My Beloved Boy

My Beloved Boy
#42


__ADS_3

" Papa". sambut putri kecil Kai saat dia memasukki rumahnya.


Gadis kecil yang sangat cantik dan penuh energi dia tidak bisa berdiam diri. Kai menemani putrinya bermain hingga dia pergi tidur. Kai sangat sayang pada putrinya, dia dan Olive sudah sangat bahagia pesta pernikahan yang awalnya di adakan secara tertutup berubah menjadi pesta besar saat putrinya telah lahir. sebentar lagi hari ulang tahun pernikahannya.


Kai telah membeli vila untuk keluarga kecilnya dan beberapa orang pekerja rumah, agar nantinya Olive tidak kelelahan.


tapi, hati Kai menjadi ragu dengan keluarga kecilnya, bukan karena Olive atapun putrinya, tapi ini tentang perasaannya kepada Angelly.


Angelly yang baru kembali dan akan mengadakan konser tunggalnya membuat Kai ingin bersama kembali dengan mantan kekasihnya itu.


" Kai, kamu terlihat lelah ada apa? apa ada masalah lagi di perusahaan". Sapa Olive di dalam kamar.


" Tidak aku hanya lelah saja"." lebih baik kamu mandi dulu dan beristirahat. oh iya Kai"." hmmm"." mamaku akan pulang dari luar negeri dia sangat rindu dengan Liyan"." atur kamu saja"." baiklah".


Olive mencium pipi Kai, sudah sangat lama dia tidak bertemu mamanya. terakhir kali hanya pada saat pesta pernikahan itu saja.

__ADS_1


" Lily kenapa kamu kembali. aku harus bagaimana dengan perasaanku ini". gumam Kai dalam hatinya.


Kai mengangkat telponnya dia memijat-mijat sendiri kepalanya.


suara seorang perempuan di dalam telepon membuat Kai terkejut dan hampir saja dia melempar handphonenya kedalam bak mandi.


" Angelly???". tanya Kai pada suara gadis itu.


" ya, bagaimana kabarmu"." tidak baik"," ada apa? apa kamu sedang sakit Kai". tanya Angelly penih kecemasan.


" besok konser tunggalku, ku harap kamu akan datang"." entahlah"." maaf jika aku mengganggu Kai. sampai jumpa".Angelly menutup telponnya.


Kai semakin salah tingkah, Anggely masih mau menghubunginya lagi setelah kejadian terakhir kali mereka bertemu di restoran itu. perasaan rindu pada GAdis itu muncul lagi, hati Kai menjadi ragu dengan pernikahannya ini. Angel masih sendiri dia tidak punya pasangan maupun menikah.


dia sudah mencapai tujuan dan cita-citanya menjadi seorang pemain biola terkenal. setelah konser dia akan bagaimana, batin Kai.

__ADS_1


Olive sudah menunggu Kai selesai mandi, dia mendekati Kai dan menggodanya. Kai tidak menanggapinya dan pergi meninggalkan Olive berganti pakaian, tidak lama setelahnya dia merebahkan diri di kasur untuk beristirahat.


Kai pergi pagi-pagi buta ke kantor, Olive merasa ada yang aneh pada suaminya itu dan memutuskan mengikutinya.


untunglah Kai pergi ke kantor, dia pun memutuskan untuk pulang ke rumah.


tanpa sepengetahuan Kai, Olive telah membeli tiket konser Angel dia akan pergi bersama putrinya malam nanti.


sebuah tiket konser terselip di dalam dokumen Kai, dia sangat senang dia bisa melihat Angelly lagi dengan mimpinya, Kai berhayal Angelly akan menampilkan penampilannya yang luar biasa itu. Kai dengan semangat bekerja di kantor demi melihat Angel, dia meminta kepada sekertarisnya memesankan jas baru.


setelah rapat Kai memutuskan untuk pulang kerumah. memastikan istrinya tidak akan pergi kemanapun hari ini.


" Kai, tumben sekali kamu pulang cepat". tanya OLive." aku akan pergi dinas keluar kota, kamu ikut"." tidak aku lelah. berapa lama Kai"." mungkin 2 hari"." baiklah, akan aku siapkan pakaianmu"." aku sudah menyiapkannya sendiri tadi"." baiklah"." kamu akan pergi hari ini"." ya, aku akan bertemu mama"." baiklah bersenang-senanglah".


Kai mencium kening istrinya dan kembali ke kamar.

__ADS_1


Olive curiga Kai membohonginya, karena semua jadwal kerja Kai dia punya salinannya. selama 2 hari Kai tidak ada jadwal dinas keluar kota, dia juga tahu Kai pasti akan pergi ke konser tunggal Angelly.


__ADS_2