
..." kenapa mereka ikut juga sih Ly. kan membosankan"." tidak apa, lebih banyak orang lebih seru kan"." tidak.. kalau ada orang sepeeti Adel ini membosankan tau"." hah, tidak apa Del"." asal kalian tahu saja, kalau saja Kai tidak ikut bersama kalian aku juga tidak akan pergi, kalian itu tidak sebanding denganku mengerti"." ya, ya,ya.. gadis kaya sepertimu memang tidak sebanding dengan kami"....
Adeline membuang muka dan asik dengan ponselny sendiri. mereka berenam pulang ke rumah masing-masing. Della di antar oleh Violet dan Liam, Lily sudah di jemput supir pribadinya, dan Kai dengan Adel.
Kai menatap lekat-lekat Lily, dia tidak melihat ke arah Kai sama sekali.
..." mau sampai kapan kamu menatap dia"." bukan urusanmu"." hey Kai jangan lupa aku tunangan kamu, dan setelah kuliah nanti kamu juga akan menikah dengan ku ingat itu"." kamu hanya akan menikah dengan ragaku, bukan hatiku"." kai"." kamu mau ku tinggal di sini"." baiklah baiklah aku ikut pulang"...
Kai melaju mobilnya dan mengantar Adel kerumahnya. setelah turun Kai langsung menancapkan gasnya bergegas pulang kerumah. setibanya Kai di rumah dia sudah di tunggu oleh kakeknya. dia terlihat sangat marah, dan meminta Kai untuk duduk bersamanya.
..." malam ini kita akan pergi makan malam di rumah Adel"." ya kek. saya sudah tahu"." bagaimana hubungan kalian"." sangat baik kek"." hmmm,, tapi yang kakek dengar, kamu mengabaikan dia. apa karena Lily, perlukah kakek mengirimnya ke luar negeri"." tidak ada hubungannya dengan Lily kek, Adel terlalu mengekang saya"." wajar dia adalah tunangan dan calon istri kamu, Lily tidak sebanding dengan dia"." saya tahu kek. jadi berhentilah saya lelah"." Kai, kakek belum selesai bicara denganmu"." bicara apa ayah, bicarakan padaku saja"." Emma kamu terlalu memanjakan anak itu"." ayah saja yang keterlaluan, sudah aku capek"." Emma"." ada apa ayah, makan malam di rumah keluarga Line nanti malam. baiklah kami akan pergi"." hah, anak sama mamanya sama saja"....
Malamnya keluarga Wyaat pergi ke rumah Adeline. mereka di sambut hangat oleh mama Adel. mereka pergi ke meja makan. mama Adel sudah menyiapkan banyak sekali makanan untuk mereka. Adel terlihat cantik malam ini dengan gaun rumahannya, tapi Kai tidak peduli, dia sibuk memakan makannya.
Kakek Kai membicarakan masalah kedua pasangan itu, dia meminta untuk memajukan pesta pernikahan mereka berdua. Kai menolak, dia masih sangat muda, dia masih ingin bermain-main, kakeknya tidak peduli. dalam waktu 3 tahun lagi mereka akan menikah. Adel senang bukan main, akhirnya Kai akan menjadi miliknya seorang.
__ADS_1
di luar rumah Adel. kakek Kai berbicara dua mata dengannya. dia hanya memberikan satu kesempatan saja. jika dia menolak pernikahan ini, dia tidak segan-segan mengirim Lily ke luar negeri, Kai mengiyakan perintah kakeknya. mereka semua sudah sepakat, 3 tahun lagi acara pernikahan Kai dan Adel di laksanakan.
......****......
Lily menuju ke ruang guru untuk membicarakan masalah beasiswa yang akan dia terima dari sekolahnya. dia mendapat beasiswa full selama 1 tahun dia bersekolah, Lily sangat senang. dia semakin rajin di sekolah, nilai pelajarannya juga semakin bagus. permainan biolanya juga semakin berkembang. Lily sudah siap untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang pemain Biola profesional dan go internasional.
