya. Sudahlah batin Olive.

__ADS_1


Olive meletakkan hpnya dan bergegas tidur. dia sangat lelah, tapi hari ini sangat menyenangkan. baru kali ini dia merasakan rasanya di hargai dan di sukai oleh orang lain.


Toko bunga buka lebih awal, Alex juga datang pagi-pagi, entah sejak kapan dia hanya ingin pergi ke toko bunga ini dan melihat sosok gadis yang sudah lama dia cari hingga sekarang dia tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik.


__ADS_2