..." Bagaimana ngel"." semuanya berjalan baik. bagaimana dengan tim basketmu"." sangat bagus, sejak Kai bergabung di tim, anggota tim semakin bersemangat"." baguslah, kai membawa dampak positif untuk tim basket"." mmm Angelly, kamu minggu ini sibuk tidak"." tidak ada apa?"." temani aku ya, ada yang mau ku cari"." baiklah. hubungi aku nanti kalau mau jemput"." thanks Angelly"." sama-sama. ngomong-ngomong tugas rumahmu sudah selesai, sebentar lagi mata pelajaran miss Mia"." waa, aku lupa. pinjam ya"." ini"....
Liam buru-buru menulis jawaban milik Lily, bel tanda masuk berbunyi selang beberapa menit, Miss Mia masuk ke kelas mereka, pelajaran di mulai kembali. beruntung Liam sudah menyalin semua jawaban Lily.
..." udah selesai ngel latihannya"." iya sudah"." minggu besok jadikan menemaniku"." iya"." kamu memang yang terbaik ngel. aku latihan basket ya"....
Lily menatap ke arah Liam yang sedang berlari menuju ke lapangan untuk latihan basket. dia terlihat senang.
......*****......
__ADS_1
Hari-hari telah berlalu. Liam dan Lily pergi ke sebuah Mall di kota D, mereka menuju ke toko aksesoris wanita. Lily heran ada apa dia mengajaknya ke toko ini.
..." kamu mau cari apa"." apa saja yang menarik untuk wanita"." baiklah. dia suka apa? dan warna apa?"." dia suka merah. dia suka mengepang rambutnya dan sering menghias rambutnya sendiri dengan berbagai macak aksesoris"." baiklah aku paham"....
beberapa menit kemudian, Lily sudah memilih sesuain ke sukaan wanita yang akan Liam berikan. Lily berfikir mungkin ada seseorang yang di sukai Liam.
selesai berbelanja mereka makan di sebuah restoran. Malam semakin larut, Liam mengangar Lily ke vila. dia segera menancapkan gas mobilnya menuju rumah seseorang, dia wanita yang sangat cantik, Lily tidak ada apa-apanya di bandingkan wanita itu.
Lily merasa semua orang yang dekat dengannya mulai menjauhinya satu persatu. Lily bertekat dia harus fokus dengan pelajarannya dan cepat lulus dari sini agar dia bisa bekerja lagi. Lily mulai bosan tinggal di Vila yang besar ini. dia masih mempunyai tabungan yang banyak dari ibunya, mungkin ini dapat dia gunakan untuk menyewa sebuah rumah. tapi bagaimana dia mencari alasan dari mama Kai.
..." Nona Angelly, tuan besar mencari anda"." kakek Kai"." ya nona"." baiklah terimakasih Bibi Ela"....
Lily bergegas menemui kakek Kai. dia sudah menunggu gadis itu keluar dan melihat sekelilingnya. Lily keluar dari kamarnya, kakeknya terlihat tidak senang sama sekali. Lily duduk di depan tuan Logan yang sedang memperhatikannya.
..." saya langsung ke intinya saja. Tinggalkan Kai, dan berhentilah menjadi parasit di keluarga saya"." maaf, apa maksud tuan"." Adel banyak memeberikan laporan tidak enak kepada saya tentang kamu dan kai. Kai semakin tidak mempedulikan dia. kamu tahukan Adel adalah penerus perusahaan keluarganya, dia tidak sebanding dengan kamu. ayah yang tidak jelas dan ibu yang sudah meninggal. status tidak jelas mu itu mengganggu keluargaku"." maaf tuan, anda boleh mencaci maki saya, tapi jangan libatkan orang tua saya mengerti. saya akan meninggalkan Kai, agar dia bisa fokus dengan sekolah dan calonnya itu. saya juga tidak mau terus menerus menjadi parasit di keluarga anda"." kurang ajar"....
__ADS_1
kakek Kai berdiri dan menghentakkan meja, dia menghampiri Lily dan menampar muka gadis itu. dia meminta Lily segera keluar dari vila ini, dan dia menyerahkan surat pengeluaran dia dari sekolah. Lily bergegas membereskan barang-barangnya. Bibi dan paman kebun tidak bisa berbuat apa-apa.